Kerja Kolaboratif,Universitas Flores Lakukan Aksi Solidaritas  Bantu Korban Banjir Mauponggo 

- Penulis

Senin, 22 September 2025 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ende,Savanaparadise.com-Universitas Flores (Uniflor) melakukan aksi kemanusiaan pascabanjir bandang di Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Rombongan yang terdiri dari mahasiswa, tenaga pendidik, dan tim psikolog dilepas langsung oleh Rektor Uniflor, Dr. Willybrordus Lanamana, S.E., M.M.A.,

Setelah menempuh perjalanan empat setengah jam, tim Uniflor tiba di Kelurahan Mauponggo, Kecamatan Mauponggo, dan disambut hangat oleh Camat Mauponggo, Leonardus Loda, S.Sos. Dalam sambutannya, Leonardus menyampaikan rasa terima kasih atas nama Pemerintah Kabupaten Nagekeo.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Uniflor atas niat baik dan bantuannya,” ujar Leonardus. “Semoga kehadiran Uniflor mampu membantu kami dalam mengumpulkan data di lapangan dan meringankan dampak bencana yang terjadi.”

Kegiatan ini melibatkan kolaborasi mahasiswa dari Fakultas Sains dan Teknologi (FST) dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), serta tim pendamping yang dipimpin oleh Dekan FST Ir. Marselinus Y. Nisanson, S.T., M.T., IPM. dan Yulius Laga, S.E., M.Ec.Dev. Aksi kemanusiaan yang akan berlangsung selama tiga hari yakni Jumat s.d. Minggu (19-21/9/25) ini fokus pada dua hal utama yaitu pengumpulan data kerusakan dan penyaluran bantuan.

Dr. Mukhlis A. Muktra, S.T., M.T., dosen Arsitektur yang juga menjabat sebagai Koordinator Teknis Lapangan, menjelaskan tujuan timnya.

“Tim teknis kami dari arsitektur, teknik sipil, psikologi, agroteknologi, dan ekonomi pembangunan bekerja sama mengumpulkan data kerusakan di lapangan,” paparnya.

Baca Juga :  Orang Muda di Ende Kritik Kebijakan Gubernur Soal Pembatasan Kendaraan Dalam Mengisi BBM Bersubsidi 

Data tersebut mencakup kerusakan bangunan, jembatan, tanah, aset perkebunan, peternakan, hingga aspek psikologis, yang akan sangat berguna untuk pengambilan kebijakan oleh Basarnas dan Pemerintah Kabupaten Nagekeo.

Selain itu, tim Uniflor membawa sejumlah bantuan, seperti akses jaringan internet Starlink, peralatan dapur umum, sembako, dan non-sembako. Tim pendamping lain yang turut serta adalah Veronika Miana Raja, S.T, M.T., Agustinus J.P. Ana Saga, S.P., M.P., Donatus Rendo, S.Si., M.Sc., dan sejumlah tenaga kependidikan.

Selama kegiatan, setiap tim akan menjalankan tugasnya sesuai arahan dan disebar ke desa-desa yang paling terdampak. Diharapkan, aksi ini dapat meringankan beban masyarakat Mauponggo dan membantu proses pemulihan pasca-bencana***

Berita Terkait

Polsek Wolowaru Ende Beri Edukasi Untuk Siswa di SDK Wolondopo 1; Cegah Perundungan di Sekolah
Pol PP Tanggapi Bantahan Dari Kuasa Hukum Pemilik Kos; Stafnya Siap Jadi Saksi di Polisi
Anggota Dewan di Ende Prihatin Atas Dugaan Kasus Prostitusi Online; Libatkan Perempuan dan Anak
LPA NTT Menduga Ada Eksploitasi Anak dan Perempuan Dibalik Praktek Prostitusi Online di Ende
Pemerhati Perempuan dan Anak di Ende Dampingi, Saat Korban Laporkan Mucikari dan Pemilik Kos ke Polisi
Kuasa Hukum Bantah Kliennya Terima Komisi dan Adanya Praktek Prostitusi Online di Kos Kosan Milik Kliennya
Perkumpulan Peduli Kasih Dorong Agar Kasus Prostitusi Online di Ende Diserahkan ke Polisi
Mucikari dan Pemilik Kos Dapat Komisi Dari Praktek Prostitusi Online di Ende
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:41 WIB

Polsek Wolowaru Ende Beri Edukasi Untuk Siswa di SDK Wolondopo 1; Cegah Perundungan di Sekolah

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:18 WIB

Pol PP Tanggapi Bantahan Dari Kuasa Hukum Pemilik Kos; Stafnya Siap Jadi Saksi di Polisi

Senin, 20 Juli 2026 - 18:58 WIB

Anggota Dewan di Ende Prihatin Atas Dugaan Kasus Prostitusi Online; Libatkan Perempuan dan Anak

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:50 WIB

LPA NTT Menduga Ada Eksploitasi Anak dan Perempuan Dibalik Praktek Prostitusi Online di Ende

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:21 WIB

Kuasa Hukum Bantah Kliennya Terima Komisi dan Adanya Praktek Prostitusi Online di Kos Kosan Milik Kliennya

Berita Terbaru