Program OVOP Pemprov NTT Bakal Rambah Pasar Internasional 

- Penulis

Selasa, 27 Mei 2025 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melaunching program One Village One Product atau OVOP, Gerakan Beli Produk NTT dan Kartu Kredit Pemerintah Desa (KKPD), Selasa 27 Mei 2025. Program OVOP merupakan salah satu janji politik pasangan Melki-Johni pada kampanye Pilgub yang lalu.

 

Total ada 44 produk dari seluruh kabupaten/kota di NTT yang dipamerkan pada lauching yang berlangsung di depan Gedung Sasando, Kantor Gubernur NTT.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Gubernur NTT, Melki Laka Lena mengatakan, program One Village One Product merupakan bentuk dukungan pemerintah untuk mewujudkan NTT maju, sehat, sejahtera dan keberlanjutan.

 

Baca Juga :  PA GMNI NTT Rintis UBSP Marhaen Berdikari, Gelar RAT Perdana Tahun Buku 2025 Serta Bagi SHU

Dia menyebut, program itu bukan sekedar ‘omon-omon’ tetapi sudah diterjemahkan dalam lima misi, tujuh pilah dan sepuluh program dasar.

 

“Jadi yang paling pertama utama adalah dari ladang dan laut, ke pasar secara efisien dan berkelanjutan,” ujar Gubernur Melki Laka Lena.

 

Menurut dia, program OVOP juga menggerakkan unit ekonomi di tingkat desa dan kelurahan melalui koperasi, UMKM dan inovasi lokal.

 

“Salah itu, satu instrumen utamanya adalah koperasi desa merah putih, dimana selaras dengan kebijakan Presiden RI, Prabowo Subianto,” ungkapnya.

 

Setiap desa dan kelurahan di NTT memiliki potensi unggulan yang bisa dipasarkan ke tingkat provinsi, nasional, internasional atau global.

Baca Juga :  Pemkab SBD dan Bank NTT Teken Kerja Sama SP2D Online Berbasis CMS

 

Hal ini diperkuat dengan kekayaan sumber daya alam, mulai dari pertanian, peternakan, hingga energi baru terbarukan serta potensi laut dengan lebih dari 2.500 spesies ikan dan 500 spesies karang.

 

“Kita ingin agar dari NTT ini, rakyat bisa kaya di negeri sendiri. Kita olah produk mentah menjadi bernilai tambah dan menjangkau pasar yang lebih luas,” ungkapnya.

 

Melalui OVOP, akan dibentuk peta potensi produk per desa yang kemudian dikembangkan ke tingkat kabupaten/kota hingga provinsi. kecamatan,

 

“Rencana lanjutan adalah mendirikan restoran model khas NTT di 10 kota besar Indonesia serta sentra promosi pariwisata dan investasi di daerah-daerah diaspora,” pungkas Melki.(SP)

Berita Terkait

PA GMNI NTT Rintis UBSP Marhaen Berdikari, Gelar RAT Perdana Tahun Buku 2025 Serta Bagi SHU
Pemkab SBD dan Bank NTT Teken Kerja Sama SP2D Online Berbasis CMS
VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Bank NTT Buka Donasi untuk Korban Banjir di Kabupaten Nagekeo
Bank NTT Serahkan Dana Sponsorship Rp 5 Miliar untuk Tour de EnTeTe 2025
Panen Perdana 15 Ton Hortikultura di Kebun Jane Belu, Bukti Nyata Jane Natalia Suryanto Bangun Sektor Pertanian dan Peternakan
Bank Jatim Resmi Jadi Pemegang Saham Bank NTT, Modal Inti Kini Penuhi Ketentuan OJK
Pemprov NTT dan Bank NTT Hadirkan Perlindungan Sosial bagi 1.565 Pekerja Rentan di Sumba Tengah.
Berita ini 1 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 09:55 WIB

PA GMNI NTT Rintis UBSP Marhaen Berdikari, Gelar RAT Perdana Tahun Buku 2025 Serta Bagi SHU

Minggu, 1 Maret 2026 - 15:15 WIB

Pemkab SBD dan Bank NTT Teken Kerja Sama SP2D Online Berbasis CMS

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:08 WIB

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Selasa, 16 September 2025 - 14:13 WIB

Bank NTT Buka Donasi untuk Korban Banjir di Kabupaten Nagekeo

Selasa, 9 September 2025 - 13:34 WIB

Bank NTT Serahkan Dana Sponsorship Rp 5 Miliar untuk Tour de EnTeTe 2025

Berita Terbaru

Ketua PMKRI Ende, Daniel Turof menyampaikan pernyataan sikap terkait penggusuran lapak jualan sempada Pantai Ndao Ende (Foto: Mateus Bheri/SP)

Ende

Puluhan Massa Aksi Geruduk Kantor Bupati Ende

Jumat, 27 Mar 2026 - 15:34 WIB