Tahun Ini Pemprov NTT Tidak Bangun Pelabuhan Baru

- Penulis

Kamis, 30 Maret 2017 - 13:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pelabuhan

Kupang, Savanaparadise.com,- Tahun ini pemerintah provinsi NTT tidak mendapat anggaran untuk  membangun pelabuhan laut. NTT hanya mendapat anggaran untuk perbaikan pelabuhan dan dermaga yang sudah di bangun pada tahun-tahun sebelumnya.

“ Tahun ini kita hanya melakukan pengembangan dan perbaikan pelabuhan dan dermaga yang sudah ada. Anggaran untuk membangun pelabuhan tidak ada untuk tahun ini, kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Richard Djami, Kamis, 30/03, di Kupang.

Richard beralasan pengelolaan dana-dana APBN saat ini dilakukan oleh satuan kerja (Satker) dari pusat sehingga pihaknya hanya bisa mengusulkan ke pemerintah pusat.

“Jika fasilitas yang ada sudah dianggap tak laik lagi, maka kami akan mengusulkan ke Kementerian Perhubungan untuk dibangun kembali,” kata Richard.

Dia mengatakan usulan tahun ini untuk perbaikan dermaga Nagakeo di Kabupaten Nagekeo, Waijarang di Kabupaten Lembata dan Teluk Gurita di Kabupaten Belu.

Menurut Richard, semua kabupaten di wilayah provinsi yang berbatasan dengan dua negara sekaligus yakni Australia dan Timor Leste itu sudah memiliki pelabuhan laut untuk memperlancar arus transportasi barang dan orang melalui jalur laut.

Dia mengatakan, pelabuhan-pelabuhan tersebut yang selama ini dimanfaatkan sesuai dengan kapasitasnnya untuk memperlancar arus transportasi barang dan orang melalui jalur laut.

“Pelabuhan yang dimanfaatkan untuk persinggahan kapal barang seperti Pelabuhan Tenau Kupang, Maumere di Kabupaten Sikka, Larantuka di Kabupaten Flores Timur, Ende, Labuan Bajo, Waingapu di Sumba Timur,” ujarnya.

Ada pula pemanfaatan pelabuhan sebagai rute persinggahan kapal tol laut seperti pelabuhan di Kabupaten Sabu Raijua, Rote, Alor, Lembata, Flores Timur, dan Sumba Timur.

Selain itu, lanjutnya, umumnya semua daerah di NTT juga memiliki dermaga feri bahkan ada untuk kabupaten kepulauan bisa memiliki lebih dari satu dermaga seperti Manggarai Barat, Flores Timur dan Alor.

“NTT sebagai provinsi kepulauan memang idealnya setiap kabupaten harus memiliki pelabuhan laut untuk memperlancar arus lalu lintas barang dan manusia,” katanya.

Dia menambahkan, saat ini terdapat satu pelabuhan utama di Nusa Tenggara Timur yaitu Pelabuhan Tenau Kupang sementara yang lain merupakan pelabuhan pengumpul.(SP)

Berita Terkait

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir
DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub
Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp
Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 
Politeknik St. Wilhelmus Boawae Cetak 126 Lulusan Baru, William Yani Wea: “Jangan Berhenti Belajar!”
Sulastri Sebut Kenaikan Tarif 300 Persen Karena Masukan DPRD NTT, Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Meradang
Sulastri Sebut Pergub 33/2025 Terbit Berdasarkan Masukan Resmi DPRD NTT
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 September 2025 - 21:39 WIB

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan

Selasa, 30 September 2025 - 18:40 WIB

Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir

Selasa, 30 September 2025 - 12:44 WIB

Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp

Selasa, 30 September 2025 - 06:59 WIB

Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 

Senin, 29 September 2025 - 21:58 WIB

Politeknik St. Wilhelmus Boawae Cetak 126 Lulusan Baru, William Yani Wea: “Jangan Berhenti Belajar!”

Berita Terbaru