Anggota DPRD Ende, Vinsen Sangu Sentil Pemerintah Jangan Jadi Penonton Yang Pasif

- Penulis

Sabtu, 19 Juni 2021 - 06:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ende, Vinsen Sangu, SH (Foto: Chen Rasi)

Ende, Savanaparadise.com,- Dengan memperhatikan data positif Covid 19 di Kabupaten Ende yang makin melonjak tinggi, Anggota DPRD Kabupaten Ende, Vinsen Sangu mendesak Pemerintah segera bertindak cepat mengendalikan penyebaran dan peningkatan pasien Covid-19, bukan menjadi penonton yang pasif.

Pernyataan ini dilontarkan Vinsen Sangu yang sekaligus Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Ende dengan mengacu pada data bahwa penyebaran Covid-19 kini sudah menyebar hingga ke Desa – desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Maka, kata Vinsen Sangu sangat diperlukan perhatian Pemerintah Daerah untuk lebih serius menfokuskan perhatiannya baik pada upaya penanganan maupun upaya pencegahannya.

“Fakta riil hari ini, Kecamatan Maurole angka positif sangat melonjak tinggi dan diantaranya itu para tenaga kesehatan juga bagian dari pasien positif”, tutur pria yang sering disapa Vinsen ini kepada wartawan, Sabtu, (19/6/21).

Vinsen menuturkan melonjaknya angka positif Covid-19 di Kecamatan Maurole bahkan telah memakan korban meninggal dunia.

Baca Juga :  Puluhan Massa Aksi Geruduk Kantor Bupati Ende

Menurutnya apabila Pemerintah Daerah Kabupaten Ende dan tim gugus tugas penanganan covid 19 tidak segera turun tangan, maka angka positif covid 19 di Kecamatan maurole dan kawasan utara Kabupaten Ende akan terus melonjak.

Untuk itu, Ketua Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Ende ini mendesak Pemerintah dan tim gugus tugas untuk segera :

1. Memimpin dan menangani langsung penanganan covid 19 di Kecamatan Maurole, mengingat tim penanganan Covid -19 di Kecamatan Maurole sendiri selain ada yang menjadi terdampak Covid-19 tapi juga tidak dilengkapi baik keterampilan, sarana pendukung maupun pengetahuan yang memadai.

2. Segera memperbanyak swab antigen ke Kecamatan Maurole untuk penanganan swab kepada masyarakat Maurole terutama kepada orang-orang yang memiliki riwayat kontak erat dengan pasien Covid-19.

3. Segera memperpanjang masa istirahat pelayanan Puskesmas Maurole, karena banyak Nakes yang menjadi pasien positif Covid 19 atau segera mengaktifkan kembali aktivitas Puskesmas Maurole, namun Lemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan melakukan kebijakan transisi terhadap Nakes dengan menempatkan Nakes yang mencukupi untuk masa waktu tertentu selama kondisi Covid 19 belum pulih di area wilayah Puskesmas Maurole atau selama Maurole masih zona merah untuk Covid 19.

Baca Juga :  Rayakan HUT ke-72, GMNI Sedaratan Flores Gelar Napak Tilas Bung Karno di Ende

4. Mendesak Bupati Ende untuk mengeluarkan kebijakan khusus di wilayah Kecamatan Maurole melalui menghentikan pelayanan publik di Kecamatan Maurole seperti Kantor Pemerintah, Bank, Pasar, Sekolah dan segala bentuk kegiatan yang menimbulkan kerumuan warga sehingga pola dan peta penyebaran Covid 19 bisa dikendalikan.

Selain itu, Vinsen mengatakan Kecamatan Maurole hari ini adalah cerminan kondisi wilayah yang terdampak Covid-19 tapi jauh dari pusat administrasi Pemerintah Daerah, jauh dari pusat sekretariat Satgas Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Kabupaten Ende.

Sebagai wajah pelayanan dan perhatian dari Pemerintah Kabupaten, Vinsen mendesak Pemerintah untuk bergerak cepat dan bertindak tepat dalam penanganan covid 19 agar rakyat dan daerah kita dapat selamat dari ancaman kematian Covid 19.

Penulis: Chen Rasi

Berita Terkait

Pendapatan 4 Unit Videotron di Ende Baru Capai 3 Juta Lebih
Cipayung Plus Menduga Adanya Intimidasi Dibalik Kehadiran Camat Enteng dan Sat Pol PP di Margasiswa PMKRI, Begini Penjelasan Camat
Buruknya Infrastruktur Jalan, Seorang Ibu Hamil di Ende Dibopong Jalan Kaki Selama Tiga Jam dan Melahirkan di Kampung Tetangga
Seruan Moral Seorang Anak Pedagang Kecil di Ndao Ende Saat Demo: Jangan Rampas Hak Kami
Demo di Kantor Bupati Ende, Pendemo Lakukan Aksi Bakar Ban Hingga Bentrok Dengan Sat Pol PP
450 Personel Gabungan Polres Ende Dikerahkan Untuk Amankan Misa Jumat Agung
Cipayung Ende Gelar Aksi 1000 Lilin Untuk Kematian Adik Edwin dan Kemanusian
GMNI Ende Ngaku Kecewa Tidak Bertemu Bupati Badeoda Saat Aksi Demonstrasi
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 13:17 WIB

Pendapatan 4 Unit Videotron di Ende Baru Capai 3 Juta Lebih

Senin, 13 April 2026 - 21:11 WIB

Cipayung Plus Menduga Adanya Intimidasi Dibalik Kehadiran Camat Enteng dan Sat Pol PP di Margasiswa PMKRI, Begini Penjelasan Camat

Minggu, 12 April 2026 - 21:57 WIB

Buruknya Infrastruktur Jalan, Seorang Ibu Hamil di Ende Dibopong Jalan Kaki Selama Tiga Jam dan Melahirkan di Kampung Tetangga

Sabtu, 11 April 2026 - 12:42 WIB

Seruan Moral Seorang Anak Pedagang Kecil di Ndao Ende Saat Demo: Jangan Rampas Hak Kami

Rabu, 8 April 2026 - 21:02 WIB

Demo di Kantor Bupati Ende, Pendemo Lakukan Aksi Bakar Ban Hingga Bentrok Dengan Sat Pol PP

Berita Terbaru