Daniel Whitehouse Juara Umum Tour de Flores, Prades Urutan 2

- Penulis

Senin, 23 Mei 2016 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

etape lima

Labuan Bajo, Savanaparadise.com,- Pembalap Selandia Baru Daniel Whitehouse dinobatkan sebagai juara umum Tour de Flores. Whitehouse yang tergabung dalam Terengganu Cycling Team ini dengan total catatan waktu 16:11:42. Meskipun, pada etape kelima (terakhir) yang berakhir di Labuan Bajo Senin (23/5) siang Wita, Whitehouse berada di posisi ketiga dengan catatan waktu 3:17:53. Ia berhak meraih Pertamina Red Jersey untuk TdF 2016 dan uang Rp 50 juta.

Posisi runner up ditempati pembalap Spanyol yang tergabung bersama Team Ukyo, Benjamin Prades dengan catatan waktu total 18:14:39. Ia kalah 02:56 menit dari Whitehouse. Prades langsung menyodok ke posisi runner up setelah berhasil menjuarai etape terakhir dengan catatan waktu 3:17:50.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyingkirkan pembalap terbaik Indonesia Robin Manulang yang hingga etape keempat masih berada di posisi runner up dan hanya tertinggal 10 detik dari Whitehouse. Robin Manulang tercecer di posisi 14 pada etape terakhir dengan catatan waktu 3:26:10. Pembalap dari Timnas Indonesia ini harus puas berakhir di peringkat kelima dengan total catatan waktu 18:20:26.

Baca Juga :  Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik

Sedangkan posisi tiga direbut pembalap dari Kinan Cycling Team Ricardo Garcia dengan total catatan waktu 18:15:23 diikuti rekan satu timnya, Jai Crawford, dengan catatan waktu 18:17:52. Ricardo Garcia menjadi juara kedua etape kelima dengan catatan waktu 3:17:50. Pembalap Indonesia lainnya yang tergabung bersama Terrengganu Cycling Team Dadi Suryadi berada di peringkat keenam dengan total catatan waktu 18:20:26.

Meski demikian, Robin Manulang berhak meraih gelar pembalap terbaik Asia atau Bank BRI Blue Jersey dan pembalap Indonesia terbaik atau Lippo Red & White. Posisi pembalap terbaik kedua Asia dan Indonesia direbut Dadi Suryadi. Sedangkan posisi pembalap terbaik ketiga Asia diraih Felipe Marcelo dari 7-Eleven-Sava RBP dengan total waktu 18:23:53. Sedangkan pembalap terbaik ketiga Indonesia direbut Bambang Suryadi dengan total catatan waktu 18:37:13.

Adapun pengumpul poin terbanyak dan berhak meraih Mandiri Dark Blue Jersey adalah Prades Benjamin dengan 52 poin. Ia unggul atas Daniel Whitehouse yang hanya mengoleksi 37 poin dan Ricardo Garcia dengan 30 poin. Sedangkan penguasa “King of Mountain” dan meraih Daihatsu Polka-Dot Jersey adalah Jai Crawford dengan 118 poin diikuti Yinghon Ronald Yeung dengan 109 poin.

Baca Juga :  Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital

Seusai balap Whitehouse mengaku sangat senang bisa menjadi juara TdF. Meski ia mengaku balapan kali ini sangat sulit. Menurutnya, TdF jauh lebih menantang dari Tour de Banyuwangi Ijen karena di Ijen hanya ada satu tanjakan. “Ini sulit sekali dan alamnya sangat menantang karena sangat banyak naik turunnya,” kata pembalap asal Selandia Baru tersebut.

Hal senada diungkapkan Robin Manulang. Menurutnya, medan TdF ini sangat menantang. “Tanjakannya sangat banyak,” ucapnya singkat.

Pada bagian lain ia agak sedikit kecewa karena harus tersingkir ke peringkat lima. “Saya sudah ketetaran di KOM pertama. Sempat terkejar, tapi kemudian diserang lagi. Di KOM ketiga saya sudah tercecer dan lepas,” ucapnya lebih lanjut.(SP)

Berita Terkait

Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik
Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital
Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu
Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan
Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:13 WIB

Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:14 WIB

Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:58 WIB

Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:08 WIB

Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Berita Terbaru