Polda NTT Sebut Kasus Pembunuhan Usnaat sudah Diselesaikan

- Penulis

Selasa, 30 Juni 2015 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Kapolda NTT, Brigjen Endang Sunjaya mengatakan pihaknya sudah berhasil menuntaskan kasus pembunuhan Paulus Usnaat didalam Sel Polsek Nupene, kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Kasus dengan tersangka Emanuel Talan dan Baltasar Talan menurutnya telah dinyatakan lengkap.

Hal ini disampaikan Endang Sunjaya saat jumpa Pers HUT Bhayangkara yang ke-69 di Mapolda NTT, Selasa (30/6/2015).

Dijelaskannya selain kasus Paulus Usnaat, Polda NTT menurutnya juga telah menuntaskan kasus lama seperti Pembunuhan Obaja Nakmofa dengan tersangka Marthinus Omenu alias Topan serta pengungkapan kasus Narkoba yang melibatkan jaringan internasional dengan tersangka Imah alias Novita dan Onykachi Keneth dengan barang bukti 324,49 gram sabu-sabu.

“Jadi selama saya menjadi Kapolda tiga kasus ini belum terungkap dan sekarang sudah lengkap bahkan sudah ada yang disidangkan,” kata Endang Sunjaya.

Dalam menangani kasus kata Endang Sunjaya, pihaknya tidak akan segan-segan untuk melakukan penindakan terhadap anggota polisi yang terbukti terlibat.

“Kita tidak pernah tebang pilih, jika ada anggota yang tersangkut kita tindak. Seperti kasus pembunuhan Paulus Usnaat, jika ada anggota yang terlibat tentu kita proses,” tegasnya.

Untuk Kasus trafficking atau perdangangan manusia beber Endang, ada kasus yang menonjol yang diselesaikan POlda NTT dengan tersangka Florida Lau alias Lora dan Nara Sentsa Riwu alias Bob Riwu. Kasus trafficking ini yakni hendak mempekerjakan TKI dari NTT ke Negara Malaysia, Hongkong dan Taiwan melalui Batam.

“Kasus lainnya yakni hendak mempekerjakan TKI dari NTT melalui Provinsi Bali. Tersangka utamanya bernama Jhon Liem yang meibatkan 2 anggta Polri dimana kasus ini sudah P21 atas nama Bripka Davidson Anin anggta Polres Belu dan Bripka Dema Siaan Fuah, anggota Polres Belu,” beber Kapolda.(SP)

Berita Terkait

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir
DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub
Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp
Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 
Politeknik St. Wilhelmus Boawae Cetak 126 Lulusan Baru, William Yani Wea: “Jangan Berhenti Belajar!”
Sulastri Sebut Kenaikan Tarif 300 Persen Karena Masukan DPRD NTT, Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Meradang
Sulastri Sebut Pergub 33/2025 Terbit Berdasarkan Masukan Resmi DPRD NTT
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 September 2025 - 21:39 WIB

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan

Selasa, 30 September 2025 - 18:40 WIB

Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir

Selasa, 30 September 2025 - 12:44 WIB

Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp

Selasa, 30 September 2025 - 06:59 WIB

Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 

Senin, 29 September 2025 - 21:58 WIB

Politeknik St. Wilhelmus Boawae Cetak 126 Lulusan Baru, William Yani Wea: “Jangan Berhenti Belajar!”

Berita Terbaru