Dandim 1602/Ende Launching Bantuan Beras Untuk Warga Terdampak Covid-19 di Ende Sebanyak 10 Ton

- Penulis

Minggu, 22 Agustus 2021 - 08:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ende, Savanaparadise.com,- Dandim 1602/Ende, Letkol Inf. Nelson Paido Marpaung melauching bantuan beras untuk warga yang terdampak Covid-19 di Kabupaten Ende sebanyak 10 ton. Kegiatan launching itu dilaksanakan dihalaman Kodim 1602/Ende, Sabtu (21/8/21).

Kepada wartawan, Dandim 1602/Ende, Nelson Paido mengatakan, hari ini kita Kodim 1602/Ende melaksanakan dua agenda, yaitu lauching beras untuk warga yang terdampak Covid-19 dan juga launcing tempat pembuangan sampah.

Dibalik dua agenda yang kita laksanakan pada hari ini, lanjut Dandim Nelson, ada kegiatan rutin lainnya yang selalu dijalankan oleh Kodim 1602/Ende selama PPKM Level 4 ini adalah kegiatan tracing, testing, dan treatment.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan mengenai bantuan beras, Dandim Nelson menjelaskan bantuan ini lebih diperuntukan bagi saudara-saudara kita yang lansia, warga yang terdampak Covid-19 yang mungkin saja di PHK, atau bagi keluarga-keluarga yang keluarga sedang menjalankan isolasi terpusat.

“Kita bantu, walaupun sepenuhnya tidak membantu, setidaknya bisa meringankan beban mereka. Ini juga bentuk peran aktif TNI untuk rakyat  untuk membantu masyarakat di tengah pandemi Covid-19”, ungkap Dandim Nelson.

Baca Juga :  Dua Dusun di Ende Hidup Tanpa Listrik, Immer Pakpahan Sebut Sudah Ada Dalam Roadmap dan Tunggu Anggaran

Selanjutnya terkait launching tempat sampah, jelas Dandim, ini karena TNI turut prihatin atas permasalahan sampah di Kabupaten Ende yang pada hari masih menjadi perbincangan publik dan belum kunjung usai.

Karena minimnya sarana tempat sampah dan tempat pembuangan akhir, maka TNI mengambil peran untuk membantu Pemerintah dengan membuat TPS dari bahan-bahan lokal.

“TPS ini kita bagikan fokus ke wilayah-wilayah pusat ekonomi, tempat ibadah, maupun pelayan kesehatan”, kata Dandim.

Dengan demikian, ujarnya, kita mengharapkan kehadiran TNI bisa membantu mengurangi permasahan-permasalahan yang terjadi di kabupaten Ende.

“Selama kita masih bisa bantu, kita bantu. Walaupun saat ini kita masih menghadapi pandemi Covid-19, akan tetapi kita masih bisa melihat sektor-sektor lain yang kita bisa perbaiki”, ucapnya.

Dandim mengajak kepada seluruh komponen masyarakat, dan juga peran media, untuk membantu memberikan edukasi kepada masyarakat.

Baca Juga :  Nasib Warga Dua Dusun di Likanaka Ende Hidup Tanpa Listrik

Kepada wartawan, Dandim Nelson juga mengungkapkan bantuan beras atau sembako ini diberikan oleh Kodam IX/Udayana sebanyak 10 ton.

“Jadi ini bukan hanya untuk Kabupaten Ende saja, melain bapak panglima membantu untuk Provisni NTT itu 150 Ton. Karena kita di Korem 161 ini ada 14 Kodim, dibagilah 10 Ton untuk setiap masing kodim”, beber Dandim.

Dikatakannya nanti dari 10 Ton itu, kami akan membagikan kepada setiap warga sebanyak 5 KG. Ini tersebar untuk seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Ende dan sampai ke Desa-desa.

“Kita berharap semuanya tersebar. Kalau di Maurole kita bagi di Maurole, dan di Nangapanda kita bagi di Nangapanda. Semoga bisa membantulah saudara-saudara kita yang terkena Covid-19”, ujarnya.

“Bagi saudara-saudara kita yang terjaring swab di jalan ataupun langsung tracing di kampung halamannya, mohon keihklasan hatinya, tolong dilaksanakan dengan baik. Ini untuk kepentingan kita bersama”, pinta Dandim.

Penulis: Chen Rasi

Berita Terkait

Cipayung Plus Menduga Adanya Intimidasi Dibalik Kehadiran Camat Enteng dan Sat Pol PP di Margasiswa PMKRI, Begini Penjelasan Camat
Buruknya Infrastruktur Jalan, Seorang Ibu Hamil di Ende Dibopong Jalan Kaki Selama Tiga Jam dan Melahirkan di Kampung Tetangga
Seruan Moral Seorang Anak Pedagang Kecil di Ndao Ende Saat Demo: Jangan Rampas Hak Kami
Demo di Kantor Bupati Ende, Pendemo Lakukan Aksi Bakar Ban Hingga Bentrok Dengan Sat Pol PP
450 Personel Gabungan Polres Ende Dikerahkan Untuk Amankan Misa Jumat Agung
Cipayung Ende Gelar Aksi 1000 Lilin Untuk Kematian Adik Edwin dan Kemanusian
GMNI Ende Ngaku Kecewa Tidak Bertemu Bupati Badeoda Saat Aksi Demonstrasi
Ungkapan Hati Mama Leni Kala Lapaknya Hendak Digusur Pemkab Ende, Mengais Rezeki Dari Hasil Jualan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 21:11 WIB

Cipayung Plus Menduga Adanya Intimidasi Dibalik Kehadiran Camat Enteng dan Sat Pol PP di Margasiswa PMKRI, Begini Penjelasan Camat

Minggu, 12 April 2026 - 21:57 WIB

Buruknya Infrastruktur Jalan, Seorang Ibu Hamil di Ende Dibopong Jalan Kaki Selama Tiga Jam dan Melahirkan di Kampung Tetangga

Sabtu, 11 April 2026 - 12:42 WIB

Seruan Moral Seorang Anak Pedagang Kecil di Ndao Ende Saat Demo: Jangan Rampas Hak Kami

Rabu, 8 April 2026 - 21:02 WIB

Demo di Kantor Bupati Ende, Pendemo Lakukan Aksi Bakar Ban Hingga Bentrok Dengan Sat Pol PP

Jumat, 3 April 2026 - 14:08 WIB

450 Personel Gabungan Polres Ende Dikerahkan Untuk Amankan Misa Jumat Agung

Berita Terbaru