Yance Sunur Belum Dapat SK dari PDIP

- Penulis

Selasa, 19 Juli 2016 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ketua Fraksi PDIP, Gusti Beribe
ketua Fraksi PDIP, Gusti Beribe

Kupang, Savanaparadise.com,- Yance Sunur, Calon petahana di Kabupaten Lembata belum mendapat Surat keputusan (SK) pencalonan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).

Hal ini dikatakan Wakil Ketua DPD PDIP NTT, Gusti Beribe kepada SP, Selasa, 19/07 di ruang Fraksi DPRD NTT. Menurutnya DPP PDIP hanya memberikan Surat Tugas untuk melakukan konsilidasi terkait Pilkada kabupaten Lembata yang akan berlangsung pada tahun 2017 mendatang.

Baca Juga :  Anggaran Pilkades Capai 3,9 M, Komisi 1 DPRD Ende Minta Dikaji Ulang

“ Yance hanya dapat surat tugas bukan SK. Surat tugas itu isinya untuk melakukan konsilidasi terkait pilkada Lembata. Salinan pasti DPP juga dapat,” kata ketua Fraksi PDIP ini.

Menurutnya Surat tugas itu bukan Supersemar. Surat tugas itu sifatnya penugasan untuk melakukan konsilidasi dan mencari sosok wakil bupati yang mendampinginya dalam pilkada Lembata.

“ jadi jangan salah artikan surat tugas itu. termasuk Viktor Mado Watun, Yance juga harus ajak bicara dan kader kader partai di lembata,” Kata Gusty.(SP)

Berita Terkait

KM Lawit Tabrak Dermaga Ippi, KSOP dan PELNI Dapat Catatan Kritis Dari Dewan di Ende
KM Lawit Tabrak Dermaga, Kondisi Kapal Rusak dan Bocor
Sorot Rencana Anggaran PKK 500 Juta, Komisi 1 DPRD Ende: Outputnya Apa?
Bunda Julie Laiskodat Akan Dilantik Jadi Ketum PERKEMI NTT; Datangkan Pelatih Jepang untuk Nagoya 2027
Anggaran Pilkades Capai 3,9 M, Komisi 1 DPRD Ende Minta Dikaji Ulang
DLH Ende Akan Beri Sanksi Jika Ditemukan Limbah Pabrik Tempe Tahu Cemari Lingkungan Air dan Udara
Surat Sakti Kepsek Kuburkan Mimpi Guru Honor di Ende Untuk Jadi P3K; 16 Tahun Mengabdi Sia-Sia
Limbah Tahu Tempe Picu Aroma Tidak Sedap, Anggota DPRD Ende Minta Izin Usaha Dicabut
Berita ini 8 kali dibaca
Tag :