API Nilai Pemkab Ende Lemah Tata Kelola Pasar Mbongawani

- Penulis

Rabu, 6 April 2022 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personil dari Sat Pol PP Kabupaten Ende sedang melakukan penertiban terhadap para pedagang yang menjual dagangannya hingga di badan Jalan (Foto: Chen Rasi/Savanaparadise.com)

Personil dari Sat Pol PP Kabupaten Ende sedang melakukan penertiban terhadap para pedagang yang menjual dagangannya hingga di badan Jalan (Foto: Chen Rasi/Savanaparadise.com)

Ende, Savanaparadise.com,- Aliansi Pedagang Ikan (API) Ende menilai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ende lemah tata kelola pasar Mbongawani.

Penilaian tersebut disampaikan API lantaran masih ditemukannya para pedagang, terkusus pedagang Ikan nakal yang menjual Ikan di luar Lapak setelah personil dari Sat Pol PP Kabupaten Ende melakukan penertiban terhadap para pedagang di Pasar Mbongawani.

“Selama ini kami merasa ada ketidakadilan di sini. Kami yang lain jual di dalam Lapak sedang pedagang ikan lainnya jual di luar Lapak yang pada akhirnya dagangan kami pun tidak laku”, keluh Wakil Ketua Bidang Humas API Ende, Abdula H. Abdurahman kepada wartawan di Pasar Mbongawani, Rabu (06/04/22).

Menurut Abdula, sebelumnya API pernah dekati intansi terkait (Disperindag) untuk mengadukan hal tersebut, namun hingga sekarang belum direspon secara baik dan itu dibuktikan dengan masih adanya pedagang Ikan yang masih berjualan di luar Lapak.

Kalau kondisi ini terus dibiarkan, kata Abdula, maka para pedagang yang ada di dalam Lapak merasa rugi karena dagangannya tidak laku, ditambah mereka diwajibkan membayar reterbusi sebesar Rp. 2.000.

“Kami yang jual di dalam Lapak lapar sudah lama Pak. Coba Pak lihat sendiri kebersihannya. Ini juga menghambat lalulintas kendaraan roda dua”, timpal Abdula dengan wajah kesal.

Abdula mengaku heran, sudah tahu bahwa ada pedagang yang menjual di luar areal Lapak tapi masih ada petugas yang menarik reterbusi terhadap pedagang Ikan di luar Lapak tersebut.

Baca Juga :  Bupati Ende Beberkan Ada 300 Lebih Bangunan Rumah Milik Warga Ende Rusak Akibat Gempa Flores

Hal ini menandakan, kata dia, Pemkab Ende tidak konsisten dengan apa yang sudah di sepakati bersama.

Karena itu, dirinya meminta agar Pemkab Ende segera menyikapi hal ini sehingga semua pedagang Ikan dapat merasakan keadilan yang sama, sama-sama tidak merasa ada yang dirugikan.

Apabila ini tidak disikapi segera, kata dia, dirinya dan pedagang Ikan lainnya yang berada di dalam Lapak akan menjual dagangannya di luar areal Lapak.

“Kita heran, kalau mau dilihat, di dalam situ masih banyak Lapak-Lapak yang kosong”, ungkapnya.

Ia pun mendorong agar Pol PP Ende harus bersikap tegas terhadap para pedagang Ikan yang membakang dan tidak menghiraukan himbuan yang disampaikan Pemerintah.

“Dan bila perlu sita barang-barang mereka”, tegasnya.

Penulis: Chen Rasi

Editor: Yuven Abi

Berita Terkait

Bupati Badeoda Lantik Gabriel Dala Jadi Sekda Ende; Minta Benahi Birokrasi Berbelit-Belit
Kunjungi Ende, Wamen PU Instruksikan Percepatan Tanggap Darurat Infrastruktur Air Minum Perumda Tirta Kelimutu
Datangi Kantor DPRD dan Bupati Ende; Puluhan Kades Tergabung Dalam APDESI dan PPDI Sampaikan 8 Poin Tuntutan
Sempat Dikabarkan Batal Dibagikan ke KPM; 54 Ton Beras Rawan Pangan di Ende Disalurkan Secara Manual
754 Ton Beras Rawan Pangan Di Ende Gagal Salur, Ansel Kaise : Pemkab Segera Koordinasi Dengan Bapanas
Ratusan Unit Kendaraan Dinas Milik Pemkab Ende Tunggak Pajak
Sambut Harlantas Bhayangkara Ke-71, Satlantas Polres Ende Bagikan Sembako Kepada Pengemudi Ojek dan Warga Kurang Mampu
Putri Pariwisata Indonesia 2026 Bersama Levico Butik Bagikan Paket Sembako Untuk Warga Terdampak Gempa di Ende
Berita ini 12 kali dibaca