Gubernur NTT Minta OPD terkait serahkan Desain Pengembangan Kawasan Besipae

- Penulis

Minggu, 15 November 2020 - 11:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Soe, Savanaparadise.com,- Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat melakukan kunjungan kerja (kunker) di empat kabupaten yakni Kabupaten TTS, Malaka, Belu dan TTU pada tanggal 14 sampai dengan 18 November 2020.

Kunker hari pertama, Gubernur VBL mengunjungi TTS, tepatnya di Besipae Kecamatan Amanuban Selatan. Di mana terdapat lahan seluas 3.780 Ha yang merupakan aset Pemerintah Provinsi.Lahan ini akan dijadikan kawasan pertumbuhan ekonomi baru.

Dalam Kunker tersebut, Gubernur Viktor bersama rombongan dan Bupati TTS, Egusem Pieter Tahun, ST, MM langsung mengunjungi lokasi pembangunan Pom Bensin, lokasi penanaman Marungga, Lokasi pembangunan Ranch pengembangan Peternakan Sapi dan Lokasi bangunan aset Pemerintah yang tidak berfungsi. Saat itu juga para Pimpinan Perangkat Daerah mendapatkan arahan langsung untuk percepatan Desain Pembangunan Kawasan Besipae.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pasca Kunjungan ini, saya perintahkan Dinas Peternakan agar menduplikasi model ranch peternakan sapi yang ada di Sumba untuk diterapkan di Kawasan ini. Begitu juga Dinas Pertanian untuk Pengembangan marungga. TJPS agar disiapkan Luas lahannya beserta aspek teknisnya. Dinas Perindag mendesain kebutuhan pengadaan Mesin Pengering dan Mesin pengolahan Bubuk marungga serta Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup untuk memetakan kawasan Lokasi ini dan peruntukanya serta siapkan lahan 5 ha disini untuk Taman Sepe. Badan Aset dan Pendapatan mendesain Restoran dan Penginapan di kawasan ini untuk peningkatan pendapatan Pemprov,” tegas Gubernur Viktor.

Setelah itu Gubernur Laiskodat berdialog bersama para Usif dan masyarakat Besipae, terkait dengan pengembangan kawasan pertumbuhan ekonomi di tempat tersebu sekaligus mendengar langsung harapan mereka terkait pengembangan Kawasan Besipae.

“Ini aset Pemprov yang dikelola untuk kepentingan masyarakat dalam bentuk kolaborasi antar Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Desa agar lahan ini tidak dikelola seperti tahun-tahun sebelumnya. Di sini akan ada Pertanian, Peternakan, Perikanan, Restoran, Pom Bensin, Pariwisata. Oleh karena itu program kerja di sini sistemnya pemerintah hanya membantu dan masyarakat yang kerja dan menikmati hasilnya. Kita sunguh-sungguh untuk membangun dan Para Pimpinan OPD terkait saya beri target untuk mengimplementasikan programnya disini. Saya sebagai Gubernur menyampaikan apresiasi kepada para Usif dan masyarakat yang telah membantu pemerintah dalam penyelesaian permasalahan di lahan ini.” Ujar Gubernur VBL

Pada kesempatan tersebut, Usif Nope Nabuasa yang mewakili para Usif dan masyarakat juga menyampaikan harapannya terkait pembangunan kawasan Besipae.

“Bapak Gubernur, persoalan Besipae telah selesai pada 20 Agustus 2020. Saat itu Keluarga Nabuasa telah menyerahkan kepada Pemerintah untuk beraktivitas dan mengimplementasikan program kegiatannya disini. Harapan kami, Lahan ini agar bisa ditata kembali lebih baik sebagai akibat segelintir orang yang telah merusak lahan ini,” Ujar Usif Nabuasa.

Selanjutnya Gubernur bersama rombongan dan Bupati TTS bersama rombongan melanjutkan perjalan menuju Desa Bena untuk Panen Jagung Program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS).(SP/Humasntt)

Berita Terkait

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir
DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub
Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp
Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 
Politeknik St. Wilhelmus Boawae Cetak 126 Lulusan Baru, William Yani Wea: “Jangan Berhenti Belajar!”
Sulastri Sebut Kenaikan Tarif 300 Persen Karena Masukan DPRD NTT, Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Meradang
Sulastri Sebut Pergub 33/2025 Terbit Berdasarkan Masukan Resmi DPRD NTT
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 September 2025 - 21:39 WIB

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan

Selasa, 30 September 2025 - 18:40 WIB

Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir

Selasa, 30 September 2025 - 16:01 WIB

DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub

Selasa, 30 September 2025 - 12:44 WIB

Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp

Selasa, 30 September 2025 - 06:59 WIB

Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 

Berita Terbaru