MPR Diharapkan Bentuk Lembaga di Daerah Sosialisasikan Empat Pilar

- Penulis

Senin, 16 Oktober 2017 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Lembata Tinggi Negara, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) diminta untuk membentuk sebuah lembaga resmi di daerah-daerah yang tugas pokok dan fungsinya adalah mensosialisasikan nilai-nilai yang terkandung dalam Empat Pilar Kebangsaan. Keempat Pilar Kebangsaan itu adalah Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Permintaan itu disampaikan Yohanes Snae, salah satu peserta Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang dilakukan anggota MPR/DPD RI asal NTT Drs. Ibrahim Agustinus Medah di Desa Seki, Kecamatan Amabi Oefeto Timur, Kabupaten Kupang, Provinsi NTT, Rabu 20/9/2017. Yohanes Snae mengatakan, betapa pentingnya sebuah lembaga resmi yang dibentuk oleh negara untuk membantu memasyarakatkan nilai-nilai yang terkandung dalam Empat Pilar Kebangsaan. “Kalau hanya dilakukan oleh anggota MPR maka sosialisasi ini tidak bisa maksimal dilakukan dan butuh waktu bertahun-tahun untuk bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” katanya.

Menurut Snae, maraknya ancamana terhadap keutuhan negara dan ancaman yang dilakukan oleh kelompok-kelompok radikalisme saat ini membutuhkan pemahaman dan pengahayatan yang kuat terhadap nilai-nilai kebangsaan. “Dengan luas melakukan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan maka seluruh lapisan masyarakat tidak akan terpengaruh sedikitpun dengan ancamanan dan pengaruh-pengaruh radikalisme,” jelasnya.

Peserta sosialisasi lainnya, Roby Tafares menilai, bahwa sedang terjadi pembiaran terhadap Organisasi-Organisasi radikal yang mengajarkan kebencian terhadap Dasar Negara Indonesia. Itu pasalnya, ia mendesak Pemerintah dan Aparat kemanan untuk menindak tegas para pengurus dan pengikuti Ormas-Ormas radikal tersebut.

Baca Juga :  Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan

Menanggapi masukan itu, Anggota MPR/DPD RI Drs. Ibrahim Agustinus Medah berjanji akan membawakan aspirasi yang disampaikan oleh perwakilan masyarakat Kabupaten Kupang itu untuk diperjuangkan di tingkat pusat. Senator Medah juga memberikan apresiasi terhadapa para peserta yang telah menyampaikan saran-saran yang cerdas demi perbaikan bangsa. Acara sosialisasi itu terselenggara berkat kerja sama Anggota MPR/DPD RI Drs. Ibrahim Agustinus Medah dengan Kaum Bapa GMIT se Klasis Kupang Timur yang dihadiri lebih dari 150 orang. **

Berita Terkait

Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik
Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital
Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu
Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan
Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:13 WIB

Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:14 WIB

Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:58 WIB

Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:08 WIB

Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Berita Terbaru