Wakil Bupati Ende Sidak Di RSUD, Soroti Soal Pelayanan

Wakil Bupati Kabupaten Ende sedang lakukan Sidak di RSUD Ende (Foto: Chen Rasi/SP)

Ende, Savanaparadise.com,- Wakil Bupati Kabupaten Ende, Dominikus Minggu Mere, melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ende sebagai Sidak lanjutan yang sebelumnya dilakukan oleh Bupati Ende..

Sidak itu dilakukan Wabup Domi Mere untuk melihat dan mengevaluasi secara langsung terkait pelayanan, keluhan, dan ketersedian sarana dan prasarana di RSUD Ende.

Bacaan Lainnya

Dalam kunjungannya, ditemukan sejumlah persoalan yang dihadapi oleh RSUD Ende, baik dari keterbatasan dokter spesialis, obat-obatan, proses pengklaiman BPJS Kesehatan, tempat parkiran, dan juga ruang pendingin.

“Sidak ini diharapkan agar pihak manajemen RSUD terus berupaya membenah diri demi meningkatkan pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat”, ungkap Wakil Bupati kepada media, Senin, (17/3/25).

Ketika berdialog dengan beberapa pasien, menurut Dokter Domi, Pasien mengelukan soal makan minum yang selalu terlambat.

Dihadapan Direktris RSUD Ende, Wabup Domi menegaskan agar perlu menambah jumlah tenaga kerja yang mengurus makan minum bagi pasien.

Selain keluhan soal makan minum, Wabup Domi Mere memerintahkan agar manajemen rumah sakit menginventarisir kebutuhan khusus untuk ruang pendingin atau AC pendingin.

“Berdasarkan laporan tadi, di sini ada 80 buah AC. Saya minta dan saya harapkan masing-masing petugas punya buku jaga, pembagian wilayah kerja. Sehingga mencatat setiap kebutuhan yang diperlukan”, harap Wabup Domi Mere.

Mengenai soal Mobil Ambulance, Dokter Domi menuturkan itu domainnya Bapak Bupati Ende. Namun, Ia tetap menyarankan agar kedepan pihak RSUD Ende perlu menyiapkan unit koordinator operasional Mobil Ambulance maupun Mobil Jenazah.

“Harus disiapkan secara baik, termasuk kendaraan untuk Dokter Spesialis. Kita juga akan mengatur khusus untuk tempat parkiran di luar”,tegas Dia.

Domi Mere juga mengusulkan agar sistem parkir dikelola oleh pihak ketiga guna meningkatkan ketertiban dan kenyamanan bagi pengunjung serta Tenaga Medis.

“Kita akan serahkan pengelolaan parkir kepada pihak ketiga agar lebih tertata dengan baik. Ini akan mengurangi kemacetan dan memastikan akses ke rumah sakit lebih lancar,” jelasnya.

Disamping tempat parkiran, Domi Mere juga menyoroti terkait ketersediaan dan distribusi obat bagi pasien yang menggunakan layanan BPJS Kesehatan.

“389 item kita sudah penuhi. Obat Generik dan Obat Paten secara rinci 311. Pekerjaan rumah kita masih 80 dan sekarang sedang berproses. Saya akan pantau langsung untuk pengadaan itu”, pungkas Dokter Domi. (CR/SP)

Pos terkait