Bupati Sabu Raijua Buka Kegiatan Festival Rai Hawu

- Penulis

Rabu, 9 Februari 2022 - 23:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kabupaten Sabu Raijua, Nikodemus Rihi Heke saat memberikan sambutan pada acara Festival Rai Hawu (Foto: Dule Dubu/Savanaparadise.com)

Bupati Kabupaten Sabu Raijua, Nikodemus Rihi Heke saat memberikan sambutan pada acara Festival Rai Hawu (Foto: Dule Dubu/Savanaparadise.com)

Menia, Savanaparadise.com,- Bupati Kabupaten Sabu Raijua, Drs. Nikodemus Rihi Heke membuka kegiatan festival Rai Hawu secara resmi. Acara pembukaan festival Rai Hawu berlangsung di Kecamatan Hawu Mehara, Selasa (08/02/22).

Selain pembukaan festival Rai Hawu, di kesempatan yang sama juga dilangsungkan acara perpisahan dengan para Mahasiswa dari Universitas Gaja Mada (UGM) dengan masyarakat di 4 Desa yang ada di Kecamatan Hawu Mehara yakni, Desa Tanajawa, Pedarro, Lobohede, dan Desa Molie.

Kegiatan ini sendiri di suport oleh Pemerintah Daerah Sabu Raijua dan Polsek Hawu Mehara. Sedangkan yang hadir dalam acara ini adalah Ketua DPRD Sabu Raijua, Paulus Rabe Tuka, Dosen pendamping PPM UGM, Camat Mehara bersama jajarannya, Kapolsek Mehara bersama jajarannya, dan para Kades.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Rihi Heke dalam sambutannya memberikan apresiasi dan ucap terimakasih atas kehadiran Mahasiswa dari UGM di Kabupaten Sabu Raijua.

Menurutnya dengan kehadiran Mahsiswa dari UGM menjadi mediator bagi masyarakat untuk belajar banyak hal dan memberikan edukasi kepada masyarakat Sabu Raijua.

“Harapan kami sama seperti harapan UGM bahwa apa yang didapatkan selama ini dapat dikembangkan. Saya kira kami belum puas dan masih belajar bersama teman-teman dari UGM. Kami berharap mahasiswa dari UGM kedepannya datang kembali dalam jumlah yang lebih banyak”, pinta Bupati.

Baca Juga :  Polsek Wolowaru Ende Beri Edukasi Untuk Siswa di SDK Wolondopo 1; Cegah Perundungan di Sekolah

Bupati Rihi Heke menyinggung soal festival. Bagi dia festival Rai Hawu merupakan ajang penyemangat.

“Festival ini merupakan penyemangat bagi kita semua”, ujar Bupati

Dikesempatan itu, Bupati mengajak kepada seluruh masyarakat agar bekerja bersama-sama membangun Sabu tanpa ada sekat.

“Persaingan politik dimasa lalu segera dikubur, sekarang saatnya bangun Sabu bersama-sama”, ajak Bupati sekali lagi.

Sementara, Ketua Panitia Festival Rai Hawu PPM UGM, Rizky Aurell Fernanda dalam laporannya mengatakan festival Rai Hawu adalah puncak seluruh rangkaian kegiatan pemberdayaan masyarakat yang telah dilakukan oleh tim KKN PPM UGM di tingkat Desa yaitu Desa Tanajawa, Pedarro, Lobohede dan desa Molie.

Rizky menjelaskan fokus kegiatan ini adalah menunjukkan hasil pemberdayaan yang telah dilakukan oleh tim KKN PPM UGM bersama Masyarakat. Kegiatan ini merupakan suatu ajang memamerkan hasil karya setiap mahasiswa KKN PPM UGM.

Di sisi lain, jelas dia, kegiatan ini untuk melihat respon masyarakat atas hasil karya yang diperoleh Setiap mahasiswa KKN PPM UGM yang telah dilakukan oleh masyarakat dan program ini diharapkan masyarakat dapat bersinergi dan merespon kegiatan yang telah dilakukan oleh segenap Mahasiswa PPM UGM .

Baca Juga :  Gempa Guncang Flores; Sebanyak 1115 Rumah Penduduk di Ende Rusak, 3.666 Jiwa Mengungsi, 2 Orang Meninggal Dunia

Rizky menyebutkan festival Rai Hawu menampilkan kegiatan hasil olah makanan dari produk lokal seperti kripik yang dibuat dari daun sirih, sirup dari buah lontar dan shampoo yang dibuat dari Lidah Buaya.

Selain menampilkan produk lokal, sebut Razky, disajikan pula aneka hiburan seperti pentas seni, bela diri , drama dan nyanyian. Kemudian ada juga berbagai macam olah murni dari produk lokal lainnya sebagai pembelajaran dari Mahasiswa PPM UGM.

Rizky menambahkan kegiatan ini juga untuk memperkenalkan kepada kyalak ramai tentang kemampuan dan keterampilan masyarakat yang sudah seharusnya ditampilkan untuk menunjang sektor ekonomi dan juga semata mata diadakan untuk mensosialisasikan produk lokal hasil kolaborasi antara mahasiswa KKN PPM UGM dan masyarakat Hawu mehara.

“Besar harapannya kegiatan ini menjadi pintu gerbang menuju kesejahteraan”, pungkasnya.

Penulis: Dule Dubu

Editor: Chen Rasi

Berita Terkait

Terobos Medan Ekstrem; Polres Ende Sukses Beri Pengobatan Gratis dan Bantuan bagi Warga Terdampak di Ngalupolo
Update Data Terbaru Warga Terdampak Bencana Gempa Flores di Ende, Totalnya sebanyak 6945,; Naik 3573
Peduli Gempa Di Flores, DPC Demokrat Ende Salurkan 500 paket Sembako Bagi Warga Terdampak
BNPB Minta Pemkab Ende Perhatikan Korban Gempa Flores di Tenda Pengungsian
PDI Perjuangan Salurkan Air Bersih Bagi Korban Bencana Gempa Flores di Ende 
Tiba di Ende, Kepala BNPB Sebut Beredarnya Informasi Akan Ada Gempa Susulan Lebih Besar Dari M7,7 Adalah Hoaks
BPBD Bali Serahkan Bantuan di Posko Bencana Ende; Kirim Tim Medis Bantu Korban Terdampak Gempa Flores
SPPG di Ende Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Gempa Flores
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:40 WIB

Terobos Medan Ekstrem; Polres Ende Sukses Beri Pengobatan Gratis dan Bantuan bagi Warga Terdampak di Ngalupolo

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Update Data Terbaru Warga Terdampak Bencana Gempa Flores di Ende, Totalnya sebanyak 6945,; Naik 3573

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:49 WIB

Peduli Gempa Di Flores, DPC Demokrat Ende Salurkan 500 paket Sembako Bagi Warga Terdampak

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:43 WIB

BNPB Minta Pemkab Ende Perhatikan Korban Gempa Flores di Tenda Pengungsian

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:43 WIB

PDI Perjuangan Salurkan Air Bersih Bagi Korban Bencana Gempa Flores di Ende 

Berita Terbaru