Dua Dusun di Ende Hidup Tanpa Listrik, Immer Pakpahan Sebut Sudah Ada Dalam Roadmap dan Tunggu Anggaran

- Penulis

Kamis, 12 Maret 2026 - 12:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manajer PLN ULP Ende, Immer R. Pakpahan (Foto: Istimewa)

Manajer PLN ULP Ende, Immer R. Pakpahan (Foto: Istimewa)

Ende, Savanaparadise.com,- Penantian panjang selama bertahun-tahun warga dua dusun di Desa Likanaka, Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende-NTT akan aliran listrik negara masuk kampung belum terwujud.

Konsisi gelap gulita tanpa listrik negara terus di rasakan warga Dua dusun ini yakni, Dusun Detupau dan Karabo Gagaria. Mereka merasa terpinggirkan di tanah mereka sendiri dan jarang di perhatikan.

Warga dua dusun ini pun berharap ada perhatian serius dari negara dalam hal ini pemerintah akan listrik yang menjadi kebutuhan dasar bagi warga setempat, termasuk anak sekolah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menjawab akan keluhan warga, Manajer PLN ULP Ende, Immer R. Pakpahan saat dihubungi media melalui sambungan telepon, Kamis, (12/3/26) menyebut untuk Dusun Detupau dan Dusun Karabo Gagaria sudah masuk dalam roadmap serta mennggu persetujuan anggarannya untuk ditandaklanjuti.

“”jadi kan ini saya sudah usulkan lama ini. Jadi mudah-mudah lah karena ini saya sudah konformasi UP2K karena yang mengurusi listrik di desa dan dusun adalah UP2K yang kantornya di Ruteng.Jadi kita sudah usul semua itu”, kata Immer Pakpahan.

Baca Juga :  Kenang 10 Tahun Kepergian Ronny So; Sang Pejuang Orang Kecil

Immer Pakpahan menguraikan, pembangunan jaringan listrik di dua dusun yakni, Detupau dan Karabo Gagaria sesuai yang terdata oleh pihaknya STM nya 1,4 KM dengan di tambah 1 gardu.

Meski dusun Detupau dan Karabo Gagaria masuk dalam roadmap serta menunggu persetujuan anggaran, namun ia mengatakan, saat ini PLN lebih fokus pada pembangunan infrastruktur jaringan Listrik Desa (Lisdes).

“Kita fokusnya di Lisdes dulu. Lisdes ini kan rencana tahun ini ada tiga lokasi. Tiga lokasi yang direalisasi yakni, Aelipo, Kotabaru, sama wolokota.
Na, kita masih ada satu desa lagi yakni desa nila yang belum. Itu masih menunggu akses. Kalau itu sudah terealisasi, desa Nila akan menyusul”, terangnya.

Immer Pakpahan menjelaskan, setelah program listrik desa di kabupaten Ende sudah terjawab dan terealisasi semuanya, langkah berikut yang akan di kerjakan pihaknya adalah bagaimana mempercepat pembangunan listrik di setiap dusun.

Baca Juga :  Bupati Badeoda Anggap Kritik dan Masukan Dari Masyarakat Adalah Dinamika Dalam Bernegara

“Nah, setelah itu baru masuk ke dusun. kalau di dusun masih ada 21 dusun di Ende, ini di luar desa. Nanti sekaligus dusun detupau dan dusun karabo gagaria satu kali jalan. Jadi pembangunan itu stm nya 1,4 km dengan tambah 1 gardu. Kita tidak berjalan sekaligus karena penganggaran itu terbatas”, jelas Manajer PLN ULP Ends ini.

Diketahui, untuk Kabupaten Ende masuk dalam wilayah kerja PLN UP3 Flores Bagian Barat (UP3 FBB) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Ende. Kabupaten Ende Rasio Elektrifikasi 98,82 % dari 23 Kelurahan dan 255 desa yang tersebar di 21 Kecamatan.

Artinya, hanya ada 4 Desa yang belum berlistrik yang terdiri dari, Desa Aelipo Kecamatan Wewaria, Desa Niopanda, (Dusun Niopanda Bhoaja dan Tanaledu), Desa Wolokota Kecamatan Ndona, Desa Nila Kecamatan Ndona.

Untuk Desa Aelippo dan Niopanda Pekerjaannya sudah dimulai akhir Tahun 2025 dan di perkirakan Tahun 2026 Smester 1 sudah selesai, dan untuk pembangunan jaringan ke Desa Wolokota direncanakan tahun 2026 ini terealisasi.

Penulis : Mateus Bheri

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

DPRD Ende Nilai PT SGI Belum Maksimal Berkontribusi Untuk Daerah
Songsong HUT Bhayangkara Ke-80, Polres Ende Gelar Pengobatan Gratis Untuk Masyarakat dan Lansia 
Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan
Menjelang Konferda II ,PA GMNI NTT Gelar Aneka Bakti, Bukti Kontribusi Nyata Bagi Pembangunan Daerah NTT
PERMASA Kupang Kecam Dugaan Percobaan Pemerkosaan Siswi SD di Lobolauw, Dukung Polres Sabu Raijua Usut Tuntas dan Transparan
Ambil Langkah Pencegahan Kekerasan Dilingkungan Sekolah,Asti Laka Lena Kukuhkan Satgas PPKS,SMKN 5 Siap Penguatan Karakter Di MPLS
Upaya Tekan Kasus Kekerasan di Lingkungan pendididikan, Ketua TP PKK Prov.NTTDorong Optimalisasi Guru BK & Satgas PPKS
Modus Minta Tolong, Berujung Dugaan Pencabulan Terhadap Anak di Sabu Raijua
Berita ini 148 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 12:43 WIB

DPRD Ende Nilai PT SGI Belum Maksimal Berkontribusi Untuk Daerah

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:57 WIB

Songsong HUT Bhayangkara Ke-80, Polres Ende Gelar Pengobatan Gratis Untuk Masyarakat dan Lansia 

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:08 WIB

Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:22 WIB

Menjelang Konferda II ,PA GMNI NTT Gelar Aneka Bakti, Bukti Kontribusi Nyata Bagi Pembangunan Daerah NTT

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:27 WIB

PERMASA Kupang Kecam Dugaan Percobaan Pemerkosaan Siswi SD di Lobolauw, Dukung Polres Sabu Raijua Usut Tuntas dan Transparan

Berita Terbaru