Polda NTT Belum Tahu Ada Penangkapan Aktivis Pembebasan Papua Barat

- Penulis

Sabtu, 1 Desember 2018 - 17:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Kepolisian Daerah (Polda) NTT belum tahu ada penangkapan 18 Aktivis dan Mahasiswa Pembebasan Papua Barat di Kupang. Kabid Humas Kombes Pol Jules Abraham Abast ketika dihubungi SP mengaku belum mendapat informasi tersebut. Ia malah bertanya soal kejadian tersebut.

” Siapa yang menangkap ? Dimana ditangkapnya ?,” kata Jules ketika dihubungi SP, Sabtu, 01/12/18 Melalui layanan pesan Whatsapp.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mendapat Jawaban demikian, SP kemudian mengirimkan link berita penangkapan dan foto aktivis yang dibawah ke Mapolresta Kupang Kota. Pada bagaian belakang Foto itu tampak backdrop dengan tulisan Polres Kupang Kota.

Baca Juga :  Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Mendapat informasi seperti itu, Jules kemudian mengarahkan SP untuk mengkonfirmasi pihak Polres Kupang Kota.

” Coba konfirmasi ke Polres Kupang Kota,” Kata Jules.

Al salah satu aktivis Lisdem menuturkan kronologis penangkapan aktivis dan mahasiswa Papua. Al mengatakan pada pukul 19.00 Wita sedang menyiapkan perangkat aksi demi merespon HUT kemerdekaan West Papua.

” Pada pukul 22 : 28 Wita saya dapat SMS dari kawan pembebasan bahwa ada sekitar belasan intel datang ke titik lokasi untuk meminta kepada kawan-kawan untuk membatalkan aksi yang akan di laksakan pada hari hari sabtu tanggal 1 Desember 2018 bertempat lokasi aksi Depan Polda NTT,” kata Al ketika dihubungi SP, 01/12/18 di Kupang.

Baca Juga :  Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

Permintaan itu kata Al tidak dituruti. para aktivis dan mahasiswa Papua Barat tetap berkomitmen untuk tetap melakukan aksi.

” Kawan-kawan tetap pada prinsip untuk melakukan aksi,” kata Al.

Dijelaskannya lebih lanjut pada pukul 00: 40 Wita, para aktivis dan mahasiswa Papua Barat sudah diangkut menuju Mapolresta Kupang Kota.

‘ saya mendapat kiriman foto dari kawan-kawan menginformasikan bahwa mereka sudah angkut ke dalmas oleh pihak kepolisian,” Kata Al.

Saat berita ini diturunkan pihak redaksi sedang berusaha mengkonfirmasi Polres Kupang Kota.(SP)

Berita Terkait

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:59 WIB

Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:48 WIB

Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:04 WIB

Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:08 WIB

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Berita Terbaru