Riwu Ga Sang Teropong Kemerdekaan yang dilupakan.DPD GMNI NTT Dorong Pemprov NTT beri Nama jalan Riwu Ga

- Penulis

Jumat, 1 Agustus 2025 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang,Savanaparadise.com– Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Nusa Tenggara Timur (DPD GMNI NTT ) mendorong pemerintahan Provinsi NTT memberi nama Jalan dengan Nama Riwu Ga.Hal ini di sampaikan Sekretaris DPD GMNI NTT di Kupang pada Jumat, 1 Agustus 2025.

Sekretaris DPD GMNI NTT, Yakobus Madya Sui mengatakan usulan tersebut memang ada dasar yang jelas bahwa mengingat nama- nama jalan diambil dari nama flora, fauna dan nama geografis serta dapat pula diambil dari nama lainnya sepanjang tidak menimbulkan pertentangan baik unsur politik maupun Suku, Agama, Ras, serta Antar Golongan seperti nama orang sebagai wujud penghargaan terhadap tokoh nasional dan tokoh masyarakat tertentu yang telah meninggal dunia dan berjasa kepada bangsa dan negara serta daerah.

Riwu Ga adalah salah satu tokoh yang menjadi inspirasi cinta tanah air, dan setia pada kehendak bangsa yang merdeka. Ia adalah pengawal serta pelayan pemimpin perjuangan kemerdekaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terompet Proklamasi itulah gelar yang diberikan kepada Riwu Ga, pemuda asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dengan berani dan nekat mengabarkan berita kemerdekaan pada masyarakat Jakarta. Belum banyak radio dan tak ada siaran langsung, sehingga praktis rakyat biasa mendengar berita kemerdekaan dari mulut Riwu Ga.

Baca Juga :  Perkuat peran lembaga penyiaran dalam mendukung pembangunan daerah, Gubernur NTT Bakal Buka Workshop dan Rakerda KPID NTT

Riwu Ga juga adalah satu-satunya anak NTT yang ikut serta dalam memproklamirkan kemerdekaan.

Setelah proklamisi Kemerdekaan ia menyiarkan Berita bahwa Indonesia telah merdeka dengan menggunakan mobil, menggenggam mengafon dengan suara lantang meneriakan bahwa Indonesia merdeka, di tangan yg satunya memegang bendera, walau sempat dicegal tentara Jepang ia terus berani meneriakan Indonesia telah Merdeka.

Sosok Riwu Ga dikenal dengan sangat heroik dan sudah di kenal luas, seolah sunyi di mata pemerintah, tak nampak jelas namanya. Ini sangat memilukan kalau-kalau kita menguburkan tokoh patriotisme anak bumi sendiri dari NTT.

Namanya hanya terpajang diperpusatakaan Nasional, tercatat rapi di dokumen sejarah perjuangan kemerdekaan oleh karena itu kita patut mendorong pemerintah Provinsi NTT untuk di Beri Nama Jalan di Nusa Tenggara Timur.Tegas Yakob

Ia melanjutkan sudah saat dan semestinya dan bahkan seharusnya wajib menyemangati Tekad, keyakinan dan kekuatan Mental anak NTT bahwa kita punya Riwu Ga. Anak Kepercayaan Sukarno, tinggal bersama Sukarno untuk menjaga dan melayani serta berada digaris terdepan teriakan Indonesia telah Merdeka setelah Sukarno membaca Proklamasi Kemerdekaan di Jakarta, pada 17 Agustus 1945.

Baca Juga :  Gubernur NTT Jadi Inspektur upacara Hardiknas,,Melky-Jhoni Launching Pergub meja belajar 

Dan perlu diketahui bahwa Riwu Ga yang saat ini dikenal sebagai teropong Kemerdekaan meninggal pada 17 Agustus 1996 setelah Bendera Merah putih diturun pada sore hari pada usia yang ke 78.

Jika ditarik dalam implikasi kepercayaan kekuatan spiritualitas, bahwa Riwu Ga seolah ditakdirkan hadir sebagai pengawal proklamator juga pewarta Kemerdekaan Indonesia.

Seusai perjuangannya Riwu Ga kembali ke kampung halaman di Nusa Tenggara Timur dan meninggal pada usia 78 tahun, tepat pada saat upacara penurunan bendera merah putih, senja hari 17 Agustus 1996, atau tepat 51 tahun ketika ia berkeliling Kota Jakarta menyebarkan berita kemerdekaan. Ia lahir di Desa Depe, dekat Kota Seba di Pulau Sabu, NTT, yang terletak di batas Samudera Hindia.***

Berita Terkait

Menjelang Konferda II ,PA GMNI NTT Gelar Aneka Bakti, Bukti Kontribusi Nyata Bagi Pembangunan Daerah NTT
PERMASA Kupang Kecam Dugaan Percobaan Pemerkosaan Siswi SD di Lobolauw, Dukung Polres Sabu Raijua Usut Tuntas dan Transparan
Ambil Langkah Pencegahan Kekerasan Dilingkungan Sekolah,Asti Laka Lena Kukuhkan Satgas PPKS,SMKN 5 Siap Penguatan Karakter Di MPLS
Upaya Tekan Kasus Kekerasan di Lingkungan pendididikan, Ketua TP PKK Prov.NTTDorong Optimalisasi Guru BK & Satgas PPKS
KPID NTT Bangun Sinergi Bersama RRI Kupang Perkuat Siaran Sehat Bagi Publik
Ambrosius Kodo Tekankan Disiplin dan Optimalisasi PAD dalam Apel Virtual WFA Dinas PK NTT
Sidang Penyelesaian Sengketa informasi Muchtar Djafar Adam & BPN Manggarai Barat Digelar,Pemohon Cabut Sengketa Secara Resmi
KPID NTT Dorong TVRI Perluas Jangkauan Siaran Piala Dunia
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:22 WIB

Menjelang Konferda II ,PA GMNI NTT Gelar Aneka Bakti, Bukti Kontribusi Nyata Bagi Pembangunan Daerah NTT

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:27 WIB

PERMASA Kupang Kecam Dugaan Percobaan Pemerkosaan Siswi SD di Lobolauw, Dukung Polres Sabu Raijua Usut Tuntas dan Transparan

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:40 WIB

Ambil Langkah Pencegahan Kekerasan Dilingkungan Sekolah,Asti Laka Lena Kukuhkan Satgas PPKS,SMKN 5 Siap Penguatan Karakter Di MPLS

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:03 WIB

KPID NTT Bangun Sinergi Bersama RRI Kupang Perkuat Siaran Sehat Bagi Publik

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:40 WIB

Ambrosius Kodo Tekankan Disiplin dan Optimalisasi PAD dalam Apel Virtual WFA Dinas PK NTT

Berita Terbaru