Potret Infrastruktur Jalan Pantura Ende Cukup Memprihatinkan

- Penulis

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi badan jalan dari Wewaria dan Maurole, rusak parah (Foto: Mateus Bheri/SP)

Kondisi badan jalan dari Wewaria dan Maurole, rusak parah (Foto: Mateus Bheri/SP)

Ende, Savanaparadise.com,- Kondisi Jalan wilayah Pantai Utara (Pantura) Ende yang merupakan jalur jalan provinsi cukup memprihatinkan. Ruas jalan yang menjadi penghubung antar Kabupaten dalam provinsi NTT ini kondisinya rusak parah dan belum diperbaiki selama bertahun-tahun.

Badan jalan ini selalu dilewati kendaraan, baik roda dua, roda empat maupun enam, yang menjadi akses penghubung antar kabupaten, Ende-Maumere, Nagekeo -Maumere.

Pantauan media savanaparadise.com di lokasi, Jumat, (10/7/2026), badan jalan tersebut rusak parah dari kecamatan Wewaria hingga kecamatan Kotabaru. Di sepanjang jalan tampak permukaan aspal di sejumlah titik telah mengelupas hingga menyisakan hamparan batu kasar dan lubang menganga di badan jalan.

Adapula di beberapa titik tertentu, akibat terjangan banjir dan ombak sehingga sewaktu-waktu dapat putus total. Selain itu, di beberapa titik tertentu, di temukan jembatan kayu yang dibuat seadanya oleh warga untuk memberikan ruang bagi kendaraan roda dua untuk melintas.

Pengendara roda dua, empat, dan enam harus mengurangi kecepatan di atas rata-rata dan bermanuver untuk menghindari lubang-lubang yang terdapat di badan jalan yang mana dapat mengancam keselamatan berlalu lintas bagi pengendara.

Salah seorang pengendara sepeda motor saat melintas jalur jalan tersebut menuturkan bahwa dirinya cukup prihatin dengan kondisi jalan tersebut. Menurutnya, manakala pemerintah tidak memperbaiki segera maka sangat beresiko terjadi kecelakaan yang tidak diinginkan bersama.

“Bagi saya secara pribadi kondisi jalan ini sangat menyedihkan. Kalau misalkan ini tidak di perbaiki segera, dengan kondisi jalan seperti ini sangat beriso terjadi kecelakaan. Kita minta perhatian pemerintah untuk segera memperbaiki kondisi jalan ini sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas kendaraan yang hendak melewati jalur ini”, tukas Patrisius.

Baca Juga :  GPSP Dorong BPBD Ende Lakukan Studi Kelayakan Sebelum Pulangkan Pengungsi

Senada, Fransiskus Pati megatakan kondisi jalan yang rusak tersebut sangat rawan terhadap kecelakaan bagi pengendara roda dua.

Ia menyebut, di sepanjang jalan terdapat lubang menganga di mana saar musim penghujan banyak sekali kubangan akibat genangan air hujan.

“Ada beberapa titik yang akses jalan sangat sulit dilalui kendaraan karena ada banjir. Bahkan ada yang dekernya jebol akibat banjir di tahun-tahun sebelumnya.

Menurutnya, seringkali Ia jumpai ada sekelompok pemuda yang berinisiatif menutup lubang dengan mengunakan campuran pasir dan semen untuk mempermudah lalu lintas kendaraan.

“Itu pun tidak bertahan lama. Jadi kita minta pemerintah harus memperhatikan kondisi jalan itu dan segera memperbakinya. Kita juga minta pemerintah tidak boleh menutup mata”, pungkasnya.

Penulis : Mateus Bheri

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Ende Tahun 2026 Tercatat 63 Kasus; 5 Orang Meninggal Dunia
Bupati Badeoda Lantik Gabriel Dala Jadi Sekda Ende; Minta Benahi Birokrasi Berbelit-Belit
Kunjungi Ende, Wamen PU Instruksikan Percepatan Tanggap Darurat Infrastruktur Air Minum Perumda Tirta Kelimutu
Datangi Kantor DPRD dan Bupati Ende; Puluhan Kades Tergabung Dalam APDESI dan PPDI Sampaikan 8 Poin Tuntutan
Sempat Dikabarkan Batal Dibagikan ke KPM; 54 Ton Beras Rawan Pangan di Ende Disalurkan Secara Manual
754 Ton Beras Rawan Pangan Di Ende Gagal Salur, Ansel Kaise : Pemkab Segera Koordinasi Dengan Bapanas
Ratusan Unit Kendaraan Dinas Milik Pemkab Ende Tunggak Pajak
VBL Bawa Pesan Persatuan dan Solidaritas dalam Sosialisasi 4 Pilar di Sumba Tengah
Berita ini 109 kali dibaca