Banser dan Ansor Konsisten Menjaga NKRI

- Penulis

Sabtu, 31 Agustus 2019 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Wakil Ketua Umum GP ANSOR, Gus Muji Burahman saat itu mengatakan, tidak ada tujuan lain menjadi anggota Banser Ansor selain menjaga NKRI dan hikmah kepada alim ulama dan para kiai.

Pasalnya, Ansor lahir 11 tahun sebelum Indonesia merdeka pada tahun 1934.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat itu belum ada partai politik, masih sedikit organisasi bahkan belum ada TNI dan Polri,  Banser Ansor ikut berjuang memerdekan negara Indonsia,” kata Gus Muji ketika dalam Konfrensi Wilayah (Konferwil III) Gerakan Pemuda Ansor Provinsi Nusa Tenggara Timur di Slebes Restorant, Kota Kupang, Sabtu (31/8/2019).

Gus Muji mengatakan, sejak berdiri hingga saat ini Banser Ansor sangat konsistens dalam menjaga NKRI.

Baca Juga :  Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital

“Terbukti berbagai pemberontakan dilakukan baik oleh organisasi dalam dan luar negeri, GP ANSOR selalu terdepan melawan, seperti PKI termasuk juga HTI, siapa yang berani melawan mereka, ada Banser Ansor berada di delan untuk melawan,” tegasnya.

Dikatakan Gus Muji, semua yang dilakukan oleh Banser Ansor itu bukan untuk mendapatkan jabatan dan bukan untuk dibayar. “Tidak untuk mendapatkan posisi di pemerintahan, niatan kita untuk tetap konsisten menjaga NKRI bahkan Ansor kini sudah memiliki cabang di 7 negara di dunia, karena memang dipercaya publik,” katanya.

Gus Muji juga menyampaikan terimaksihnya kepada Abdul Muis bersama jajaran kepengurusannya yang telah memimpin GP Ansor selama satu periode kepengurusan. Tercatat, ada lima calon Ketua GP Ansor NTT yang bakal bertarung dalam Konferwil III GP Ansor NTT, salah satunya Ajar Jowe.

Baca Juga :  Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik

Sementara itu Ketua MUI NTT KH. Abdul Kadir Makarim dalam sambutannya mengatakan Nahdlatul Ulama (NU) merupakan ayah kandung dari Gerakan Pemuda (GP) ANSOR bersama organisasi kepemudaan lainnya dibawah payung besar Nahdlatul Ulama.  mengatakan itu  ketika berbicara

Makarim mengatakan, organisasi kepemudaan ini sangat membutuhkan perhatian pemerintah daerah karena merupakan organisasi resmi sebagai wadah untuk menempa dan melatih mental dan semangat generasi muda .

“Saya harapkan agar terpupuk kerja sama yang harmonis antara sesama organisasi kepemudaan lain baik yang dibawah payung NU maupun di luar NU,” katanya. (SP)

Berita Terkait

Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik
Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital
Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu
Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan
Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:13 WIB

Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:14 WIB

Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:58 WIB

Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:08 WIB

Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Berita Terbaru