Warga Lembata Ingin Empat Pilar Kebangsaan Masuk Kurikulum Sekolah

- Penulis

Jumat, 14 April 2017 - 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IMG_1125

Lewoleba, Savanaparadise.com,- Matheus Suban Langoday, warga Ile Ape Kabupaten Lembata mendesak MPR RI agar memasukan Empat Pilar Kebangsaan sebagai salah satu mata pelajar wajib di sekolah mulai SD-Perguruan Tinggi.

“Kami mendesak bapak dan ibu di MPR RI di Senayan sana agar Empat Pilar Kebangsaan ini menjadi mata pejaran wajib dan masuk kurikulum di sekolah sampai Perguruan Tinggi, agar semangat untuk mengatahui dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Empat Pilar itu tertanam betul dalam diri generasi bangsa, ” ujarnya ketika Anggota MPR RI/DPD RI asal NTT Drs. Ibrahim Agustinus Medah menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Hotel Olimpic, Lewoleba, Kabupaten Lembata, Kamis (13/4/2017).

Dikatakan Matheus, jika pemahaman akan nilai-nilai yang terkandung dalam Empat Pilar Kebangsaan itu tidak ada maka dengan mudah generasi kita akan diprovokasi dan dipengaruhi oleh pikiran-pikiran yang memecah bela antar sesama. Empat Pilar Kebangsaan yang dimaksud adalah Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.

“Kami di desa-desa juga mengharapkan agar sosialisasi serupa bisa lebih gencar dilakukan untuk para aparat pemerintah dari desa sampai pusat supaya mereka jangan korupsi. Kalau orang yang mengerti tentang Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI pasti tidak mau melakukan korupsi,” katanya.

Menaggapi hal itu, Anggota MPR RI/DPD RI asal NTT Drs. Ibrahim Agustinus Medah mengatakan, pihaknya bertekad memperjuangkan agar Empat Pilar Kebangsaan menjadi mata pelajaran dalam kurikulum sekolah. Ia berpesan kepada masyarakat Lembata agar jangan terprovokasi dan terpengaruh dengan dinamika politik di Pilkada Jakarta. “Kita harus mampu menjaga situasi daerah kita agar tetap aman dan jangan terpengaruh dengan dinamika di luar,” katanya.

Baca Juga :  Seorang Pria di Ende Dikabarkan Hilang dan Hingga Kini Belum Ditemukan

Mantan Bupati Kupang dua periode itu menghimbau masyarakat Lembata agar tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Empat Pilar Kebangsaan yang merupakan aset warisan pendiri bangsa Indonesia dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Ket Foto: Anggota MPR RI/DPD RI asal Provinsi NTT Drs. Ibrahim Agustinus Medah ketika membawakan materi dalam acara Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bagi masyarakat Kabupaten Lembata di Aula Hotel Olimpic, Lewoleba, Kabupaten Lembata, Kamis (13/4/2017)

Berita Terkait

Demo di Kantor Bupati Ende, Pendemo Lakukan Aksi Bakar Ban Hingga Bentrok Dengan Sat Pol PP
450 Personel Gabungan Polres Ende Dikerahkan Untuk Amankan Misa Jumat Agung
Cipayung Ende Gelar Aksi 1000 Lilin Untuk Kematian Adik Edwin dan Kemanusian
GMNI Ende Ngaku Kecewa Tidak Bertemu Bupati Badeoda Saat Aksi Demonstrasi
Ungkapan Hati Mama Leni Kala Lapaknya Hendak Digusur Pemkab Ende, Mengais Rezeki Dari Hasil Jualan
Puluhan Massa Aksi Geruduk Kantor Bupati Ende
GMNI Sedaratan Flores Usulkan Taman Renungan Bung Karno Jadi Taman Nasional dan Ende Ditetapkan Jadi Kota Pancasila
Rayakan HUT ke-72, GMNI Sedaratan Flores Gelar Napak Tilas Bung Karno di Ende
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 21:02 WIB

Demo di Kantor Bupati Ende, Pendemo Lakukan Aksi Bakar Ban Hingga Bentrok Dengan Sat Pol PP

Jumat, 3 April 2026 - 14:08 WIB

450 Personel Gabungan Polres Ende Dikerahkan Untuk Amankan Misa Jumat Agung

Rabu, 1 April 2026 - 09:31 WIB

Cipayung Ende Gelar Aksi 1000 Lilin Untuk Kematian Adik Edwin dan Kemanusian

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:24 WIB

GMNI Ende Ngaku Kecewa Tidak Bertemu Bupati Badeoda Saat Aksi Demonstrasi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 17:31 WIB

Ungkapan Hati Mama Leni Kala Lapaknya Hendak Digusur Pemkab Ende, Mengais Rezeki Dari Hasil Jualan

Berita Terbaru