Ende, Savanaparadise.com,- Intensitas hujan yang cukup tinggi melanda di wilayah Kabupaten Ende selama dua hari berturut-berturut, dari Sabtu hingga Minggu, 15-16 Maret 2026.
Curah hujan yang cukup tinggi selama dua hari tersebut menyebabkan terjadinya bencana longsor di Desa Roa, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, NTT, pada Minggu, (16/3/26).
Dampaknya, badan jalan strategis nasional tertutup material longsor sehingga menghambat lalulintas kendaraan yang melewati badan jalan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Merespon kejadian itu, Kapolres Ende segera menginstruksikan jajaran Polsek Detusoko dan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) untuk terjun langsung ke lokasi guna memastikan keamanan pengguna jalan.
“Prioritas utama saat ini adalah keselamatan warga dan kelancaran arus lalu lintas dan Personel Satlantas dan Anggota Polsek Detusoko sudah berada di titik lokasi untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas guna mencegah terjadinya antrian kendaraan yang panjang. Koordinasi intensif juga langsung dilakukan dengan Dinas PU Kabupaten Ende untuk pembersihan material longsor,” kata Kapolres.
”Kami mengimbau para pengendara, baik roda dua maupun roda empat, untuk tetap waspada dan berhati-hati saat melintasi jalur Detusoko, terutama saat hujan turun. Ikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama,” sambungnya.
Hingga berita ini diturunkan, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, pihak kepolisian tetap menyiagakan personel di titik-titik rawan mengingat kondisi tanah yang masih labil akibat adanya rembesan mata air dari perbukitan di sepanjang jalur Roa-Detusoko.
Pihak kepolisian juga mengantisipasi potensi munculnya berita bohong (hoaks) atau persepsi negatif di media sosial terkait kejadian ini. Masyarakat diminta untuk hanya merujuk pada informasi resmi dari pihak berwenang.
Adapun langkah langkah antisipasi yang telah diambil Satlantas Polres Ende, pengaturan Lalin dengan menempatkan personel Satlantas di lokasi terdampak. Selain itu, dilakukan pula siaga Bencana dengan mendorong Pemerintah Desa Roa untuk mengaktifkan sistem peringatan dini bagi warga sekitar.
Dan terakhir, rekomendasi mitigasi yakni berkoordinasi dengan BPBD untuk pemetaan ulang titik rawan longsor di Kecamatan Detusoko guna mencegah terjadinya bencana serupa.
Penulis : Mateus Bheri
Editor : Tim Redaksi










