Gerah Dengan Pemadaman, Komisi IV DPRD NTT Bentuk Pansus PLN

- Penulis

Selasa, 18 November 2014 - 12:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,-Pemadamann listrik Di NTT memang sudah membuat masyarakat gerah. Masyarakat kota kupang misalnya hampir setiap hari selalu mengeluhkan pemadaman listrik.

” Ini sudah sangat meresahkan masyarakat. Sehari bisa dua kali padam dengan waktu yang lama. Berbagai aspirasi masyarakat, komisi IV akan mengundang PLN untuk rapat besok Rabu, untuk meminta penjelasan,” ‘kata Ketua Komisi IV DPRD NTT, Alex Ena dalam jumpa pers dengan wartawan di ruang rapat komisi, Selasa, 18/11.

Dijelaskannya masalah pemadaman sudah tidak wajar lagi, apalagi saat ini masyarakat NTT mau menjelang bulan Desember namunlistrik selalu padam.

” Masyarakat selalu bertanya kenapa listrik mati,. PLN selalu menjawab ada perawatan jaringan, pokokonya banyak alasan dan PLN selalu minta masyarakat maklum saja,” ujarnya.

Komisi IV menurut Politisi Nasdem ini akan Meminta penjelasan Pihak PLN terkait pemadaman listrik. padahal PLN, kata Alex adalah perusahaan negara tanpa kompetitor, tapi ironisnya pln ada perusahaan yang paling banyak merugikan masyarakat.

” Banyak usaha usaha menengah tidak bisa jalan karena pemadaman listrik,” jelasnya.

Baca Juga :  Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan

Alek Ena mengatakan Jika dalam rapat nanti penjelasannya tidak memuaskan maka DPRD NTT akan dibentuk Pansus PLN.

Anggota Komisi IV Angelino Da Costa, DPRD NTT akan turun ke PLN untuk melakukan pemeriksaan terkait spesifikasi mesin supaya bisa diketahui secara benar alasan pemadaman.

” Kita turun periksa alat alatnya apakah sesuai spesifikasinya. Saya dukung untuk dibentuk pansus” jelasnya.

Anggota Komisi IV lainnya, David Wadu,mengatakan PLN sudah sangat menyakitkan hati masyarakat NTT. David mengusulkan kepada PLN untuk sharing dengan pihak swasta.(SP)

Berita Terkait

Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik
Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital
Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu
Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan
Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:13 WIB

Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:14 WIB

Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:58 WIB

Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:08 WIB

Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Berita Terbaru