Dit PolAir Polda NTT Gagalkan Penyelundupan Satwa Liar Asal Maluku

- Penulis

Selasa, 5 Juli 2016 - 20:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kakatua selundupan/Foto  Yuven Nitano
kakatua selundupan/Foto Yuven Nitano

Kupang, Savanaparadise.com,- Dit Kepolisian air Polda NTT dan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) NTT berhasil mengamankan 48 ekor satwa liar jenis burung kakatua yang dilindungi negara. puluhan burung kakatua ini di amankan diatas kapal Sabuk Nusantara yang baru tiba dari Saumlaki, Ambon tujuan Kupang. Satwa liar ini akan di perjual belikan di kupang.

Polisi Perairan Polda NTT yang sedang melakukan penertiban miras pada kapal Sabuk Nusantara, langsung menghubungi petugas BKSDA NTT untuk menyampaikan bahwa telah ditemukan satwa liar yang dilindungi berupa burung kakatua didalam kapal.
Pihak BKSDA NTT menugaskan personil POLHUT untuk melakukan pemeriksaan di TKP. dari pencarian lanjutan ditemukan burung kakatua lain yang disembunyikan pada sekoci kapal.

Baca Juga :  Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital

Kasubag program dan Kerjasama BBKSDA NTT, Dadang Suryana kepada wartawan mengatakan Pada hari senin malam, kami menerima informasi dari rekan-rekan kepolisian Perairan Polda NTT, kebetulan rekan-rekan Pol Air sedang melakukan operasi penertiban di kapal Sabuk Nusantara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“ kemudian rekan rekan menemukan ada sekitar empat ekor satwa liar dilindungi, burung kakatua ini, kemudian dicurigai masih ada banyak lainnya. atas informasi itu, kami dari pihak bbksda kemudian melakukan pencarian lanjutan dan ditemukan total ada 48 ekor, yang selain tadi ditemukan simpan didalam satu kamar gudang,
juga disembunyikan di sekoci kapal,” jelas Dadang Suryana, Rabu, 06/07 di kupang.

Baca Juga :  Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik

Puluhan ekor burung kakatua ini selanjutnya diamankan sementara di BBKSDA NTT.
Selanjutnya akan dikembalikan ke Maluku untuk di lepas liarkan ke habitat aslinya.

Sementara satu orang ABK yang menerima titipan burung-burung itu telah diserahkan ke Polda NTT untuk dimintai keterangan dan mengungkap pelaku peyelundup satwa yang dilindungi oleh negara.(JN)

Berita Terkait

Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik
Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital
Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu
Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan
Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
Berita ini 8 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:13 WIB

Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:14 WIB

Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:58 WIB

Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:08 WIB

Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Berita Terbaru