Menia,Savanaparadise.com – Anggota DPR RI Komisi X, Stevano Rizki Adranacus melakukan kunjungan ke Kampung Adat Namata, Kabupaten Sabu Raijua. Dalam kunjungan tersebut, Stevano didampingi Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi NTT, Yunus Takandewa,S.Pd serta Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sabu Raijua, Paulus Rabe Tuka,S.H
Kedatangan rombongan disambut hangat oleh para tua adat (Mone Ama) Kampung Adat Namata melalui nyanyian syair adat atau Hoda sebagai bentuk penghormatan dan penerimaan adat kepada para tamu.
Kunjungan tersebut bertepatan dengan proses pembangunan Rumah Adat Heo Kanni, yang merupakan Rumah Panglima Perang di Kampung Adat Namata. Kegiatan ini juga merupakan bentuk kolaborasi bersama Yayasan Generasi Peduli Sabu Raijua (GPS) dalam mendukung pelestarian budaya dan pemberdayaan masyarakat adat di Sabu Raijua.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan upaya pelestarian budaya Sabu Raijua, Stevano Rizki Adranacus memberikan bantuan pribadi sebesar Rp10 juta untuk mendukung pembangunan rumah adat tersebut. Selain itu, Ketua DPD PDIP Provinsi NTT Yunus Takandewa turut memberikan bantuan sebesar Rp5 juta, sedangkan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sabu Raijua Paulus Rabe Tuka memberikan bantuan sebesar Rp2,5 juta.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu percepatan pembangunan Rumah Adat Heo Kanni sebagai simbol budaya dan identitas masyarakat adat Namata.
Dalam kesempatan itu, Stevano Rizki Adranacus menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat masyarakat Kampung Adat Namata. Ia mengaku merasa terhormat karena dapat diterima dengan baik dan bisa menjadi bagian dari pembangunan rumah adat di kampung tersebut.
“Saya menyampaikan terima kasih karena telah diterima dengan sangat baik di Kampung Adat Namata. Saya merasa terhormat dapat menjadi bagian yang turut berperan dalam pembangunan rumah adat ini. Semoga budaya dan tradisi masyarakat Sabu Raijua terus terjaga dan diwariskan kepada generasi mendatang,” ujar Stevano.
Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata dukungan terhadap pelestarian budaya lokal serta mempererat hubungan antara masyarakat adat, pemerintah, dan berbagai elemen masyarakat yang peduli terhadap keberlangsungan budaya Sabu Raijua.
Sementara Ketua DPD PDI-Perjuangan NTT Yunus Takandewa dalam sebuah percakapan Sebagai Partai yang berideologi Marhaenisme Ajaran ( Bung Karno )yang memiliki ikatan histori dengan Pahlawan Riwu Ga yang ikut mengawal Bung dalam memproklamasikan Kemerdekaan Indonesia.
” Sebagai Pewaris Roh Perjuangan Bung Karno dan Riwu Ga .Ketua DPD PDI-Perjuangan NTT Yunus Takandewa mengkisahkan dari Kampung ini, Riwu Ga dari Ende harus kembali ke Sabu Untuk pergi mendampingi Bung Karno ke Jakarta hingga Bengkulen (Sekarang Bengkulu) Kata Anggota DPRD NTT dua Periode Fraksi PDI-Perjuangan ini”.
Penulis : Tim Redaksi (DD)










