Hampir Semua Desa Belum Lakukan Pencairan DD Tahap III, Milyaran Rupiah Dana Desa Di TTU Terancam Hangus

- Penulis

Selasa, 14 Desember 2021 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt. Kadis PMD TTU, Kristoforus Abi (Foto : Yuven Abi/Savana Paradise.com)

Plt. Kadis PMD TTU, Kristoforus Abi (Foto : Yuven Abi/Savana Paradise.com)

Kefamenanu, Savana paradise.com,- Hampir seluruh Desa di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) hingga penghujung tahun 2021 belum lakukan pencairan Dana Desa (DD) tahap III.

Akibat dari keterlambatan ini, milyaran rupiah DD tahap III di TTU terancam hangus.

Hal ini disampaikan Plt. Kepala Dinas PMD Kabupaten TTU, Kristoforus Abi saat dijumpai di ruang kerjanya, Senin (13/12/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, hingga saat ini baru 3 Desa yang telah mengajukan dokumen permohonan pencairan DD tahap 3 sedangkan untuk tahap 2 sudah 71 Desa yang melakukan pencairan.

“Untuk tahap 2 saja, dari 160 Desa baru 71 Desa yang telah melakukan pencairan. Sisanya belum”ungkap Kristo.

“Sementara ini ada 32 Desa yang telah mengajukan dokumen untuk pencairan, dan ada juga 10 Desa lainnya yang telah melakukan koordinasi untuk pengajuan dokumen pencairan DD tahap 2” sambungnya.

Baca Juga :  Bunda Julie Laiskodat Salurkan 350 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Gempa di Ende

Kristo menjelaskan, pihaknya sementara membantu untuk mengupload Laporan Realisasi Anggaran (LRA), namun ada dokumen-dokumen lain yang masih kurang, yang harus dilengkapi seperti Peraturan Kepala Desa (Perkades) tentang penetapan daftar penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT), dan Peraturan Desa (Perdes) tentang penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun anggaran 2021.

Ia juga menjelaskan bahwa batas waktu pencairan DD tahun 2021 adalah tanggal 20 Desember, dan jika sampai batas waktu tersebut DD belum juga dicairkan maka sesuai ketentuan terbaru tidak akan terbawa dalam bentuk silpa namun dana tersebut dengan sendirinya hangus karena Pemerintah Pusat menganggap kita tidak butuh uang.

Baca Juga :  Sisir Wilayah Utara Ende, Diaspora Ende Lio Sare Kutai Timur Kaltim Serahkan Bantuan Sembako dan Susu Untuk Kelompok Rentan

“Jika sampai tanggal 20 belum dicairkan, maka sesuai aturan terbaru, dana itu tidak bisa lagi ditransfer ke rekening Desa, juga tidak bisa terbawa dalam bentuk Silpa untuk digunakan di tahun berikut namun dengan sendirinya dianggap hangus karena dianggap kita tidak butuh uang,” jelasnya.

Terhadap berbagai keterlambatan ini, Kristo mengaku, saat ini dirinya telah mengerahkan semua tenaga ahli dan Pendamping Desa, untuk secara langsung membantu Desa-desa yang kesulitan dalam dokumen LRA.

Kristo berharap, para Kepala Desa secepat mungkin melengkapi semua dokumen yang disyaratkan agar pencairan DD tahap 2 dan tahap 3 segera dapat dilakukan.

Penulis : Yuven Abi
Editor : Chen Rasi

Berita Terkait

KM Lawit Tabrak Dermaga Ippi, KSOP dan PELNI Dapat Catatan Kritis Dari Dewan di Ende
KM Lawit Tabrak Dermaga, Kondisi Kapal Rusak dan Bocor
Sorot Rencana Anggaran PKK 500 Juta, Komisi 1 DPRD Ende: Outputnya Apa?
Bunda Julie Laiskodat Akan Dilantik Jadi Ketum PERKEMI NTT; Datangkan Pelatih Jepang untuk Nagoya 2027
Anggaran Pilkades Capai 3,9 M, Komisi 1 DPRD Ende Minta Dikaji Ulang
DLH Ende Akan Beri Sanksi Jika Ditemukan Limbah Pabrik Tempe Tahu Cemari Lingkungan Air dan Udara
Surat Sakti Kepsek Kuburkan Mimpi Guru Honor di Ende Untuk Jadi P3K; 16 Tahun Mengabdi Sia-Sia
Limbah Tahu Tempe Picu Aroma Tidak Sedap, Anggota DPRD Ende Minta Izin Usaha Dicabut
Berita ini 7 kali dibaca