Kepsek SDN Lobolauw Sabu Raijua Diduga Gelapkan Dana PIP Ratusan Juta Milik Siswa

- Penulis

Kamis, 3 Februari 2022 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Daftar Siswa/Siswi Penerima dana PIP tahun SDN Lobolauw (Foto: Dule Dubu/Savanaparadise.com)

Daftar Siswa/Siswi Penerima dana PIP tahun SDN Lobolauw (Foto: Dule Dubu/Savanaparadise.com)

Menia, Savanaparadise.com,- Kepala Sekolah SD Negeri Lobolauw di Kabupaten Sabu Raijua, inisial MKD diduga menggelapkan dana Program Indonesia Pintar (PIP) sekitar ratusan juta rupiah milik Siswa/Siswi di SDN Lobolalauw.

Kejadian ini baru diketahui setelah ada pengembalian sebuah buku rekening kepada salah seorang siswa atas nama Elen Huky yang merupakan alumni SD Negeri Lobolauw yang juga merupakan salah satu peserta penerima PIP.

Menurut pengakuan dari Kakaknya Elen Huky inisial DD kepada wartawan, selama adiknya sekolah di SDN Lobolauw hingga di kembalikan buku rekening tersebut, adiknya atau orang tuanya tidak pernah melakukan transaksi penarikan sekalipun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan Ia mengaku, adiknya Helen Huky tidak pernah menerima sepersenpun uang dari Kepsek SDN Lobolauw sehingga dirinya menyayangkan perbuatan Kepsek.

“Saya baru datang dari Kupang, adik saya cerita bahwa buku rekening sudah di kembalikan oleh Kepala Sekolah. Setelah saya melihat buku rekening, saya begitu terkejut, kok uangnya sudah di tarik tapi tidak dikasih ke adik saya”, tutur DD.

Setelah mengetahui kejadian ini, terangnya, keesokan harinya Ia bersama adiknya melakukan print aut hasil rekening dan ternyata uangnya sudah di tarik dari rekening sebanyak 3 kali dengan nilai nominal yang berbeda-beda.

Baca Juga :  Jembatan Penghubung 2 Desa di Ende Roboh Diterjang Banjir, Warga Harap Pemerintah Segera Perbaiki

“Ada yang besarnya Rp. 1.000.000. Ada yang besarnya Rp. 800.000 dan ada yang Rp. 600.000”, sebutnya.

Ia menduga Kepsek Lobolauw membuat surat kuasa dan tanda tangan palsu baik dari orang tua maupun siswa sehingga uang tersebut bisa dicairkan oleh pihak Bank secara kolektif.

Jebolan aktivis mahasiswa ini mengungkapkan kasus ini tidak hanya menimpah adiknya. Menurutnya hampir ratusan lebih rekening siswa yang uangnya sudah di tarik Kepsek dan buku rekening itu sudah di kembalikan ketangan siswa.

“Kita sudah layangkan surat ke Bupati Sabu Raijua, tembusan dinas Pendidikan, Inspektorat dan mendesak DPRD Sabu Raijua segera Rapat Dengar Pendapat (RDP)”, pungkasnya.

Untuk diketahui, ketika mendapat informasi menyangkut penyalagunaan dana PIP oleh Kepsek SDN Lobolauw, SP lalu melakukan penelusuran untuk menemukan bukti-bukti tambahan terkait kejadian ini.

Berdasarkan hasil penelusuran SP, setelah konfirmasi dengan pihak Bank BRI Cabang Sabu catatan transaksi dari tahun 2017 sampai 2019 tidak didapatkan SP. Namun pihak Bank BRI memberikan data transaksi dari tahun 2020 hingga 2021.

Untuk transaksi tahun 2020 dilakukan sebanyak 3 tahap dengan jumlah siswa penerima PIP sangat bervariatif. Tahap pertama, transaksi dilakukan pada Rabu 19 Februari 2020 dengan jumlah siswa sebanyak 72 Orang dan total nilai uang sebesar Rp. 34.175.000.

Baca Juga :  Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta

Tahap kedua, transaksi dilaksanakan pada Jumat 30 Oktober 2020 dengan jumlah siswa sebanyak 29 Orang dan total nilai uang sebesar Rp. 13.050.000.

Tahap ketiga, transaksi dilaksanakan pada 06 November 2020 dengan jumlah siswa penerima PIP sebanyak 79 Orang  dan jumlah uang yang ditarik sebesar Rp. 34 .450.000.

Ditahun 2021, transaksi tahap I dilakukan pada 07 Januari 2021 dengan Jumlah Siswa penerima PIP 3 Orang dan  jumlah uang yang ditarik Rp. 1.350.000.

Transaksi tahap II dilakukan pada tanggal 28 Agustus 2021 dengan jumlah siswa penerima PIP berjumlah 116 Orang dan total uang yang ditarik Rp. 65.025 .000.

Informasi dari hasil penelusuran SP, proses penarikan yang dilakukan Kepsek SDN Lobolauw dilakukan secara kolektif dan besaran nilai uang yang diterima oleh siswa-siswa penerima PIP pun sangat bervariasi. Ada yang terima di bawah Rp. 450.000/Siswa, ada yang terima Rp. 450.000/Siswa bahkan lebih. Namun, adapula yang terima Rp. 900.000/Siswa.

Sementara, Kepala Sekolah SDN Lobolauw MKD ketika dikonfirmasi SP tak bergeming dan memilih berpasrah dengan kasus yang dialaminya.

Penulis: Dule Dubu

Editor: Chen Rasi

Berita Terkait

Jembatan Penghubung 2 Desa di Ende Roboh Diterjang Banjir, Warga Harap Pemerintah Segera Perbaiki
Dicekik Hingga Saling Pukul, ASN Dinsos Kabupaten Kupang Lapor Balik ASN Pol PP Ke Polres Kupang 
Laporan Penipuan 97 Juta Mandek, Polres Kupang Kota Diduga Lindungi Jessica 
Korwil BGN Ende Sebut Dari 13 SPPG Yang Sudah Beroperasi Sebanyak 36.215 PMT Terlayani
Politisi PDIP Sebut NTT Mart Lebih Mirip Kios Biasa
Politisi PDIP Minta Gubernur NTT Telepon Presiden Untuk Selesaikan 9.000 P3K Seperti Klaim Waktu Pilgub
Pria di Ende Yang Hilang Akhirnya Ditemukan Meninggal Oleh Tim SAR Gabungan
Dinsos Ende Salurkan Bantuan Buat Keluarga Korban Yang Hilang Terseret Ombak
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 19:21 WIB

Jembatan Penghubung 2 Desa di Ende Roboh Diterjang Banjir, Warga Harap Pemerintah Segera Perbaiki

Kamis, 5 Maret 2026 - 19:00 WIB

Dicekik Hingga Saling Pukul, ASN Dinsos Kabupaten Kupang Lapor Balik ASN Pol PP Ke Polres Kupang 

Rabu, 4 Maret 2026 - 17:33 WIB

Laporan Penipuan 97 Juta Mandek, Polres Kupang Kota Diduga Lindungi Jessica 

Selasa, 3 Maret 2026 - 08:45 WIB

Politisi PDIP Sebut NTT Mart Lebih Mirip Kios Biasa

Senin, 2 Maret 2026 - 22:10 WIB

Politisi PDIP Minta Gubernur NTT Telepon Presiden Untuk Selesaikan 9.000 P3K Seperti Klaim Waktu Pilgub

Berita Terbaru