PT Citra Lodok Lestari, Siap Beli Komoditi Kacang Tanah Dan Jambu Mente Milik Petani Di Insana Fafinesu

- Penulis

Rabu, 11 Mei 2022 - 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kefamenanu, Savana paradise.com,_ Presiden director PT Citra Lodok Lestari, Cut Rizki Nur Intan bersama Operational director, Fransiskus Andre Djaga Jelamu pada selasa, (10/5/2022) membawa Mr.Adnan salah satu investor dari Dubai, Uni Emirat Arab, bertemu para petani di desa Fafinesu A, kecamatan Insana Fafinesu, kabupaten Timor Tengah Utara.

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka menjalin hubungan kerja sama dalam peningkatan produksi serta pemasaran hasil komoditas kacang tanah dan jambu mente bersama kelompok tani di wilayah kecamatan Insana Fafinesu.

Marselinus Salu, S.P, selaku koordinator PPL pada wilayah kecamatan Insana Fafinesu pada kesempatan tersebut memaparkan, luas lahan pertanian di wilayah Insana Fafinesu mencapai 20 ribu hektare yang terdiri dari lahan untuk tanaman pangan 10 ribu hektare, tanaman perkebunan 2 ribu hektare dan sisanya adalah berupa hutan rakyat, padang gembalaan dan hutan Negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menuturkan, jumlah kepala keluarga Tani sebanyak 1391 KK yang tersebar di 6 desa dan dari jumlah tersebut yang tergabung dalam kelompok tani sebanyak 952 KK atau 68,2% yang tersebar di 60 kelompok tani yang ada di wilayah Insana Fafinesu.

Baca Juga :  Puluhan Rumah Warga di Maukaro Ende Terendam Banjir

Untuk komoditas tanaman pangan, Marsel menjelaskan, dari total 1391 KK tani yang ada, terdapat 1300 KK yang mengusahakan budidaya tanaman kacang tanah, dengan luasan lahan berkisar 50 are hingga 1,5 hektare per petani, sehingga total luas lahan yang diusahakan mencapai 910 hektare yang tersebar di 6 desa.

“Produktivitas yang diperoleh berdasarkan hasil ubinan, mencapai 3 sampai 4 ton per hektare, sehingga produksi untuk setiap tahunnya mencapai 2730 ton per musim” jelas Marsel.

Selain itu, Marsel juga memaparkan bahwa untuk komoditi perkebunan khususnya Jambu mente, terdapat kurang lebih 21.450 pohon yang sementara siap untuk berproduksi.

Untuk tanaman Jambu mente ini, Marsel menguraikan bahwa rata-rata produksi mencapai 15 kg per pohon sehingga total produksi per tahun mencapai 321.750 kg atai 321,75 ton per musim.

Menanggapi pemaparan yang disampaikan oleh Marsel, Presiden director PT Citra Lodok Lestari, Cut Rizki Nur Intan menyampaikan, perusahaan yang dipimpinnya siap membangun kerja sama dengan para petani terutama yang mengusahakan tanaman kacang tanah dan jambu mente, jika spesifikasinya sesuai ketentuan.

Baca Juga :  GMNI Ende Ngaku Kecewa Tidak Bertemu Bupati Badeoda Saat Aksi Demonstrasi

“Spesifikasinya itu adalah kadar air dari masing-masing tanaman serta ukurannya. Ini penting agar kita bisa mampu bersaing di pasar Internasional” ungkap Rizki, sapaan akrab Cut Rizki Nur Intan.

“Kita akan membeli dalam jumlah yang cukup besar, karena hasil-hasil ini kita akan kirim ke Dubai dan Turki yang biasanya dalam sebulan bisa dikirim sampai 20 konteiner. Jadi kalau spesifikasinya sesuai maka komoditi yang diusahakan oleh petani ini akan saya ambil semuanya” sambung Rizki.

Terkait persoalan harga yang sering menjadi kendala yang dihadapi oleh para petani karena sering dijual dengan sistem ijon, Rizki menegaskan bahwa jika spesifikasi komoditi sesuai dengan yang dianjurkan perusahaan, dirinya tak akan tanggung-tanggung untuk membeli dengan harga tinggi.

“Saya akan mengambil dengan standar harga di pasar Internasional. Tujuan dari kerja sama ini adalah agar kita bisa saling menguntungkan, sehingga saya mau pastikan bahwa jika komoditinya sesuai spesifikasi, saya pasti membeli dengan harga tinggi” pungkas Rizki.

Penulis : Yuven Abi
Editor : Chen Rasi

Berita Terkait

SNBP 2026: 3.003 Siswa NTT Lolos, Strategi Talent Scouting Melki–Johni Berdampak
Sidang PS Sengketa Tanah Maulafa, Penggugat Tak Bisa Buktikan Batas Lahan
NasDem Sumba Tengah Kritik Pemberitaan Tempo, Tuntut Klarifikasi dan Permintaan Maaf
Framing “PT. Partai NasDem Indonesia Raya Tbk,DPW NasDem NTT tuntut Majalah Tempo minta maaf secara tertulis 
Cipayung Plus Menduga Adanya Intimidasi Dibalik Kehadiran Camat Enteng dan Sat Pol PP di Margasiswa PMKRI, Begini Penjelasan Camat
Buruknya Infrastruktur Jalan, Seorang Ibu Hamil di Ende Dibopong Jalan Kaki Selama Tiga Jam dan Melahirkan di Kampung Tetangga
Seruan Moral Seorang Anak Pedagang Kecil di Ndao Ende Saat Demo: Jangan Rampas Hak Kami
SPK Panaskan Mesin PAN NTT, Target Kursi Tambahan di Dapil II
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 20:43 WIB

SNBP 2026: 3.003 Siswa NTT Lolos, Strategi Talent Scouting Melki–Johni Berdampak

Jumat, 17 April 2026 - 18:00 WIB

Sidang PS Sengketa Tanah Maulafa, Penggugat Tak Bisa Buktikan Batas Lahan

Rabu, 15 April 2026 - 14:14 WIB

NasDem Sumba Tengah Kritik Pemberitaan Tempo, Tuntut Klarifikasi dan Permintaan Maaf

Rabu, 15 April 2026 - 13:12 WIB

Framing “PT. Partai NasDem Indonesia Raya Tbk,DPW NasDem NTT tuntut Majalah Tempo minta maaf secara tertulis 

Senin, 13 April 2026 - 21:11 WIB

Cipayung Plus Menduga Adanya Intimidasi Dibalik Kehadiran Camat Enteng dan Sat Pol PP di Margasiswa PMKRI, Begini Penjelasan Camat

Berita Terbaru