Senator Medah Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Bagi Warga Amarasi Timur

- Penulis

Selasa, 5 September 2017 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Kupang, Savanaparadise.com,-
Senator/Anggota DPD RI asal NTT Drs. Ibrahim Agustinus Medah menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bagi warga masyarakat di Desa Siuf Oebesi, Kecamatan Amarasi Timur, Kabupaten Kupang pada Sabu, 22/7/2017. Dalam acara sosialisasi yang dihelat di halaman Depan Gedung GMIT Emanuel Siuf itu masyarakat mendesak pemerintah pusat dan aparat kemanan untuk segera menertibkan warga masyarakat NTT yang sudah terindikasi masuk dan bergabung dalam ormas-ormas radikal seperti HTI (Hizbuth Tharir Indonesia), ISIS dan sebagainya.

“Kami prihatin atas tindakan diskriminatif dari kaum mayoritas terhadap kaum minoritas di berbagai wilayah di Indonesia. Padahal Pancasila yang kita yakini sebagai dasar dan falsafah bangsa tidak mengajarkan tentang perilaku itu. Mahalan mengajarkan tentang toleransi dan saling menghargai. Bagaimana negara berperan untuk menghilangkan perilaku demikian,” ujar Yabson Amsikan ketika menyampaikan pendapatnya dalam acara sosialisasi itu.

Baca Juga :  Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu

Dia menuntut agar negara segera bersikap terhadap gerakan dari kaum radikal yang menebarkan ajaran yang bertentangan dengan Pancasila. “Bagi kami masyarakat mengeluarkan Perpu untuk membubarkan ormas-ormas itu belum menyelesaikan masalah. Harus diikuti dengan tindak tegas dari aparat negara,” kata Amsikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jery Banamtuan, saat itu mengatakan sangat disayangkan jika aliran radikal seperti HTI masuk melalaui lembaga pendidikan di NTT sehingga dibutuhkan sikap tegas dari aparat untuk mendata dan memantau pergerakan orang-orang yang sedang menebarkan ajaran radikal tersebut. Dia juga mengharapkan agar materi tentang Empat Pilar Kebangsaan ini terus disosialisasikan bahkan bila perlu dimasukan dalam kurikulum pendikan sejak SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi karena kalangan muda selalu menjadi sasaran untuk menyebarluaskan paham radikalisme untuk merusak tatanan berbangsa.

Baca Juga :  Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik

Senator Ibrahim Agustinus Medah pada kesempatan itu mengatakan, persoalan dasar terjadi penyebarluasan paham radikal yang mampu merekrut warga Indonesia yang banyak untuk bergabung, lantaran faktor kesulita ekonomi atau kemiskinan. “Pemerintah harus menyelesaikan akar persoalan yaitu menyelesaikan atau meminimalisir kemiskinan dengan memajukan sekktor pertanian,” ujar Medah.***

Foto; Senator/Anggota DPD RI asal NTT Drs. Ibrahim Agustinus Medah ketika melakukan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Desa Siuf Oebesi, Kecamatan Amarasi Timur, Kabupaten Kupang pada Sabu, 22/7/2017

Berita Terkait

Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik
Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital
Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu
Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan
Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:13 WIB

Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:14 WIB

Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:58 WIB

Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:08 WIB

Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Berita Terbaru