Laporan polisi Istri Bupati Ende adalah Bentuk Intimidasi,Ketua PMKRI Ende: Saat Kejadian Saya di Jakarta 

- Penulis

Senin, 11 Mei 2026 - 15:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ende,Savanaparadise.com,- Ketua PMKRI Cabang Ende, Daniel Turot, mengaku diperiksa selama lebih dari satu jam oleh penyidik Satreskrim Polres Ende terkait dugaan pengancaman terhadap anak di bawah umur.

Daniel menyebut laporan tersebut diajukan oleh istri Bupati Ende melalui kuasa hukumnya. Dalam pemeriksaan itu, penyidik melontarkan sekitar 20 lebih pertanyaan yang berfokus pada aksi mahasiswa di rumah jabatan Bupati Ende pada 8 April 2026.

” Ada sekitar 20 lebih pertanyaan. Pertanyaannya seputar kejadian aksi di rumah jabatan waktu tanggal 8 bulan 4 tahun 2026,” ujar Daniel ketika dihubungi team Media,Usai diperiksa oleh penyidik Polres Ende, Senin, 11/05/2025.

Meski dimintai klarifikasi dalam kasus dugaan pengancaman terhadap anak di bawah umur, Daniel menegaskan dirinya tidak berada di lokasi aksi saat peristiwa terjadi.

” Klarifikasi atas dugaan intimidasi terhadap anak di bawah umur, tetapi dalam aksi tersebut saya di Jakarta. Saya tidak terlibat dalam aksi tersebut,” katanya.

Ia menduga laporan yang dilayangkan kepada dirinya adalah bentuk intimidasi dari kekuasaan untuknya agar berhenti berpihak pada kepentingan rakyat. Meski demikian, ia mengaku tidak takut sedikitpun untuk tetap berpihak pada kelompok-kelompok yang ditindas oleh kekuasaan.

Baca Juga :  Mendagri Tito Karnavian Kunjungi Korban Gempa Flores di Ende, Prioritaskan Evakuasi dan Tolong Korban

” Cuma untuk intimidasi,” katanya.

Pemeriksaan terhadap Ketua PMKRI Ende itu berlangsung di Polres Ende sebagai bagian dari proses klarifikasi atas laporan yang masuk ke penyidik Satreskrim.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak pelapor terkait perkembangan perkara tersebut.
Deskripsi SEO:

Ketua PMKRI Ende, Daniel Turot, mengaku diperiksa lebih dari satu jam oleh Polres Ende terkait dugaan intimidasi terhadap anak di bawah umur dalam aksi di rumah jabatan Bupati Ende.

Penulis : Tim Redaksi (DD)

Berita Terkait

Kunjungi Ende, Wamen PU Instruksikan Percepatan Tanggap Darurat Infrastruktur Air Minum Perumda Tirta Kelimutu
Datangi Kantor DPRD dan Bupati Ende; Puluhan Kades Tergabung Dalam APDESI dan PPDI Sampaikan 8 Poin Tuntutan
Sempat Dikabarkan Batal Dibagikan ke KPM; 54 Ton Beras Rawan Pangan di Ende Disalurkan Secara Manual
754 Ton Beras Rawan Pangan Di Ende Gagal Salur, Ansel Kaise : Pemkab Segera Koordinasi Dengan Bapanas
Ratusan Unit Kendaraan Dinas Milik Pemkab Ende Tunggak Pajak
Sambut Harlantas Bhayangkara Ke-71, Satlantas Polres Ende Bagikan Sembako Kepada Pengemudi Ojek dan Warga Kurang Mampu
Putri Pariwisata Indonesia 2026 Bersama Levico Butik Bagikan Paket Sembako Untuk Warga Terdampak Gempa di Ende
Terima 7 M Dari Dana Banpres, Dinas PK Ende Gunakan Untuk Pengadaan Tenda Darurat di 227 Sekolah 
Berita ini 56 kali dibaca