Pj. Gubernur Andriko Berharap KPPI Jadi Mitra Pemerintah Selesaikan Permasalahan di NTT

- Penulis

Sabtu, 1 Februari 2025 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pose bersama Pj. Gubernur NTT, Andriko Noto Susanto saat menghadiri Musda ke III KPPI NTT (Foto: Istimewa)

Pose bersama Pj. Gubernur NTT, Andriko Noto Susanto saat menghadiri Musda ke III KPPI NTT (Foto: Istimewa)

Kupang, Savanaparadise.com,- Penjabat Gubernur NTT, Andriko Noto Susanto berharap Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Provinsi NTT menjadi mitra pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan di daerah seperti masalah TPPO, stunting, kemiskinan dan Kemiskinan Ekstrem.

Pj. Gubernur Andriko menyampaikan ini pada saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) ke III KPPI NTT bertempat di Hotel Sahid T-More Kupang pada Sabtu, (1/2/2025) yang dihadiri pula oleh Ketua DPRD Provinsi NTT, Emilia Nomleni, Perwakilan Anggota DPRD Provinsi NTT, Perwakilan DPP KPPI, Pengurus DPD KPPI Kabupaten/Kota, Ketua dan anggota Partai Politik se-Provinsi NTT serta Ketua Organisasi Perempuan se- Provinsi NTT.

Menurutnya, Musda ke III ini merupakan langkah pengembangan organisasi KPPI NTT sehingga dapat memberi manfaat yang besar bagi anggota organisasi dan pembangunan NTT.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Musda ini kiranya menjadi ajang untuk mengevaluasi program dan kegiatan yang telah dilakukan oleh KPPI sebelumnya, dan mampu menghasilkan pengurus yang handal, tangguh serta mampu untuk membawa KPPI NTT yang lebih maju dalam mewujudkan kesetaraan gender guna meningkatkan partisipasi perempuan dalam pembangunan daerah” kata Andriko.

Baca Juga :  HUT ke- 81 Kejaksaan; Kejari Ende Berupaya Kembalikan Kepercayaan Publik Lewat Penegakan Hukum Yang Humanis dan Berintegritas

Andriko juga mengatakan sesuai dengan tema Musda “Perempuan, Kekuasaan dan Pengambilan Keputusan”, dirinya berharap agar kiranya KPPI NTT tetap berfokus pada upaya untuk meningkatkan jumlah perempuan yang duduk di lembaga legislatif, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Menurut dia hal ini bertujuan agar suara perempuan dapat terwakili dengan baik dalam pembuatan kebijakan publik. “KPPI NTT juga hendaknya menjadi wadah bagi perempuan berpolitik untuk memperkuat jejaring dan membangun solidaritas,” pintah Andriko.

Ia mengatakan peran Perempuan di NTT ini sungguh luar biasa, terdapat 15 anggota DPRD Provinsi NTT dan 2 Pimpinan DPRD dari Perempuan. Baginya ini sebuah prestasi yang sungguh luar biasa.

Tak lupa, Pj. Gubernur Andriko juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ibu Ketua DPRD Provinsi NTT atas sejumlah Perda yang telah didesain untuk meningkatkan SDM NTT.

“Saya berterima kasih atas kolaborasi yang telah kita jalin untuk mengatasi sejumlah isu strategis TPPO, stunting, kemiskinan dan Kemiskinan Ekstrem sehingga endingnya adalah bersama kita dapat mewujudkan generasi penerus yang hidup sehat, aktif dan produktif. Saya yakin melalui KPPI NTT ini, politik NTT dapat terus maju,” ucap Pj. Andriko.

Baca Juga :  Kapolres Ende dan Ketua Bhayangkari Serahkan Bantuan Perlengkapan Sekolah Untuk Siswa SD

Sebelumnya Ketua KPPI NTT, Ana Waha Kolin, SH pada sambutannya menyatakan bahwa KKPI didirikan oleh 9 partai politik sebagai wujud kepedulian atas minimnya keterwakilan perempuan di lembaga legislatif sedangkan KPPI NTT telah hadir di NTT sejak tahun 2007.

“Politik dinamis diibaratkan seperti aliran sungai, bukan tiran dan bukan ambisi, pada kesempatan ini kita harus menjembatani suara rakyat untuk bersatu dan berdaulat dalam bingkai keadilan dan kesetaraan gender. Olehnya, saya mengajak kita semua untuk bergandengan tangan keterwakilan 30% perempuan demikian juga dibidang eksekutif dan yudikatif, kita semua harus punya peran untuk mewujudkannya,” sebutnya.

“Kita harus berbangga karena DPRD Periode 2024-2029 terdapat 15 srikandi hebat, dengan 2 pimpinan DPRD perempuan dari total 65 anggota DPRD perempuan, memang kita sadari belum terdapat keterwakilan perempuan di sejumlah kabupaten ini pekerjaan rumah kita bersama. Perempuan harus bersatu membangun kekuatan yang solider, persaudaraan sejati harus ada disetiap langkah juang sebab tidak ada demokrasi tanpa keterwakilan perempuan,” pungkas Ana Waha Kolin. (SP)

Berita Terkait

Diaspora Ende Lio Sare Kutai Timur Kaltim Bagikan Susu Kotak dan Makanan Ringan Untuk Anak TK Serta SD
BPBD Ende Laporkan Data Pengungsian Terpusat Nol; Faktanya di Maukaro Masih Ada
Sisir Wilayah Utara Ende, Diaspora Ende Lio Sare Kutai Timur Kaltim Serahkan Bantuan Sembako dan Susu Untuk Kelompok Rentan
Peduli Gempa Flores; Diaspora Ende Lio Sare Kutai Timur Kaltim Salurkan Bantuan Bagi Lansia di Ende
Kapolres Ende dan Ketua Bhayangkari Serahkan Bantuan Perlengkapan Sekolah dan Susu Untuk Para Pelajar
HUT ke- 81 Kejaksaan; Kejari Ende Berupaya Kembalikan Kepercayaan Publik Lewat Penegakan Hukum Yang Humanis dan Berintegritas
Kapolres Ende dan Ketua Bhayangkari Serahkan Bantuan Perlengkapan Sekolah Untuk Siswa SD
Fraksi Golkar DPRD Ende Ungkap Masih Ada Warga Terdampak Membutuhkan Bantuan dan Perhatian Pemerintah
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 07:39 WIB

Diaspora Ende Lio Sare Kutai Timur Kaltim Bagikan Susu Kotak dan Makanan Ringan Untuk Anak TK Serta SD

Selasa, 8 September 2026 - 12:43 WIB

BPBD Ende Laporkan Data Pengungsian Terpusat Nol; Faktanya di Maukaro Masih Ada

Minggu, 6 September 2026 - 16:48 WIB

Sisir Wilayah Utara Ende, Diaspora Ende Lio Sare Kutai Timur Kaltim Serahkan Bantuan Sembako dan Susu Untuk Kelompok Rentan

Sabtu, 5 September 2026 - 08:49 WIB

Peduli Gempa Flores; Diaspora Ende Lio Sare Kutai Timur Kaltim Salurkan Bantuan Bagi Lansia di Ende

Kamis, 3 September 2026 - 09:49 WIB

HUT ke- 81 Kejaksaan; Kejari Ende Berupaya Kembalikan Kepercayaan Publik Lewat Penegakan Hukum Yang Humanis dan Berintegritas

Berita Terbaru