Lorens Leba Tukan: Sudah saatnya Pantar Jadi Kabupaten

- Penulis

Selasa, 7 Januari 2014 - 22:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

lorens leba tukan caleg nomor 2 golkar-dapil enam.....

lorens leba tukan caleg nomor 2 golkar-dapil enam.....

Kupang, Savanaparadise.com,- Salah satu politisi Partai Golkar Nusa Tenggara Timur, Lorens Leba Tukan menyatakan mendukung penuh perjuangan pembentukan Kabupaten Pantar sebagai pemekaran dari Kabupaten Alor. Sebab Pantar mengalami keterbatasan akses komunikasi dan transportasi, sehingga lamban dalam mendapatkan pelayanan pemerintahan.

Selain itu, kata Lorens, Pantar berbatasan dengan negara asing sehingga harus diperhatikan lebih maksimal dalam pembangungan diberbagai bidang. Jika tidak, maka bukan tidak mungkin Pantar akan lebih mendekatkan diri dengan negara lain.

Baca Juga :  VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

“Pembentukan Kabupaten Pantar merupakan solusi untuk mengatasi berbagai persoalan ekonomi, pendidikan, kesehatan dan sarana infrasktruktur di wilayah tersebut. Dengan adanya Kabupaten Pantar, maka pelayanan masyarkat di sana lebih dekat dan lebih mudah. Untuk itu, saya mendukung sepenuhnya perjuangan tersebut,” kata Lorens kepada wartawan di DPRD NTT, Selasa (7/1/2014)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih jauh, Lorens memberi apresiasi terhadap Pemerintah, DPRD Alor berserta seluruh tokoh Alor yang telah menyerahkan dokumen pembentukan Kabupaten Pantar, Senin (6/1/2014) kemarin di DPRD NTT.

Baca Juga :  Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah

“Saya beri apresiasi kepada Bupati, Ketua DPRD dan seluruh tokoh Alor yang terus memaksimalkan perjuangan ini dengan menyerahkan berbagai dokumen ke Pemerintah dan DPRD NTT untuk ditindaklanjuti. Mari kita terus mengawal perjuangan ini agar Kabupaten Pantar yang dirindukan rakyat Pantar dapat terwujud,” ajak Lorens. (SP)

Berita Terkait

Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir
DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub
Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:04 WIB

Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:08 WIB

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:57 WIB

Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta

Selasa, 17 Februari 2026 - 09:48 WIB

Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

Selasa, 30 September 2025 - 21:39 WIB

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan

Berita Terbaru