Tiga Sumur Dan Pompa Air Untuk Kawasan Ternak Sumba Timur

- Penulis

Jumat, 24 Agustus 2012 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Kawasan penggembalaan ternak Sumba Timur telah ditinjau Gubernur NTT, Frans Lebu Raya beberapa waktu lalu. dan hasil tinjauan itu dipastikan untuk dibangun sarana penunjang. Sarana penunjang itu berupa 3 sumur air dengan pompa mesin yang dibantu dan akan dibangun di kawasaan padang pengembalaan ternak.

Rencana ini juga adalah bagian dari komitmen Pemprov NTT untuk menjadikan Sumba Timur sebagai salah satu lumbung ternak. setelah Sebelumnya Presiden RI, Susilo Bambang Yudoyono telah menggunjungi desa Maubokul di Sumba Timur, yang merupakan salah satu sentra pengembangan ternak.
“Tujuannya adalah untuk memudahkan para peternak mendapatkan air minum bagi ternak gembalaan mereka”, Kepala Dinas Peternakan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Ir. Samuel Rebo kepada Savanaparadise.com, kamis, 23/08, di Kupang.

Baca Juga :  Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

Dikatakan Rebo, bahwa sebelum bantuan untuk peternakan itu disalurkan atau tiba di kelompok masyarakat maka yang perlu disiapkan adalah penataan kawasan ternak karena cara beternak masyarakat Sumba berbeda dengan daerah lain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau daerah lain membuat kandang untuk ternak, sedangkan di Sumba yang dikandangkan adalah lahan pertanian. Ini perlu kita siasati sehingga tidak mengganggu lahan pertanian masyarakat setempat”. Ungkap Samuel Rebo.

Baca Juga :  Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda

Dikatakan juga bahwa tiga buah sumur tersebut merupakan bantuan untuk memberi pakan bagi ternak, sumur tersebut masing-masing berkedalaman kurang lebih 50 cm, sehingga dibutuhkan bantuan mesin pompa.

“Mesin pompa sudah ada, jadi tanggal 4 atau tanggal 8 nanti kita akan turun lagi untuk peninjauan lebih lanjut. Sehingga sarana lahan ternak benar-benar siap menampung ternak yang diperkirakan masing-masing kelompok peternak mandapat bantuan 500-an ekor ternak Sapi”. tandasnya. (Rey)

Berita Terkait

Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir
DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:48 WIB

Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:04 WIB

Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:08 WIB

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:57 WIB

Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta

Selasa, 17 Februari 2026 - 09:48 WIB

Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

Berita Terbaru

Kondisi salah satu rumah warga di Dusun Nioniba isi dalam rumah dipenuhi lumpur sesudah banjir (Foto: Mateus Bheri/SP)

Ende

Puluhan Rumah Warga di Maukaro Ende Terendam Banjir

Sabtu, 7 Mar 2026 - 08:15 WIB