Tidak Bisa Tampung Pasien Covid-19, Pemkot Kupang Minta Balai Diklat Dan Pendidikan Kesehatan Milik Pemprov NTT Jadi Tempat Isolasi

- Penulis

Kamis, 28 Januari 2021 - 10:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Pemerintah Kota Kupang melalui Sekretaris Daerah, Fahrensy Priestley Funai minta balai diklat dan pendidikan kesehatan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT jadi tempat penampungan pasien Covid-19 Kota Kupang.

Mengingat, melonjaknya pasien Covid-19 menimbulkan rumah sakit di Kota Kupang tidak mampu menampung pasien Covid-19. Selain kekurangan oksigen, rumah sakit di Kota Kupang sudah tidak bisa menampung pasien Covid-19.

“kami minta bantuan dari Pemprov NTT agar balai diklat dan pendidikan kesehatan untuk dijadikan sebagai tempat isolasi bagi pasien Covid-19 karena RS di Kota Kupang tidak mampu menampung pasien Covid-19, sebab tiap hari angka pasien positif cukup tinggi di Kota Kupang”, kata Sekda Fahrensy pada rapat koordinasi dalam rangka penguatan sinergi Pemprov dan Pemkot Kupang dalam penanganan kasus Covid-19 di Kota Kupang, Rabu, (27/01/2021).

Sekda Kota Kupang meminta Pemprov NTT untuk membantu Pemkot Kupang terkait kebutuhan oksigen, para petugas, dan aparat keamanan untuk, teroebih khusus pada saat proses penguburan pasien Covid-19 secara protokol kesehatan.

Dihadapan Wakil Gubernur, Sekda kelukan bahwa masih banyak masyarakat yang protes, menolak dan melakukan tindakan kekerasan terhadap petugas saat proses penguburan secara prokes.

“Kita sangat membutuhkan aparat keamanan untuk membantu menjaga pada saat proses penguburan demi meminimalisir terjadinya kekarasan terjadinya di masyarakat”, ucap Sekda.

Baca Juga :  Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik

Wagub Naesoi sebagai pemimpin rapat pada kesempatan itu mengatakan Pemprov NTT akan turun tangan untuk membantu Pemkot Kupang dalam penanganan Covid-19. Sebab,  Kota Kupang saat ini sudah tanggap darurat luar biasa.

“Mulai besok saya akan turun ke Kota Kupang, tidak ada alasan lagi, mari kita berperang melawan Covid-19, bila perlu dengan cara paksa, tidak ada kompromi” tegas Wagub Nae Soi.

Mengenai kebutuhan-kebutuhan dalam penanganan Covid-19 di Kota Kupang, Ia meminta agar diinvetaris secara baik.

“Pemprov NTT siap membantu kebutuhan oksigen yang mulai menipis di Kota Kupang, tentunya disesuaikan dengan kemampuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku”, Kata Wagub. (SP)

Berita Terkait

Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik
Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital
Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu
Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan
Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:13 WIB

Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:14 WIB

Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:58 WIB

Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:08 WIB

Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Berita Terbaru