Demokrat Kecam Ucapan Victor Laiskodat

- Penulis

Jumat, 4 Agustus 2017 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Kupang, Savanaparadise.com,- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai Demokrat mengecam pernyataan Victor Laiskodat tentang sejumlah partai politik yang mendukung Ormas Intoleran di Indonesia. Dalam sebuh pidatonya ada sebagian kelompok anak bangsa yang ingin membangun satu negara yakni negara khilafah. Celakanya, partai- partai pendukungnya ada juga di NTT seperti Partai Demokrat. Mereka mendukung supaya kelompok ekstrim tumbuh di NTT.

Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat, Rahlan Naridig sampaikan ini kepada wartawan di Kupang terkait tuduhan salah satu parpol bahwa Demokrat adalah pendukung ormas radikal dan HTI yang layak dibunuh seperti PKI, Kamis (3/8).

Rahlan mengatakan, ada pernyataan tokoh parpol tertentu yang sengaja membentuk persepsi keliru tentang Demokrat dan munculnya kader terbaik dalam kontestasi politik 2018 di NTT. Karena itu, Demokrat menyatakan, (satu), tuduhan bahwa Demokrat adalah salah satu parpol yang pada tingkat nasional tidak mendukung Perpu pembubaran Ormas radikal sehingga harus “dibunuh” di NTT adalah upaya sistemasts dari kekuatan politik tertentu untuk menghancurkan kredibilitas Demokrat di NTT khususnya dan tingkat nasional umumnya. Pernyataan yang secara sederhana menyamakan sikap kristis terhadap Perpu dan pembubaran HTI dengan sikap mendukung HTI dan ormas radikal sangat tendensius, menzalimi dengan maksud agar Demokrat dijauhkan dari rakyat NTT.

(Dua), ajakan kepada rakyat untuk tidak mendukung dan tidak memberi tempat kepada Demokrat di NTT pasti berkaitan dengan kontestasi demokrasi yang segera aka berlangsung d NTT, baik terkait pilgub maupun pilkada 10 kabupaten. (Tiga), rakyat NTT diminta untuk tetap tenang bekerja, menjaga perdamaian dan keharmonisan dengan tidak gampang diprovokasi oleh peryataan- pernyataan politik tokoh tertentu yang hendak mengganggu keharmonisan relasi antarkelompok masyarakat NTT yang selama ini sduah terpelihara dengan baik.

(Empat), Demokrat di tingkat nasional termasuk NTT mendukung setiap ikhtiar pemerintah untuk menutup pintu terhadap tumbuh kembangnya ormas- ormas radikal d masyarakat yang secara tegas menolak ideologi Pancasila, NKRI, UUD 1945, dan anti kebhinekaan.

“Bagi Demokrat di seluruh wilayah republik, empat pilar bangsa adalah harga mati. Karena itu adalah menjadi panggilan sejarah Demokrat untuk terus mengawal Pancasila, NKRI, Kebhinekaan dan melaksanakan UUD 1945 secara murni dan konsekuen sebagai hukum negara tertinggi,” tandas Rahlan.

Baca Juga :  Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

Ia menyatakan, Demokrat adalah partai nasionalis yang menolak kelompok- kelompok radikal yang berbasis agama. Karena itu, tidak ada tempat bagi kelompok ormas seperti itu. Masyarakat NTT diminta untuk tidak terprovokasi dan ditakut- takuti dengan cara keji.

“Kita sangat sesalkan pernyataan salah satu tokoh pemimpin parpol yang sangat tidak patut dikemukakan di bumi NTT,” tegas Rahlan.

Beni Kabur Harman menyampaikan, sudah menjadi pengetahuan umum tokoh pemimpin parpol yang menuduh Demokrat sebagai pendukung ormas radikal dan HTI. Pernyataan politik seperti ini menunjukkan sebuah lompatan cara berpikir sesat. Pernyataan tersebut juga sebagai cerminan ketakutan dan kepanikan politik yang tidak ingin bersaing secara sehat dalam politik.

“Kami tidak ambil langkah hukum terkait pernyataan tokoh pemimpin parpol itu. Sikap kami yang tertuang dalam beberapa poin sudah sangat dalam dan menukik. Politisi yang pnya hati nurani pasti terhentak,” tegas Beni.(SP)

Berita Terkait

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:59 WIB

Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:48 WIB

Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:04 WIB

Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:08 WIB

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Berita Terbaru