Di TTU, Trotoar Jalan Utama Jadi Tempat Jualan

- Penulis

Jumat, 13 Juni 2014 - 08:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kefamenanu, Savanaparadise. com,- Trotoar di jalan utama Eltari KM 2 kefamenanu, Timor Tengah Utara (TTU) kini di jadikan sebagai tempat jualan oleh para pedagang. Di kawasan ini trotoar lebih banyak dominasi oleh penjual bensin eceran.

Salah seorang Pengguna trotoar,Toto, mengeluhkan area trotoar sebagai tempat untuk berjualan. Dirnya sebagai pejalan kakimerasa gerah dengan jejalan dagangan yang ada diatas trotoar.

“ Trotoar ini di sediakan oleh pemerintah untuk pejalan kaki bukan di sediakan bagi para penjualan bensin,” ujarnya kepada Savanaparadise.com, Kamis, 12/06, di Kefamenanu.

Pejalan kaki lainnya Diky, merasa kesal dengan aktivitas para pedagang yang seenaknya berdagangan diatas fasilitas umum.

“ Para penjualan bensin memakai trotoar ini untuk meraih keuntungan sendiri tetapi saya sebagai pejalan kaki melewati jalan Eltari ini, nyawa saya sebagai taruhan. Memang benar itu baik juga demi keuntungan pribadinya tetapi kami yang merasa rugi demi keselamatan nyawa kami,” Ujarnya.

Salah satu penjual bensin, Mega Raja mengatakan dirinya lebih meraih untung ketika berjualan bensin ditempat lain ketimbang ditempat lain.
Mega Raja juga pasrah bilamana pemerintah akan menertibkan aktivitas mereka di atas trotoar.

Baca Juga :  Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

“ Ya terpaksa kami harus berenti jual dan kami cari tempat lain lagi untuk jualan bensin,” Ujarnya pasrah.

Aktivitas para penjual bensin diatas trotoar ini sudah berlangsung lama. Padahal menurut amanat Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan telah mengamanatkan trotoar sebaga faasilitas publik bukan pribadi. Namun aktivitas yang mengambil ruang fasilitas publik ini seolah luput dari perhatian pemerintah.(Kristo Naiaki)

Berita Terkait

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:59 WIB

Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:48 WIB

Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:04 WIB

Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:08 WIB

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Berita Terbaru