BNPB Minta Pemkab Ende Perhatikan Korban Gempa Flores di Tenda Pengungsian

- Penulis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BNPB, Letjen TNI Dr. Suharyanto, S. Sos,.M.M pimpin rapat bersama Bupati dan Wakil Bupati Ende saat berkunjung ke Ende meninjau lokasi korban terdampak bencana gempa Flores (Foto: Mateus Bheri/SP)

Kepala BNPB, Letjen TNI Dr. Suharyanto, S. Sos,.M.M pimpin rapat bersama Bupati dan Wakil Bupati Ende saat berkunjung ke Ende meninjau lokasi korban terdampak bencana gempa Flores (Foto: Mateus Bheri/SP)

Ende, Sqvanaparadise.com,-  Kepala BNPB, Letjen TNI Dr. Suharyanto, S. Sos,.M.M meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ende untuk memperhatikan para korban gempa Flores di tempat pengungsian. Suharyanto mendorong agar Pemkab Ende perlu memikirkan kondisi masyarakat di pengungusian.

“Bapak Bupati tolong sampaikan kepada masyarakat, ke anak buahnya, ini kondisi tempat pengungsiannya, tenda-tendanya saya minta yang terbaik. Kan kita sudah kirimkan tenda-tenda yang besar, musti ini di pasang. Jadi itu dimaksimalkan. Bukan hanya tenda tetapi makanannya, pakaiannya, MCK nya, Air beraihnya, itu juga diperhatikan”, tekan Suharyanto.

Suharyanto menegaskan, meski hari ini masih banyak kekurangan dan kelemahan akan tetapi dirinya menekan agar kondisi hari ini harus lebih baik dari kemarin dan kondisi besok harus lebih baik dari hari. Iapun mendorong agar semua pihak bahu membahu mengecek semua termasuk kebutuhan-kebutuhan lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ya Pak kalaksa tolong didukung betul masyarakatnya. Tolong di cek karena masyarakat ini yang menjadi prioritas utama. Di tenda, ditempat pengungsian terpusat saya mohon tidak lama-lama. Sehingga perlu di data, rusak ringan, rusak sedang karena kebanyakan data itu sangat sulit”, ujaranya.

Menurutnya, agar masyarakat segera keluar dari pengungsian perlu di tanyakan secara baik, apa alasan hingga detik ini masyarakat tetap bertahan di tenda pengungsian. Apakah karena trauma dengan gempa susulan ataukah memang rumahnya rusak, baik rusak ringan, rusak sedang, ataupun rusak berat.

Kalau memang alasan karena rumahnya rusak, tambah Suharyanto, harus segera di perbaiki rumahnya karena nanti Pemerintah akan bantu dengan biaya, rumah rusak ringan Rp. 15 Juta dan rusak sedang Rp. 30 Juta.

Baca Juga :  Puluhan Masyarakat Datangi Kantor DPRD Ende; Keluhkan Soal Surat Rekom Pengisian BBM

Terkait mekanisme penyaluran, jelas Suharyanto, paling pertama dibutuhkan adalah segera memasukan data. Apabila data tersebut telah masuk, nanti uangnya akan ditransfer lewat Bank namun masih dalam keadaan diblokir demi menjaga agar masyarakat tidak menggunakan uang tersebut untuk kepentingan lain.

Selanjutnya, tambah dia, uang tersebut tidak dicairkan seluruhnya melainkan dicairkan pada saat penerima manfaat membeli material bangunan di toko sesuai kebutuhan yang di belanjakan. Selain itu, jelas Suharyanto, yang bisa dicairkan tunai hanya untuk biaya tukang sebesar 30 persen.

“Harapannya, ya masyarakat betul-betul rumah yang rusak itu bisa di perbaiki. Kepentingan kita sebagai pemeriintah mereka segera keluar dari tempat pengungsian. Sehingga kalau Tiga Minggu itu mereka sudah keluar, kita tinggal urusi yang rusak berat”, katanya.

Sebelumnya, di hadapan Kepala BNPB, Bupati dan Wakil Bupati Ende, Kepala BPBD Kabupaten Ende, Marselinus Meta melaporkan kondisi Kabupaten Ende pasca dampak gempa bumi guncang Flores.

Dalam laporannya, Marselinus menguraikan, kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi yang terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026, untuk rumah penduduk total kerusakan sebanyak 1820 yang di bagi dalam Tiga kategori yakni, rusak ringan 820 unit, rusak sedang 623 unit, dan rusak berat 634 unit.

