Jokowi Datang, 1.300 pasukan DiSiagakan

- Penulis

Jumat, 24 Juli 2015 - 13:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Sebanyak 1.300 pasukan gabungan dari unsur TNI dan Polri disiagakan untuk mengamankan kunjungan Presiden Joko Widodo ke Kupang pada Jumat (24/7).

“Ini memang kunjungan kerja dadakan, namun kami akan selalu siap siaga untuk mengamankan kepala negara,” kata Komandan Korem 161/Wirasakti Kupang Brigjen TNI Heri Wiranto kepada wartawan di Kupang, usai menggelar apel pasukan pengamanan presiden.

Presiden Joko Widodo akan mendarat di Bandara El Tari Kupang pada pukul Jumat malam sekitar 20.55 WITA, dan akan berkunjung ke sejumlah objek pada Sabtu (25/7).

Presiden Jokowi dijadwalkan akan memantau perkembangan kemajuan pembangunan Bendungan Raknamo di Kabupaten Kupang, sekitar 40 km timur Kota Kupang.

Dia menjelaskan informasi tentang kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke NTT itu, baru diperolehnya pada Kamis (23/7) malam pukul 22.00 WITA dari Protokol Kepresiden di Jakarta.

Usai mendapat informasi tersebut, jenderal berbintang satu itu langsung mengadakan rapat dadakan dengan Gubernur NTT Frans Lebu Raya dan Kapolda NTT Brigadir Jenderal Pol Endang Sunjaya.

Baca Juga :  Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta

“Kami telah berkoordinasi dengan semua pejabat di sini. Dan masih ada waktu untuk melaksanakan tugas-tugas pengamanan sesuai standar VVIP,” tuturnya.

Peletakan batu pertama pembangunan bendungan tersebut, dilakukan oleh Presiden Joko Widodo pada Desember 2014.

Bendungan seluas 147 hektare itu diperkirakan mampu memenuhi persedian air baku bagi kebutuhan manusia serta hewan dan tanaman sekitarnya.(SP)

Berita Terkait

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir
DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub
Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp
Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:08 WIB

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:57 WIB

Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta

Selasa, 17 Februari 2026 - 09:48 WIB

Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

Selasa, 30 September 2025 - 21:39 WIB

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan

Selasa, 30 September 2025 - 18:40 WIB

Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir

Berita Terbaru