Serangan Belalang Kumbara Resahkan Warga Sumba Timur

- Penulis

Sabtu, 25 Juni 2016 - 21:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Belalang Kumbara/Foto Rahmat Adinata
Belalang Kumbara/Foto Rahmat Adinata

Waingapu, Savanaparadise.com, Beberapa pekan terakhir hama belalang Kumbara mulai bermunculan di beberapa kecamatan di Sumba Timur. Awalnya belalang dalam jumlah yang tidak wajar ini hanya bermunculan di badan jalan dan padang penggembalaan. selain jumlahnya yang banyak belalang ini juga masih dalam ukuran kecil.

Rahmat Adinata dari Gerakan Petani Nusantara mengatakan serangan hama belalang kumbara tersebut sudah dalam ukuran yang besar. Walau sudah di basmi dengan menggunakan pestisida namun usaha tersebut tidak membuahkan hasil.

Baca Juga :  Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu

” sekarang belalang sudah besar sejak ketemu 12 juni 2016 di daerah Yubuway. masyarakat yubuway sudah melakukan tindakan penyemprotan dengan pestisida kimia atas bantuan dari dinas pertanian kabupaten sumba timur. namun mengingat penanganan yang manual hasil yang diporoleh tidak sesuai harapan,” Rahmat Adinata ketika di hubungi Savanaparadise.com, sabtu, 25/06.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

FB_IMG_1466860256841-1

Dijelaskannya belalang kumbara (locusta Migratoria) sudah meranggsek ke daerah pemukiman penduduk di Yubuway sebelah Timur kemudian pergerakan sudah menuju arah Dusun Wera Desa Kadumbul, kecamatan Pandawai.

Baca Juga :  Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik

” sangat meresahkan sebab sebagian penduduk seperti di Yubuway sedang melakkan sekolah lapang pertanian organik (SLPO) dengan budidaya hortikultura.kemudian di Wera juga akan melakukan kegiatan yang sama dengan budidaya bawang merah dan hortikultura,” paparnya.

FB_IMG_1466860253854-1

Menurutnya dengan kondisi tersebut petani sangat khawatir dengan adanya gerombolan belalang.(SP)

Berita Terkait

Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik
Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital
Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu
Bank NTT Gandeng Sinode GKS, Perluas Akses KUR untuk Perkuat UMKM di Sumba
Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan
Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Berita ini 8 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:13 WIB

Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:14 WIB

Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:58 WIB

Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:36 WIB

Bank NTT Gandeng Sinode GKS, Perluas Akses KUR untuk Perkuat UMKM di Sumba

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:08 WIB

Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan

Berita Terbaru