Untuk fasilitas kesehatan, yang terkena dampak sebanyak 36 unit dengan kategori, rusak ringan 25 unit, rusak sedang 4 unit, dan rusak berat 2 unit. Sedangkan untuj infrastruktur jalan terdapat 5 titik yang terkena dampak diantaranya, trans Ende Nagekeo, sudah di selesaikan Balai Jalan, Trans Ende Aru Bara sudah di selesaikan PUPR, kemudian Trans Ende Wolotopo sudah diselesaikan.

Baca Juga :  Jelang Peresmian TPA Al Amin di Ende, Yayasan Timur Bangkit Peduli Pelopori Khitanan Massal

Kemudian fasilitas rumah Ibadah yang terkena dampak, beber Marselinus, totalnya sebanyak 43 unit dengan kategori, rusak ringan 20 unit, rusak sedang 13 unit, dan rusak berat 10. Fasilitas publik laninya seperti kantor pemerintahan, tambah dia, yang mengalami kerusakan sebanyak 33 unit dengan kategori rusak ringan 9 unit, rusak sedang 8, dan rusak berat 6.

“Untuk fasilitas pendidikan pak, kerusakannya sebanyak 109 unit. Rinciannya, rusak ringan 25 unit, rusak sedang 60 unit, dan rusak berat 24 unit”, terang Marselinus.

Selain memaparkan sejumlah kerusakan banguan termasuk infrastruktur jalan, Kepala BPBD Kabupaten Ende juga memaparkan data masyarakat terdampak pasca bencana gempa bumi yang di update per 18 Agustus 2026. Ia memaparkan, jumlah masyarakat terdampak sebanyak 3697 jiwa.

Dari data yang sama, Marselinus menyampaikan, warga yang meningal sebanyak 2 orang, luka ringan 57 orang yang mengungsi sebanyak 3564 Jiwa dengan rincian, pengungsi komunal sebanyak 28 titik yakni, kecamatan maukaro sebanyak 9 titik, kecamatan maurole 10 titik, kecamatn Ndona 1 titik, Kecamatan Ende Tengah 6 titik, Nangapanda 1 titik, Wolowaru 1 titik.

“Berikut data logistik yang masuk dan penyaluran yang telah dilakukan. Penyaluran dilakukan dari tanggal 17 hingga 18 Agustus sebanyak 2300 Paket bantuan. Baik bantuan Presiden, bantuan swasta, bantuan Pemda, dengan sasaran 13 kecamatan”, kata Kepala BPBD Ende.

Sementara, Wakil Bupati Ende menambahkan, unruk Puskesmas, terdapat 11 Puskesmas yang mengalami rusak sedang, 18 Puskesmas yang mengalami rusak ringan. “Saat ini kondisi kesehatan masyarakat sedang mengalami gangguan oleh karena banyak pengungsi yang tidur di halaman rumah sehingga menderita ISPA”, ujar Wakil Bupati.

Berita Terkait

PDI Perjuangan Salurkan Air Bersih Bagi Korban Bencana Gempa Flores di Ende 
Tiba di Ende, Kepala BNPB Sebut Beredarnya Informasi Akan Ada Gempa Susulan Lebih Besar Dari M7,7 Adalah Hoaks
BPBD Bali Serahkan Bantuan di Posko Bencana Ende; Kirim Tim Medis Bantu Korban Terdampak Gempa Flores
SPPG di Ende Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Gempa Flores
Bawa Misi Kemanusian, DPC PDIP Ende Serahkan Bantuan Korban Bencana Gempa Flores
Gempa Guncang Flores; Sebanyak 1115 Rumah Penduduk di Ende Rusak, 3.666 Jiwa Mengungsi, 2 Orang Meninggal Dunia
Mendagri Tito Karnavian Kunjungi Korban Gempa Flores di Ende, Prioritaskan Evakuasi dan Tolong Korban
Polres Ende Dirikan Tenda Darurat dan Kawal Bantuan Presiden Untuk Korban Bencana Gempa Flores
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:43 WIB

BNPB Minta Pemkab Ende Perhatikan Korban Gempa Flores di Tenda Pengungsian

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:43 WIB

PDI Perjuangan Salurkan Air Bersih Bagi Korban Bencana Gempa Flores di Ende 

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:22 WIB

Tiba di Ende, Kepala BNPB Sebut Beredarnya Informasi Akan Ada Gempa Susulan Lebih Besar Dari M7,7 Adalah Hoaks

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:14 WIB

SPPG di Ende Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Gempa Flores

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:11 WIB

Bawa Misi Kemanusian, DPC PDIP Ende Serahkan Bantuan Korban Bencana Gempa Flores

Berita Terbaru

Ekonomi Bisnis

Rekor MURI Pecah, 220 Ribu Siswa NTT Serentak Menabung di Bank NTT

Rabu, 19 Agu 2026 - 20:46 WIB