Panitia Sail Komodo Telantarkan Penari Binaan Taman Budaya

- Penulis

Jumat, 13 September 2013 - 22:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuan Bajo, Savanaparadise.com,- Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man mengaku sangat kecewa dengan perlakuan Panitia Pelaksana Sail Komodo. Pasalnya penari Binaan UPTD Taman Budaya di telantarkan oleh panitia dan terkesan melakukan pembiaran hingga berujung sakit.

Herman yang didampingi Kepala UPTD Taman Budaya, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Yohana Lingu Lango, mengatakan hal itu ketika mendatangi Panitia Pelaksana Sail Komodo di media center Sail Komodo untuk memberitahukan dan menyampaikan rasa kecewanya.

Baca Juga :  Orang Muda di Ende Kritik Kebijakan Gubernur Soal Pembatasan Kendaraan Dalam Mengisi BBM Bersubsidi 

Menurut Herman bahwa penari dari Kupang tidak diterima dan dilayani dengan baik sehingga berdampak pada 7 orang penari itu harus jatuh sakit dan di bawah Puskesmas

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Herman juga menyampaikan bahwa dirinya sangat kecewa dengan pelayanan panitia pelaksana Sail Komodo dan pemerintah yang seolah-olah menelantarkan anak-anak binaan Taman Budaya Kupang itu.

“Anak-anak saya ditelantarkan sehingga mereka meregang sakit”, Kata Herman Kepada wartawan di Media Center, Jumad 13/9 tadi, tepatnya pukul 21.45 Wita.

Baca Juga :  Bupati Badeoda Lantik Kadis Dukcapil Ende; Yopi Dosi Woda Komit Ubah Pola Pelayanan Berbasis Desa dan Kecamatan

Hal ini juga dibenarkan Yohana Lingu Lango bahwa 7 orang anak binaan instansi yang dipimpinnya itu mengalami sakit. Penyakit yang dialaminya adalah menceret dan muntah-muntah.

Untuk mendapatkan pertolongan pertama, Herman Man dan Yohana lingu Lango telah membawa 7 orang penari yang menderita penyakit menceret itu ke Puskesmas terdekat. (RM)

Berita Terkait

Breaking News, Kejari Ende Geledah Dokumen di Kantor Dinas P dan K
8 OPD di Ende Belum Punya Pimpinan Defenitif; Arkadeus Sebut Konsolidasi Organisasi Tidak Maksimal
Satlantas Polres Ende Bangun Sinergi Bersama FLLAJ Dalam Upaya Tekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas
Polres Ende Tahan 3 Tersangka Dugaan Tindak Pidana Narkotika Jenis Ganja; Hasil Tes Urine Dua Tersangka Positif
Bupati Badeoda Lantik Kadis Dukcapil Ende; Yopi Dosi Woda Komit Ubah Pola Pelayanan Berbasis Desa dan Kecamatan
Bupati Beberkan Isi Pertemuan Bersama Tokoh Masyarakat Soal Dugaan Kos Kosan Jadi Tempat Prostitusi Online di Ende
Lantik Pengurus PMI Ende Periode 2025 – 2030, Alfridus Seran; Bangun PMI Ende Agar Jadi Gembala Kemanusian
Bupati Minta BKPSDM Panggil Oknum ASN Yang Diduga Terlibat Protitusi Online di Ende
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:22 WIB

Breaking News, Kejari Ende Geledah Dokumen di Kantor Dinas P dan K

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:34 WIB

8 OPD di Ende Belum Punya Pimpinan Defenitif; Arkadeus Sebut Konsolidasi Organisasi Tidak Maksimal

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:05 WIB

Satlantas Polres Ende Bangun Sinergi Bersama FLLAJ Dalam Upaya Tekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas

Senin, 27 Juli 2026 - 13:19 WIB

Bupati Badeoda Lantik Kadis Dukcapil Ende; Yopi Dosi Woda Komit Ubah Pola Pelayanan Berbasis Desa dan Kecamatan

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:14 WIB

Bupati Beberkan Isi Pertemuan Bersama Tokoh Masyarakat Soal Dugaan Kos Kosan Jadi Tempat Prostitusi Online di Ende

Berita Terbaru