Deadlock, Penentuan Pengurus PDIP Lembata Diambil Alih DPP

- Penulis

Senin, 16 Maret 2015 - 11:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Konferensi Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Lembata mengalami Deadlock. Konfercab yang berlangsung di Bajawa Kabupaten Ngada, (11/3/2015) diwarnai kericuhan karena menolak pengukuhan Yance Sunur sebagai ketua PDIP Lembata yang baru menggantikan Hiyasintus Burin.

Ketua DPD PDIP NTT, Frans Leburaya mengatakan karena mengalami deadlock penetuan kepengurusan DPC PDIP Lembata akan diambil alih oleh DPP PDIP sesuai mekanisme yang berlaku di PDIP saat ini.

Baca Juga :  Polres Ende Serahkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembuatan 25 Unit Kapal Tangkap Ikan ke Jaksa

“ Lembata Deadlock, Sesuai mekanisme akan diserahkan kepada ke DPP untuk diputuskan. Kita tonjolkan musyawarah. tidak ada voting-voting dan ini untuk bangun pemahaman yang sama serta tidak bangun konflik di dalam partai,” ujar Leburaya kepada wartawan, Jumad, 13/03 di kupang usai Konferda.

Leburaya yang menjabat Gubernur NTT saat ini mengatakan Konfercab yang berlangsung di Bajawa dipimpin oleh DPP dengan surat tugas.

“ Kita kedepankan musyawarah dan konsolidasi menuju Kongres. DPD PDIP NTT kembali mendukung Ibu Mega (Megawati Soekarnoputri) jadi Ketua Umum lagi,” ujarnya.(SP)

Berita Terkait

KM Lawit Tabrak Dermaga Ippi, KSOP dan PELNI Dapat Catatan Kritis Dari Dewan di Ende
KM Lawit Tabrak Dermaga, Kondisi Kapal Rusak dan Bocor
Sorot Rencana Anggaran PKK 500 Juta, Komisi 1 DPRD Ende: Outputnya Apa?
Anggaran Pilkades Capai 3,9 M, Komisi 1 DPRD Ende Minta Dikaji Ulang
DLH Ende Akan Beri Sanksi Jika Ditemukan Limbah Pabrik Tempe Tahu Cemari Lingkungan Air dan Udara
Surat Sakti Kepsek Kuburkan Mimpi Guru Honor di Ende Untuk Jadi P3K; 16 Tahun Mengabdi Sia-Sia
Limbah Tahu Tempe Picu Aroma Tidak Sedap, Anggota DPRD Ende Minta Izin Usaha Dicabut
Masyarakat Cium Aroma Tidak Sedap Dari Kali Wolowona Ende; Ungkap Diduga Dari Buangan Limbah Cair Tahu Tempe
Berita ini 11 kali dibaca