Senator Ibrahim Medah Bangkitkan Semangat Pengamalan Empat Pilar di Rote Ndao

- Penulis

Selasa, 7 Juni 2016 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

medah empat pilar

Ba’a, Savanaparadise.com,- Senator/Anggota MPR dari DPD asal NTT Drs. Ibrahim Agustinus Medah berkesempatan untuk membangkitkan semangat penghayatan dan pengamalan nilai-nilai yang terkandung dalam Empat Pilar Kebangsaan bagi masyarakat di Desa Mukekuku, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao. Keempat Pilar Kebangsaan itu adalah Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Acara yang dikemas dalam bentuk Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan itu berlangsung di Gedung Gereja Laharoi Danalon, Desa Mukekuku, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao, Jumad (3/6/2016) itu dihadiri sekitar 150 orang yang terdiri dari aparat pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, petani dan nelayan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ibrahim Medah saat itu menjelaskan, MPR terdiri atas Anggota DPR dan Anggota DPD yang dipilih melalui pemilihan umum dan merupakan lembaga permusyawaratan rakyat yang berkedudukan sebagai lembaga negara. “Dan saya yang bapa mama pilih waktu Pemilu menjadi salah satu anggotanya yang bertugas memasyarakatkan ketetapan MPR, Memasyarakatkan Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika, Mengkaji sistem ketatanegaraan, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta pelaksanaannya dan Menyerap aspirasi masyarakat berkaitan dengan pelaksanaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945,” jelas Medah.

Baca Juga :  Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik

Dikatakannya, tujuan diselenggarakan sosialisasi itu diantaranya untuk meningkatakan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika dan Ketetepan MPR. Juga untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya seluruh penyelenggara pemerintah dan masyarakat memahami serta menerapkan nilai-nilai luhur bangsa dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Desa Mukekuku, Johanis Th. Latumanase pada kesempatan itu mengatakan, sebagai masyarakat di pedesaan merasa aneh dengan Bangsa Indoensia karena meskipun memiliki Empat Pilar Kebangsaan tetapi masih terjadi penindasana terhadap bangsa sendiri yang dilakukan oleh kelompok-kelompok yang mengatasnamakan suku, agama dan RAS.

Baca Juga :  Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital

“Kami harapkan agar Bapak Senator Medah bisa menyuarakan aspirasi kami ini di pusat agar pemerintah bisa lebih tegas terhadap orang-orang yang melakukan penindasan,” katanya.

Tokoh masyarakat di Desa Mukekuku Win Lango, saat itu mempertanyakan tentang komitmen dan tanggungjawab pemerintah pusat terhadap masyarakt di Kabupaten Rote Ndao yang berbatasan dengan Australia, karena perlindungan terhadap warga negara Indonesia di Rote Ndao belum maksimal. “Banyak nelayan kita dari Papela, Rote Timur yang ditangkap sepihak oleh Australia ketika sedang melaut, padahal itu masih di wilayah Indonesia,” katanya.

Terhadap masukan yang dikemukakan itu Senator Ibrahim Agustinus Medah berkomitmen untuk memperjuangkannya di tingkat pusat agar menjadi perhatian serius, karena mengingat wilayah Rote Ndao merupakan daerah terdepan yang berbatasan dengan Australia.(LTL/SP)

Berita Terkait

Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik
Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital
Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu
Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan
Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
Berita ini 3 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:13 WIB

Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:14 WIB

Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:58 WIB

Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:08 WIB

Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Berita Terbaru