Karo Kesra Ancam Ketua Komisi V DPRD NTT

- Penulis

Senin, 6 November 2017 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura NTT, Jimmy Sianto

Kupang, Savanaparadise.com,-  Ancam mengancam rupanya lagi trend di dunia birokrasi di NTT.  sebelumnya Wakil Walikota Kupang Hermanus Man mendapat ancaman dari ASN kali ini giliran ketua komisi V DPRD NTT, Jimmy Sianto mendapat ancaman dari kepala Biro Kesra Setda NTT, Bartol Badar.

Jimmy mengatakan ancaman Karo Kesra berawal dari sidang komisi bersama Biro Kesra. Dalam pembahasan RAPBD 2018 dengan Biro Kesra, menurut Jimy, kepala biro enggan membeberkan perincian anggaran pada kegiatan yang akan dilakukan, hanya menyampaikan secara gelondongan.

” Nah, kami minta dana gelondongan ini dirincikan, namun Kepala Biro Kesra menolak,” kata Jimmy kepada wartawan, Senin,06/11 di gedung DPRD NTT.

Akibatnya rapat komisi bersama Biro Kesra baru dilanjutkan pada Sabtu, 4 November 2017. Namun, hasilnya masih sama. Bahkan, lebih parah lagi, karena menurut Kepala Biro laporan kegiatan secara gelondongan atas perintah Gubernur.

Baca Juga :  Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

” Karo Kesra bilang Hati-hati Lu,” kata Jimmy mengutip ancaman Bartol Badar.

Jimmy menilai ancaman itu merupakan cara-cara preman. Jimmy mengatakan Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak boleh bertindak seperti preman.

” kalau mau jadi preman jangan mau jadi pejabat. sepertinya ada yang mau ditutupi oleh Karo Kesra,” kata Jimmy.

Hingga berita ini dirilis, Kepala Biro Kesra Bartol Badar belum berhasil dikonfirmasi wartawan. (SP)

Berita Terkait

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir
DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub
Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp
Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:08 WIB

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:57 WIB

Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta

Selasa, 17 Februari 2026 - 09:48 WIB

Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

Selasa, 30 September 2025 - 21:39 WIB

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan

Selasa, 30 September 2025 - 18:40 WIB

Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir

Berita Terbaru