Penegerian Unipa, GMNI Minta Bupati Cerdas Manfaatkan Kunjungan Presiden

- Penulis

Selasa, 23 Februari 2021 - 10:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maumere, Savanaparadise.com,- Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia ( GMNI) Sikka mendesak Bupati Fransiskus Roberto Diogo untuk memanfaatkan kedatangan Presiden Joko Widodo ke Sikka. Ketua GMNI Sikka, Alfian L Ganggung meminta Bupati untuk menyampaikan perubahan Status Universitas Nusa Nipa (Unipa) menjadi Perguruan Tinggi Negri kepada Presiden.

” GMNI Sikka mengingatkan kepada Pemda Sikka dalam hal ini Bupati serta pimpinan Perguruan Tinggi Unipa untuk bisa menyampaikan secara terbuka kepada Presiden terkait kendala-kendala urusan penegrian. Manfaatkan momentum Presiden ketika berada di Sikka,” kata Alfian, Selasa, 23/02/2021.

Baca Juga :  VBL Bawa Pesan Persatuan dan Solidaritas dalam Sosialisasi 4 Pilar di Sumba Tengah

Ia berharap Bupati Sikka cerdas memanfaatkan momentum kedatangan Presiden ke Sikka. Sehingga momentum itu menjadi tidak sia-sia dan berujung pada penegrian Unipa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Sikka kata dia secara tegas sudah menyatakan dukungannya untuk menegrikan Unipa pada tahun 2019. Komitmen itu kata Alfian, disampaikan ketika Bupati mengikuti
kegiatan Pekan Penerimaan Mahasiswa Baru (PKKMB) Unipa tahun 2018.

” Namun hingga saat ini hal itu belum terjawab. Disin kami menilai bahwa pemerintah daerah tidak konsisten untuk menegrikan Unipa. Bupati terkesan hanya memberikan harapan palsu untuk masyarakat Nian Tanah dengan tujuan tertentu,” ujarnya.

Penegrian Unipa kata Alfian sangat penting bagi masyarakat di Flores. Masyarakat Flores dan sekitarnya bisa mengakses pendidikan tinggi dengan biaya yang terjangkau.

Baca Juga :  Terima 7 M Dari Dana Banpres, Dinas PK Ende Gunakan Untuk Pengadaan Tenda Darurat di 227 Sekolah 

Wacana itu kata Alfian memberikan ekspetasi besar dan dukungan penuh dari masyarakat kabupaten Sikka. Dari sisi biaya kata dia, Perguruan Tinggi Negri sangat memudahkan masyarakat untuk bisa mengakses perguruan tinggi.

” Kalaupun ada kendala dalam urusan tersebut maka dengan momentum berharga
dimana ada kunjungan Presiden Republik Indonesia datang resmikan bendungan Napun Gete bisa dimanfaatkan,” jelasnya.

Ia mengatakan dengan peningkatan status Unipa menjadi Negri, pelayanan pendidikan tinggi untuk masyarakat kurang mampu secara ekonomi bisa bisa terjangkau. Selain itu kata dia, dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan bertambahnya minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan perguruan tinggi.(PLW)

Berita Terkait

Kerap Resahkan Warga, Lima Motor Balapan Liar dan Knalpot Brong di Ende Diamankan Polisi
Pemkab Ende Anggarkan Miliaran Rupiah Untuk Pembangunan dan Pemeliharaan Jalan Tahun 2026
Terpilih Jadi Ketua PMKRI Ende Periode 2026/2027, Maria Regina Tipa: Pemimpin Perempuan Jaga Keseimbangan
227 Sekolah di Ende Terima Bantuan BTT Tenda Untuk Ruang Kelas Darurat; 70 Sekolah Sudah Terealisasi
Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Ende Tahun 2026 Tercatat 63 Kasus; 5 Orang Meninggal Dunia
Bupati Badeoda Lantik Gabriel Dala Jadi Sekda Ende; Minta Benahi Birokrasi Berbelit-Belit
Kunjungi Ende, Wamen PU Instruksikan Percepatan Tanggap Darurat Infrastruktur Air Minum Perumda Tirta Kelimutu
Datangi Kantor DPRD dan Bupati Ende; Puluhan Kades Tergabung Dalam APDESI dan PPDI Sampaikan 8 Poin Tuntutan
Berita ini 14 kali dibaca