Gubernur VBL Sebut Desa Waturaka Di Ende Dinobatkan Sebagai Desa Contoh Ekowisata

- Penulis

Kamis, 18 Maret 2021 - 07:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat menyebutkan  Desa Waturaka Ende-Flores kini dinobatkan sebagai Desa Contoh Ekowisata. Selain itu VBL juga menyebutkan Kita sangat senang karena kehadiran Swisscontact di NTT ini bisa memberikan pemahaman bagi masyarakat tentang bagaimana membangun pariwisata yang berkelanjutan.

Bagaimana melatih dan melakukan pendampingan masyarakat untuk bertransformasi agar pariwisata kini adalah sebagai budaya kerja. Seperti yang dilakukan Yayasan Swisscontact bersama para petani di Desa Waturaka Ende-Flores untuk beralih dari petani tradisional menjadi petani agrowisata, tambah Gubernur. 

Karenanya, pada saat pertemuan secara virtual bersama pihak Yayasan Swisscontact pada Rabu 17 Maret 2021, VBL memberikan apresiasi pada Yayasan Swisscontact atas partiasipasinya dalam mendorong pengembangan pariwisata di Nusa Tengggara Timur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini tentunya model pembangunan pariwisata yang kita inginkan bersama,” ujar Gubernur Viktor.

“Kita ingin agar membuat Provinsi NTT ini menjadi daerah dengan desain pariwisata yang diidolakan dan diidamkan. Meski dengan keterbatasan kita saat ini maka kehadiran Swisscontact ini juga sebagai sumbangan energi dan daya bagi pariwisata NTT,” ujar Gubernur.

Baca Juga :  Ambil Langkah Pencegahan Kekerasan Dilingkungan Sekolah,Asti Laka Lena Kukuhkan Satgas PPKS,SMKN 5 Siap Penguatan Karakter Di MPLS

Menurutnya pengembangan pariwisata berkelanjutan (Sustainable Tourism) harus dilakukan dalam sistem kelembagaan dan kesatuan yang baik mulai dari masyarakat, pemerintah dan oihak swasta sehingga model yang dihasilkan untuk satu destinasi di daerah tertentu juga bisa ditiru di daerah yang lain sehingga pariwisata benar-benar menjadi prime mover kita bersama.

“Untuk Pulau Komodo dan Labuan Bajo saya minta untuk serius melihat pada kelayakan ekonomi dan lingkungan untuk kita bergerak menuju harmoni pariwisata yang baik,” tambahnya.

“Saya juga minta agar yayasan swisscontact untuk tidak hanya fokus di Flores saja tetapi harus mulai masuk di pulau-pulau yang lain dengan 7 destinasi yang indah diantaranya yaitu Pantai Liman (Semau), Mulut Seribu (Rote), Desa Lamalera (Lembata), Desa Wol Wal (Alor), Desa Praimadita (Sumba), Fatumnasi (Timor – TTS), dan Koanara (Ende – Flores),” kata beliau.

Baca Juga :  Sejumlah Pelajar Di NTT Terindikasi Terpapar Paham Ekstrem Terorisme Via Platform Digital

“Model yang sudah diterapkan baik di Flores bisa dibawa ke seluruh pulau sehingga bisa melatih masyarakat, berikan pemahaman dan pengembangan yang baik, berdayakan masyarakatnya sehingga pemahaman mengenai pariwisata berkelanjutan bukan hanya kita (leader) yang paham tetapi juga juga masyarakat kita,” ujarnya.

Dikatakannya, untuk memiliki pariwisata berkelanjutan yang hebat maka pembangunan infrastruktur harus cepat, akomodasi disiapkan dengan baik, serta yang tidak kalah penting adalah kesadaran masyarakat sendiri untuk membangun pariwisata sebagau ciri khas daearah itu sendiri.

Sementara itu, Program Manager Swiss Contact, Philip Orga mengatakan akan siap untuk selalu membantu Pemerintah NTT dan masyarakat agar bisa mengembangkan pariwisata yang berkualitas dan menjadi daya tarik dunia dengan juga memperhatikan destinasi pariwisata di seluruh pulau di NTT. (SP)

Berita Terkait

Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital
Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu
Wujud Kepedulian terhadap Lingkungan, PA GMNI NTT Hijaukan Kawasan Mata Air Oelneneno Jelang Konferda II
Alumni GMNI se-NTT Gelar Jalan Santai dan Bhakti Sosial Jelang Konferda II PA GMNI NTT
Bank NTT Perkuat Sistem Keamanan Digital, Benahi Data Center dan DRC
Gandeng CIRMA, PA GMNI NTT Gelar Penghijauan dan Bagikan Alat Tulis untuk Anak Sekolah Sambut Konferda II*
Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan
Menjelang Konferda II ,PA GMNI NTT Gelar Aneka Bakti, Bukti Kontribusi Nyata Bagi Pembangunan Daerah NTT
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:14 WIB

Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:58 WIB

Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu

Sabtu, 4 Juli 2026 - 15:02 WIB

Wujud Kepedulian terhadap Lingkungan, PA GMNI NTT Hijaukan Kawasan Mata Air Oelneneno Jelang Konferda II

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:13 WIB

Alumni GMNI se-NTT Gelar Jalan Santai dan Bhakti Sosial Jelang Konferda II PA GMNI NTT

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:28 WIB

Bank NTT Perkuat Sistem Keamanan Digital, Benahi Data Center dan DRC

Berita Terbaru