Pedagang Buah Di Ende Ngaku Kebanjiran Pembeli Selama Ramadhan

- Penulis

Sabtu, 8 Maret 2025 - 15:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lapak Buah-buahan milik  Allan Abdul (Foto: Chen Rasi/Savanaparadise.com)

Lapak Buah-buahan milik Allan Abdul (Foto: Chen Rasi/Savanaparadise.com)

Ende, Savanaparadise.com,- Ramadhan menjadi bulan penuh berkah tersendiri bagi pedagang buah di Ende. Pasalnya di bulan puasa ini masyarakat yang mengkonsumsi buah-buahan kian meningkat, membuat pedagang buah kebanjiran pembeli.

Banjirnya pembeli buah-buahan ini sangat dirasakan oleh pedagang buah di Ende.

Salah satunya, Allan Abdul, pedagang buah yang berjualan disamping Toserba Sinar Mas, Jalan Gatot Subroto. Ia mengaku selama Dua Minggu lebih, di bulan puasa, pembeli buah cukup meningkat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Allan (sapaan akrabnya) menyebutkan pembeli buah relatif lebih banyak di bulan Ramadhan di bandingkan dengan hari biasa sebelumnya.

Saking banyaknya pembeli, kata Dia, sekali-kali Ia begitu kerepotan melayani pembeli bilamana seorang diri.

“Di bulan Ramadhan ini, perhari kita bisa dapat 3 Jutaan bahkan sampai 4 Juta. Kalau hari biasa paling 1 Juta. Karena bulan puasa ini kan orang butuh buah. Sebab, banyak juga penjual Es Buah”, ungkap Allan., Sabtu, (08/03/25).

Baca Juga :  Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

Allan juga menyebutkan, sejak 16 tahun dirinya merintis usaha sebagai pedagang buah, dalam setiap bulan puasa, biasa omset yang didapat relatif meningkat.

Sebab, menurut Allan, ada Jenis buah tertentu yang begitu diminati, sebagai menu untuk berbuka puasa.

“Memang hampir semua buah yang laku terjual. Tapi yang paling banyak di beli itu, Semangka, Jeruk, Apel, dan buah Naga”, urai dia.

Terpisah, Ibu Fauzan, penjual Es Buah juga mengaku selama dua Minggu, di bulan Ramdhan omset dari hasil penjualan buah mengalami peningkatan yang cukup pesat dari hari sebelumnya.

Wanita yang juga menekuni usaha sebagai pedagang buah ini juga mengaku, dari hasil penjualan, seperti Es Buah, Salak Buah, dan beberapa jenis Jus itu, yang di dapat per hari mencapai jutaan Rupiah selama bulan puasa ini.

Baca Juga :  VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

” Dari hasil jualan, biasanya kita dapat 1,5 juta, hingga 2 juta. Sebelumnya, hanya berkisar ratusan ribu. Ya, biasanya sampai 400 ribu”, sebutnya.

“Kalau untuk buah sendiri. Paling banyak di beli yaitu, Semangka, Buah Naga, Apel, dan Pepaya”, tambah dia.

Sementara, Risky salah seorang pembeli menjelaskan buah yang dibeli itu untuk dikonsumsi sendiri dan keluarga.

“Saya kan sukanya makan buah-buahan. Biasa jenis buah yang sering di beli itu, buah Rambutan, Apel, dan buah Salak. Ya kalau Apel, 1 kg, Rp. 30.000. Untuk Rambutan biasanya 1/2 kg Rp.15.000”, tutur Risky. (CR/SP)

Berita Terkait

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Dinas PK Ende Berencana Akan Tempatkan Guru Ke Sekolah Negeri dan Swasta Secara Merata
Satu tahun kepemimpinan Gubernur dan wakil Gubernur NTT “Melky-Jhoni”,Akademisi Unwira: Belum memberi klaim,Namun dorong akses transparansi
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Respons DLH Ende Atas Penolakan Masyarakat, Alokasikan 5 M Untuk Adakan Lokasi TPST
Keluarga  Alm Jacob Nuwa Wea Salurkan 1.000 Paket Bantuan untuk Korban Bencana Mauponggo
PT. Filosi Exider Inovasi Beri Bantuan Beasiswa & Satu Unit Laptop pada Mahasiswa Unwira Kupang, Rektor Unwira Ucapkan Terima kasih 
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:08 WIB

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Sabtu, 21 Februari 2026 - 13:58 WIB

Dinas PK Ende Berencana Akan Tempatkan Guru Ke Sekolah Negeri dan Swasta Secara Merata

Jumat, 20 Februari 2026 - 13:03 WIB

Satu tahun kepemimpinan Gubernur dan wakil Gubernur NTT “Melky-Jhoni”,Akademisi Unwira: Belum memberi klaim,Namun dorong akses transparansi

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:57 WIB

Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta

Rabu, 1 Oktober 2025 - 08:53 WIB

Respons DLH Ende Atas Penolakan Masyarakat, Alokasikan 5 M Untuk Adakan Lokasi TPST

Berita Terbaru