Begini Penjelasan Keluarga Korban Di Ende, Ternyata Bukan Felix Wenggo Korban Jatuhnya Pesawat Air

- Penulis

Minggu, 10 Januari 2021 - 14:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ende, Savanaparadise.com.-Kabar jatuhnya pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak menjadi topik trending seluruh rakyat Indonesia. Sesudah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Sabtu, 09 Januari 2021, Pukul 14.36, Pesawat Sriwijaya Air dikabarkan hilang kontak.

Selang beberapa jam kemudian, pesawat Sriwijaya Air dinyatakan jatuh diperairan Pulau Seribu. Adapun daftar penumpang setelah di identifikasi terdiri dari 53 Orang Dewasa, 5 Orang Anak-anak, dan 1 Orang adalah Bayi.

Berdasarkan informasi yang beredar dan juga diberitakan oleh media Savanaparadise.com, salah satu korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air berasal dari Kabupaten Ende, Kecamatan Wolojita, Desa Pora atas nama Felix Wenggo.

Sehingga untuk memastikan kejelasan kabar tersebut, media Savanaparadise.com mencoba menghubungi keluarga korban. berdasarkan keterangan keluarga bahwa Felix Wenggo bukan identitas sesungguhnya korban yang meninggal.

Hal ini disampaikan oleh keluarga korban, sekaligus Kepala Desa Pora terpilih Yohanes Dima Pemada, saat dihubungi oleh Savanaparadise.com melalui via telepon, Minggu, (10/01/2021).

Menurut keteranganya, identitas Korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air adalah bernama Olus, bukan Felix Wenggo.

Baca Juga :  450 Personel Gabungan Polres Ende Dikerahkan Untuk Amankan Misa Jumat Agung

Lebih lanjut Jelas Yohanes, Felix Wenggo adalah keluarga dari korban yang kebetulan tinggal di Jakarta, berhubung karena korban tidak memiliki KTP sebagai prasyarat untuk membeli tiket, sehingga KTP Felix Wenggo digunakan oleh korban.

“Jadi tidak heran kalau Felix Wenggo yang terekam dalam data tersebut dan diberitakan kalau Felix Wenggo juga termasuk korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air”, Ungkapnya.

Ia juga menambahkan, sebagai bagian dari keluarga korban, kami merasa sedih dan terpukul setelah kabar tersebut.(Chen02)

Berita Terkait

Demo di Kantor Bupati Ende, Pendemo Lakukan Aksi Bakar Ban Hingga Bentrok Dengan Sat Pol PP
450 Personel Gabungan Polres Ende Dikerahkan Untuk Amankan Misa Jumat Agung
Cipayung Ende Gelar Aksi 1000 Lilin Untuk Kematian Adik Edwin dan Kemanusian
GMNI Ende Ngaku Kecewa Tidak Bertemu Bupati Badeoda Saat Aksi Demonstrasi
Ungkapan Hati Mama Leni Kala Lapaknya Hendak Digusur Pemkab Ende, Mengais Rezeki Dari Hasil Jualan
Puluhan Massa Aksi Geruduk Kantor Bupati Ende
GMNI Sedaratan Flores Usulkan Taman Renungan Bung Karno Jadi Taman Nasional dan Ende Ditetapkan Jadi Kota Pancasila
Rayakan HUT ke-72, GMNI Sedaratan Flores Gelar Napak Tilas Bung Karno di Ende
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 21:02 WIB

Demo di Kantor Bupati Ende, Pendemo Lakukan Aksi Bakar Ban Hingga Bentrok Dengan Sat Pol PP

Jumat, 3 April 2026 - 14:08 WIB

450 Personel Gabungan Polres Ende Dikerahkan Untuk Amankan Misa Jumat Agung

Rabu, 1 April 2026 - 09:31 WIB

Cipayung Ende Gelar Aksi 1000 Lilin Untuk Kematian Adik Edwin dan Kemanusian

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:24 WIB

GMNI Ende Ngaku Kecewa Tidak Bertemu Bupati Badeoda Saat Aksi Demonstrasi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 17:31 WIB

Ungkapan Hati Mama Leni Kala Lapaknya Hendak Digusur Pemkab Ende, Mengais Rezeki Dari Hasil Jualan

Berita Terbaru