Polres Sumba Barat Ungkap Motif Pembuangan Bayi Oleh Ibu Kandunganya

- Penulis

Senin, 14 Juni 2021 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waikabubak, Savanaparadise.com,- Kepolisian Resort (Polres) Sumba Barat menggelar Press Release terkait kasus pembuangan bayi yang ditemukan warga beberapa waktu lalu, tepatnya di sebuah Gedung Serba Guna Lodapare, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa, (8/6/21), sekitar pukul 06.30 Wita.

Kasus penemuan bayi tersebut sempat menggegerkan warga Kota Waikabubak. Bayi yang dibuang diduga hasil hubungan gelap oleh Ibu kandungnya.

“Pelaku sudah kita amankan dan sudah kita lakukan pemeriksaan beserta 13 (tiga belas) orang saksi, dan memang benar bahwa yang bersangkutan adalah ibu kandung dari bayi yang kita temukan berinisial AH (32),” jelas AKBP FX Irwan Arianto S.I.K. M.H kepada wartawan dalam press release, bertempat di Lobby Pasola Polres Sumba Barat,  Senin, (14/6/21).

Irwan Aryanto mengatakan bahwasannya bayi yang telah ditemukan itu dalam keadaan sehat dan dalam penanganan oleh pihak kesehatan.

“Bayi tersebut telah kita rawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Waikabubak dan keadaan bayi tersebut sekarang dalam kondisi yang sangat sehat,” ujar Kapolres.

Lanjut Kapolres, motif kasus tersebut telah diketahui oleh pihak kepolisian yakni pelaku yang diketahui adalah ibu kandung bayi tersebut merasa malu atas karena bayi itu lahir dari hasil hubungan gelap.

Baca Juga :  Bank NTT Kucurkan CSR Rp208,5 Juta, Perkuat Infrastruktur UMKM dan Ekonomi Rakyat Sumba Timur

“Modus atau motif kenapa pelaku membuang bayinya, pelaku panik dan merasa malu karena bayi tersebut hasil dari pada persetubuhan diluar nikah,” tambahnya.

Kapolres menjelaskan mengenai beberapa bahan bukti yang digunakan oleh pelaku, saat pun sudah kita amankan.

“Barang bukti yang sudah diamankan berupa kain sarung yang digunakan pelaku pada saat melahirkan bayi tersebut, handphone dan termasuk kendaraan yang digunakan pelaku dari rumahnya,” pungkas Kapolres.

Atas perbuatannya tersebut, jelas Kapolres pelaku dijerat pasal 308 KUHP.

Penulis: Umbu Sorung

Editor: Chen Rasi

Berita Terkait

Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan
Bank NTT Kucurkan CSR Rp208,5 Juta, Perkuat Infrastruktur UMKM dan Ekonomi Rakyat Sumba Timur
KBP2 Polri Resor Sumba Timur Gelar Bakti Sosial & Deklarasi Sitkamtibmas di HUT ke-6
Stefanus Pekuwali Ajak Masyarakat Tolak Praktik eksploitasi ilegal terhadap Kuda Sandelwood Di Sumba Timur
Jemaat GKS Bersukacita Berkat Ringan Tangan Simon Petrus Kamlasi Resmikan Gereja Modular Pertama Disumba
Bank NTT Waibakul Hadirkan biaya inklusif bagi Masyarakat,Genjot Ekonomi Lokal  Lewat Kredit Kendaraan Bermotor
NasDem Sumba Tengah Kritik Pemberitaan Tempo, Tuntut Klarifikasi dan Permintaan Maaf
Bank NTT Serahkan Bantuan Tempat Sampah Dukung Program Kebersihan SBD
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:08 WIB

Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan

Senin, 8 Juni 2026 - 12:53 WIB

Bank NTT Kucurkan CSR Rp208,5 Juta, Perkuat Infrastruktur UMKM dan Ekonomi Rakyat Sumba Timur

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:37 WIB

KBP2 Polri Resor Sumba Timur Gelar Bakti Sosial & Deklarasi Sitkamtibmas di HUT ke-6

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:34 WIB

Stefanus Pekuwali Ajak Masyarakat Tolak Praktik eksploitasi ilegal terhadap Kuda Sandelwood Di Sumba Timur

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:12 WIB

Jemaat GKS Bersukacita Berkat Ringan Tangan Simon Petrus Kamlasi Resmikan Gereja Modular Pertama Disumba

Berita Terbaru