Bank NTT dan Jamkrida NTT Teken Kerja Sama Pengalihan Hak Tagih

- Penulis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,-  Bank NTT dan PT Jamkrida NTT menandatangani kerja sama terkait pengalihan hak tagih atau subrogasi. Kerja sama ini untuk memperjelas secara hukum hak dan kewajiban masing-masing pihak dalam proses penagihan atas kredit yang mendapatkan penjaminan.

 

Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Kantor Pusat Bank NTT, Kamis, 08/10/2026. Hadir pada kesempatan sejumlah pejabat dan direksi Bank NTT.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Direktur Utama Bank NTT, Charlie Paulus, mengatakan pengaturan mengenai subrogasi diperlukan untuk memberikan kejelasan mengenai hak penagihan antara Bank NTT dan Jamkrida.

 

Baca Juga :  Bank NTT Bahas Kemungkinan Relaksasi Kredit bagi Debitur dan Pelaku UMKM Terdampak Gempa Flores

Ia menjelaskan, dalam kredit yang mendapatkan penjaminan, nasabah tetap menjalani proses penagihan. Karena itu, pengaturan mengenai hak penagihan perlu diperjelas melalui perjanjian antara Bank NTT dan Jamkrida.

 

Charlie mengatakan kerja sama tersebut bertujuan memperjelas peran, tugas, dan tanggung jawab masing-masing pihak, termasuk pihak yang memiliki hak melakukan penagihan setelah proses klaim penjaminan.

 

Menurut Charlie, perjanjian tersebut memberikan ketegasan secara hukum mengenai hak dan kewajiban Bank NTT maupun Jamkrida.

 

Sementara itu, Direktur Utama PT Jamkrida NTT, I Ketut Widiana Karya, mengatakan kerja sama tersebut merupakan bagian dari penyelarasan dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

 

Ia menjelaskan, Bank NTT dan Jamkrida NTT merupakan mitra dan sama-sama badan usaha milik daerah Provinsi NTT. Jamkrida merupakan perusahaan penjaminan di industri jasa keuangan nonbank, sedangkan Bank NTT merupakan industri keuangan bank.

Baca Juga :  Rekor MURI Pecah, 220 Ribu Siswa NTT Serentak Menabung di Bank NTT

 

Dalam rangka pelaksanaan ketentuan OJK, Jamkrida kemudian menyelaraskan pengaturan dengan Bank NTT, termasuk terkait pengalihan penagihan piutang yang berkaitan dengan subrogasi.

 

Menurutnya, kerja sama antara Jamkrida NTT dan Bank NTT telah berlangsung sejak sejak berdirinya Jamkrida NTT.

 

Dalam perjalanannya, terdapat kebijakan baru dari OJK yang harus diikuti, antara lain review atas penjaminan TKS serta review atas pengalihan penagihan piutang, terutama yang berkaitan dengan subrogasi.

 

Ia menjelaskan, subrogasi muncul setelah adanya klaim dari pihak perbankan yang kemudian dibayarkan oleh Jamkrida.

 

Dengan adanya perjanjian tersebut, katanya, Jamkrida NTT memperoleh posisi secara legal untuk melakukan penagihan.(SP)

Berita Terkait

Bank NTT Bahas Kemungkinan Relaksasi Kredit bagi Debitur dan Pelaku UMKM Terdampak Gempa Flores
Rekor MURI Pecah, 220 Ribu Siswa NTT Serentak Menabung di Bank NTT
Laba Bank NTT Naik 31,94% pada Semester I, Efisiensi dan Transformasi Bisnis Dongkrak Kinerja
Bank NTT Hadirkan Solusi Digital untuk Tingkatkan Transparansi Keuangan Daerah
Festival Daun Lontar Ende Lio Ajang Lestarikan Tradisi Anyaman Yang Bernilai Ekonomis
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
Bank NTT Ruteng Perkuat Digitalisasi UMKM Melalui Bazar Ramadan 2026
Pemkab SBD dan Bank NTT Teken Kerja Sama SP2D Online Berbasis CMS
Berita ini 3 kali dibaca