Ende, Savanaparadise.com,- Curah hujan yang cukup tinggi melanda sebagian besar wilayah di kabupaten Ende, termasuk di wilayah kecamatan Maukaro pada Kamis, 5 Maret 2026.
Hujan yang disertai angin kencang tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 Wita. Akibatnya, puluhan rumah warga, di dua dusun yakni, Dusun Kotakadhe dan Dusun Nioniba terendam banjir.
Kejadian ini membuat warga setempat menjadi panik dan berhamburan keluar rumah mencari tempat yang nyaman untuk berlindung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah seorang warga, Yoria Weso saat dikonfirmasi media pada Jumat, (06/3/26) membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, saat itu semua warga sedang tidur nyenyak bahkan tidak tahu kalau ada banjir.
“Awalnya kita pikir hanya hujan angin biasa saja. Kita sadar itu karena air sudah masuk dalam rumah, dan kita rasa kaya terapung karena spon sudah terendam air”, tutur Yoris.
Ketika warga menyadari adanya banjir, terang Yoris, semua warga berhamburan keluar bahkan ada sebagian barang-barang milik warga yang tersimpan dalam rumah terseret banjir.

“Ada juga beras yang terendam banjir. Harapan kita agar pemerintah atau siapapun bisa membantu warga yang terkena musibah”,.kata Yoris orang muda dari Kotakadhe ini.
Hal sama juga disampaikan Kepala Dusun Kotakadhe, Thadeus N.Kopo. Kepada media, Thadeus menuturkan, banjir diperkirakan terjadi sekitar pukul 02.00 Wita.
Dikatakan, sekitar 20 rumah warga di dusun Kotakadhe terendam banjir. Selain di Kotakadhe, menurut Thadeus, kejadian yang sama juga terjadi di dusun Nioniba.
Di sana, tambah dia, warga panik saat banjir datang tiba-tiba Selain rumah yang terendam, sejumlah barang milik warga termasuk kendaraan bermotor ikut terseret arus banjir.
“Syukurnya tidak ada korban jiwa. Kita berharap ada perhatian pemerintah terhadap musobah ini dan terjun langsung ke lokasi”, harapnya.
Salah seorang warga Nioniba, Baim saat dikonfirmasi media membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, kala itu tak hanya halaman rumah warga yang terendam banjir.
Ia menambahkan, air yang tingginya hampir 1 meter bahkan masuk ke dalam rumah sehingga banyak barang-barang di dalam rumah warga ikut terendam.
“Bukan hanya 20 warga yang terendam di Nioniba melainkan hampir 90an rumah di sini terendam banjir. Nanti saya kirim videon bagaimana kondisi saat ini sesudah rumah warga terendam banjir”, kata Bam.
Sementara, Kepala Desa Kebirangga saat di konfirmasi media ini belum membuka pesan yang di kirim hingga berita ini di turunkan.
Penulis : Mateus Bheri
Editor : Tim Redaksi










