Tingkatkan Ketahanan Pangan, Kementan dan BNI Kolaborasi

- Penulis

Kamis, 21 Juli 2022 - 21:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA -- Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto Webinar Nasional: Antisipasi Krisis Pangan Global BNI Corpu, Kamis (21/7/2022).

BNI berkomitmen memberikan perhatian khusus pada ketahanan pangan dengan terus mendorong fasilitas pembiayaan yang berkelanjutan terutama di sektor pertanian.Foto Dok BNI

JAKARTA -- Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto Webinar Nasional: Antisipasi Krisis Pangan Global BNI Corpu, Kamis (21/7/2022). BNI berkomitmen memberikan perhatian khusus pada ketahanan pangan dengan terus mendorong fasilitas pembiayaan yang berkelanjutan terutama di sektor pertanian.Foto Dok BNI

 

Jakarta, Savanaparadise.com,-Ketahanan pangan menjadi isu yang semakin krusial dalam menghadapi perkembangan ekonomi tahun ini. Kolaborasi pemerintah bersama badan usaha milik negara (BUMN) harus semakin erat guna mendorong peningkatan produksi pangan.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyampaikan kerawanan pangan dunia ditimbulkan oleh berbagai isu khususnya geopolitik. Terlebih, hal ini terjadi dalam masa pandemi Covid-19 yang sudah cukup menekan produksi pangan hingga menyebabkan tingginya inflasi beberapa periode terkahir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kendati demikian, dia memastikan ekosistem antara pemerintah dan BUMN yang terbangun saat ini bersifat kolaboratif sehingga berpeluang mendorong ketahanan sektor pertanian pangan.

Menurut Yasin Limpo, Kementan bersama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI (kode saham: BBNI) bisa berperan proaktif dalam mendorong program Taksi Alsintan (alat dan mesin pertanian), salah satu program andalan pemerintah dalam memperkuat produksi pangan.

Baca Juga :  PA GMNI NTT Rintis UBSP Marhaen Berdikari, Gelar RAT Perdana Tahun Buku 2025 Serta Bagi SHU

Terlebih, BNI memiliki fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dapat dimanfaatkan petani untuk pengadaan sekaligus perawatan Alsintan.

“Saya berharap BNI menjadi paling di depan dalam peningkatan ketahanan pangan. Apalagi Presiden Joko Widodo sepakat dalam menggulirkan KUR. Saya berharap BNI bisa menerapkan strategi dan konsepsi ini dengan baik,” ujarnya.

Yasin Limpo melanjutkan, Indonesia merupakan salah satu pemasok pangan utama di dunia. Program untuk membangun pertanian bersifat mandiri serta modern menjadi hal yang krusial. Tahun ini, dia melanjutkan, pihaknya pun terus mendorong program 1.000 Taksi Alsintan untuk sentra – sentra produk pertanian tanaman pangan di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Pemkab SBD dan Bank NTT Teken Kerja Sama SP2D Online Berbasis CMS

“Kekuatan yang paling mendasar dan besar bangsa ini adalah di sektor pertanian. Nilai tukar petani (NTP) atau nilai kesejahteraan petani naik dibandingkan kebutuhannya yaitu 109,29 pada Maret 2022 atau naik 0,42% dibanding NTP bulan Februari 2022 yaitu 108,83,” paparnya.

Sementara itu, Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto menambahkan, perseroan berkomitmen memberikan perhatian khusus pada ketahanan pangan. BNI akan proaktif untuk terus mendorong fasilitas pembiayaan yang berkelanjutan terutama di sektor pertanian. Terlebih, pemerintah telah mengingatkan ancaman krisis energi dan pangan dalam periode pandemi ini.

“BNI akan proaktif mengisi peluang-peluang yang ada dengan pembiayaan khususnya di sektor pertanian,” pungkas Sis. (SP)

Berita Terkait

PA GMNI NTT Rintis UBSP Marhaen Berdikari, Gelar RAT Perdana Tahun Buku 2025 Serta Bagi SHU
Pemkab SBD dan Bank NTT Teken Kerja Sama SP2D Online Berbasis CMS
VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Bank NTT Buka Donasi untuk Korban Banjir di Kabupaten Nagekeo
Bank NTT Serahkan Dana Sponsorship Rp 5 Miliar untuk Tour de EnTeTe 2025
Panen Perdana 15 Ton Hortikultura di Kebun Jane Belu, Bukti Nyata Jane Natalia Suryanto Bangun Sektor Pertanian dan Peternakan
Bank Jatim Resmi Jadi Pemegang Saham Bank NTT, Modal Inti Kini Penuhi Ketentuan OJK
Pemprov NTT dan Bank NTT Hadirkan Perlindungan Sosial bagi 1.565 Pekerja Rentan di Sumba Tengah.
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 09:55 WIB

PA GMNI NTT Rintis UBSP Marhaen Berdikari, Gelar RAT Perdana Tahun Buku 2025 Serta Bagi SHU

Minggu, 1 Maret 2026 - 15:15 WIB

Pemkab SBD dan Bank NTT Teken Kerja Sama SP2D Online Berbasis CMS

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:08 WIB

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Selasa, 16 September 2025 - 14:13 WIB

Bank NTT Buka Donasi untuk Korban Banjir di Kabupaten Nagekeo

Selasa, 9 September 2025 - 13:34 WIB

Bank NTT Serahkan Dana Sponsorship Rp 5 Miliar untuk Tour de EnTeTe 2025

Berita Terbaru

Ketua PMKRI Ende, Daniel Turof menyampaikan pernyataan sikap terkait penggusuran lapak jualan sempada Pantai Ndao Ende (Foto: Mateus Bheri/SP)

Ende

Puluhan Massa Aksi Geruduk Kantor Bupati Ende

Jumat, 27 Mar 2026 - 15:34 WIB