SMAK Negeri St. Thomas Morus Ende Buka Pendaftaran Peserta Didik Baru

- Penulis

Rabu, 23 Juni 2021 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ende, Savanaparadise.com,- Sekolah Menengah Agama Katolik (SMAK) Negeri St. Thomas Morus Ende membuka pendaftaran bagi peserta didik baru yang telah menyelesaikan pendidikan di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Pendaftaran tersebut mulai dibuka sejak 8 April 2021 sampai dengan 7 Juli 2021. Dan selanjutnya pendaftaran dilakukan secara Online dan Offline dengan kuota sebanyak 200 Orang.

Untuk pendaftaran secara Offline dilangsungkan di Sekretariat SMAK Negeri Thomas Morus Ende, Jalan Flores, Nanganesa, dengan membawah serta persyaratan yang sudah di ajukan sebagai berikut,

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Foto Copy Rapor SMP yang sudah dilegalisir.

2. Surat Permandian/Baptis (Foto Copy)

3.Surat Akta Kelahiran (Foto Copy 2 Lembar)

4. Foto Copy SHUN SMP yang sudah di legalisir Masing-masing 2 Lembar

5. Nomor Induk Siswa Nasional (NISN)

6. Surat Rekomendasi Kemampuan Belajar dan Kelakuan Baik dari Kepala Sekolah

7. Surat Keterangan Kesehatan dari Dokter

8. Uang Foto Sebesar Rp. 50.000 (dibayar pada saat pendaftaran) dan selanjutnya pengambilan foto akan di atur di Sekolah

Baca Juga :  Pimpin Apel Harla Pancasila di Ende, Mensos RI: Mari Kita Amalkan Sila Dalam Pancasila Dalam Kehidupan KIta Sehari-Hari

9. Foto Copy Kartu Golongan Darah

10. Map Folio Warna Kuning (Untuk Perempuan dan Laki-laki Berwarna Biru

11. Kostum Olaraga Rp. 250.000

12. Pakaian Seragam Sekolah + Kaos Kaki 2 Pasang (Hitam dan Putih) Rp. 450.000

13. Wajib memiliki buku rekening Bank BRI

14. Bebas Uang Pendaftaran.

Sedangkan pendafataran dilakukan secara Online bisa klik untuk isi formulir di https://bit.ly/3bbdlRp, dan berkasnya klik di https://bit.ly/3unGOzf.

Kepala Sekolah SMAK Negeri St. Thomas Morus, Yohanes Davita Son Duri, S. Ag, Selasa (22/6/21), ketika ditanyai wartawan tentang bagaimana metode penerimaan peserta didik baru, kepada wartawan Ia mengatakan selain persyaratan yang sudah termuat dalam brosur, syarat lainnya adalah SMAK Negeri St. Thomas Morus hanya menerima peserta didik baru khusus beragama Katolik.

“Inikan Sekolah Menengah Agama Katolik Negeri, sebelumnya memang swasta tapi pendiri atau penyelenggara berusaha berjuang bersama Bimas Katolik Pusat agar sekolah ini di Negerikan”, kisah Kepsek Sony

Sebelum di Negerikan, lanjut Sony sekolah ini dibawah naungan Yayasan Yasukel.

Baca Juga :  GMNI dan LMND Nyatakan Penggusuran di Irian Jaya Ende Harus Didasarkan Pada Putusan Pengadilan

“Karena berciri khas Katolik, maka sekolah ini hanya diperuntukan bagi Siswa-Siswi Katolik. Guru juga sampai saat ini hanya beragama Katolik”, ungkap Sony.

Sony menambahkan apalagi dari Komite Sekolah juga menginginkan semu Guru yang mengajar di sini harus beragama Katolik dengan alasan bahwa ini adalah Sekolah Katolik.

Sony juga mnyebutkan soal ketersedian guru, sebut dia untuk sekarang jumlah Guru untuk PNS ada 5 Orang, CPNS ada 16 Orang, yang Non PNS ada 18 dan pegawai ada 5 sehingga total semuanya 45 Orang.

Menurut Soni sejak berdirinya pada tanggal 14 Januari 12 hingga ditahun 2021 SMAK Negeri St. Thomas Morus telah mendapat akreditasi berkareditasi B.

“Nanti tahun 2022 akan ada Akreditasi lagi. Dan mulai bulan Juni sampai Agustus nanti kita akan ppersiapkan seluruh prasyarat untuk akreditasi lanjutan. Kita harapkan ada nilai tambahan sehingga bisa mempengaruhi akreditasi. Dan harapan kita agar dari B bisa ke akreditasi A”, kata Kepsek Sony dengan nada optimis.

Penulis: Chen Rasi

Berita Terkait

Songsong HUT Bhayangkara Ke-80, Polres Ende Gelar Pengobatan Gratis Untuk Masyarakat dan Lansia 
Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka Berkunjung Ke Ende; Warga Ngaku Kecewa Tidak Melihat Langsung Wajah Wapres
Kenang 10 Tahun Kepergian Ronny So; Sang Pejuang Orang Kecil
13 Petugas Sensus Alami Muntah-Muntah Hingga Dilarikan ke RSUD Ende Saat Ikut Pelatihan
270 orang Petugas Sensus Ekonomi 2026 di Ende Siap Melakukan Pendataan Usai Dibekali Pelatihan
Perkumpulan Peduli Kasih Prihatin Atas Kasus Pencabulan Anak Di Bawah Umur Oleh Tiga Pria di Ende
Polres Ende Gelar Open Turnamen Fustal Antar Club
Kasus Pencabulan di Ende Marak Terjadi; Terdata Tahun 2026 Sebanyak 9 Kasus
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:57 WIB

Songsong HUT Bhayangkara Ke-80, Polres Ende Gelar Pengobatan Gratis Untuk Masyarakat dan Lansia 

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:59 WIB

Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka Berkunjung Ke Ende; Warga Ngaku Kecewa Tidak Melihat Langsung Wajah Wapres

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:12 WIB

Kenang 10 Tahun Kepergian Ronny So; Sang Pejuang Orang Kecil

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:04 WIB

13 Petugas Sensus Alami Muntah-Muntah Hingga Dilarikan ke RSUD Ende Saat Ikut Pelatihan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:13 WIB

270 orang Petugas Sensus Ekonomi 2026 di Ende Siap Melakukan Pendataan Usai Dibekali Pelatihan

Berita Terbaru